Di tengah ramainya masalah ban desain itasha di Forza Horizon 6, developer akhirnya kasih penjelasan lebih jelas soal cara moderasi mereka bekerja. Code of Conduct gamenya baru diperbarui pada 24 September, terutama di bagian user-generated content atau UGC. Forza sekarang menegaskan kalau laporan pemain dicek langsung sama moderator manusia, dan jumlah report yang masuk nggak bikin sebuah desain otomatis kena ban.
Masalah ini sebelumnya mulai ramai setelah banyak kreator itasha di Jepang hapus karya mereka dan berhenti upload desain baru karena diduga kena larangan berbagi konten. Bukan cuma itasha, desain yang pakai logo produsen part mobil juga sempat ikut diturunin. Dari situ mulai muncul dugaan kalau desain bisa otomatis hilang kalau kebanyakan kena report, sampai fans curiga ada semacam “reporting campaign” yang sengaja nyasar kreator tertentu.

Belakangan kasusnya malah makin aneh. Pemain Jepang mulai lapor kalau bukan cuma kreator yang kena, tapi orang yang cuma foto mobil itasha lalu share di dalam game juga disebut bisa kena ban. Bahkan ada laporan pemain kena gara-gara punya desain yang masih setengah jadi dan belum pernah di-upload, termasuk rough sketch atau gambar yang mungkin dianggap sugestif. Sebelumnya memang belum ada penjelasan resmi soal apakah banyaknya report benar-benar punya pengaruh ke ban.
Lewat aturan barunya, Forza sekarang bilang konten yang dilaporkan cuma bakal masuk ke antrean moderasi. Setelah itu, moderator manusia yang ngecek dan mutusin tindakan berdasarkan seberapa parah kontennya serta riwayat pelanggaran si kreator. Jumlah report sama sekali nggak bikin konten naik antrean atau diperiksa lebih cepat. Kalau baru pertama kali melanggar, pemain biasanya cuma dapat peringatan, sementara pelanggaran berikutnya bisa berujung suspend yang makin lama.
FH6 is undergoing a huge ban wave across Asia
by
u/Ruskia in
ForzaHorizon
Sebelumnya sempat muncul dugaan di komunitas kalau gelombang ban ini ditangani lewat sistem otomatis atau bahkan AI tanpa pengecekan manusia. Namun, dugaan tersebut nggak pernah terbukti. Forza sekarang menegaskan kalau setiap konten yang dilaporkan tetap diperiksa langsung oleh moderator manusia.

Ban permanen tanpa riwayat pelanggaran sebelumnya cuma bakal langsung dikasih buat kasus berat, seperti konten seksual anak, seksual eksplisit, ketelanjangan eksplisit, atau hal lain yang masuk Zero Tolerance Policy. Termasuk di dalamnya hate speech, ancaman kekerasan serius, eksploitasi seksual anak, terorisme atau ekstremisme kekerasan, sampai gambar seksual atau telanjang. Forza juga bilang aturan ini bakal terus berubah dan diperbarui kalau memang dibutuhkan.
Walaupun sekarang sistem ban-nya sudah lebih jelas, masalah utamanya masih belum beres. Banyak pemain tetap bingung sebenarnya bagian mana dari desain itasha tertentu yang dianggap melanggar aturan, karena kriterianya masih cukup umum. Fans sekarang pengen Forza kasih contoh dan batasan yang lebih jelas supaya mereka bisa bikin dan share desain tanpa was-was tiba-tiba kena ban.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post