Lonjakan permintaan akibat AI mulai terasa dampaknya. Pasalnya, harga RAM DDR5 yang menjadi standar untuk PC modern kini meroket jauh. Salah satu contohnya adalah G.Skill Trident Z5 Neo 64GB 6000 MT/s yang kini dibanderol $599,99, lebih mahal dari sebagian besar konsol game seperti PS5 Slim atau Xbox Series S.
Kenaikan harga ini tergolong ekstrem karena kit yang sama sebelumnya stabil di kisaran $205–$220 selama beberapa bulan. Dalam dua bulan terakhir saja, harganya naik sekitar 190%, tepat ketika industri mulai merasakan dampak kelangkaan RAM yang dipicu oleh proyek AI berskala besar. Produsen kini lebih memprioritaskan AI, sehingga pasokan untuk pasar konsumen lesu.

Situasi ini diperparah dengan melemahnya harga NAND Flash serta menipisnya stok hard drive di pasaran. Beberapa distributor bahkan mulai menjual motherboard dan memori dalam paket bundel untuk mengakali kelangkaan. SSD berbasis QLC pun ikut terseret naik karena permintaan meningkat tajam akibat minimnya alternatif penyimpanan.
Dampaknya juga merembet ke industri game. Perangkat seperti Steam Machine terbaru milik Valve diprediksi akan memiliki harga lebih tinggi dari rencana awal karena proses produksinya bertepatan dengan krisis DRAM. Meski begitu, para ahli menilai kondisi ini bagian dari siklus rutin industri, setelah fase kelangkaan, biasanya akan ada periode harga murah. Dengan sedikit optimisme, DDR5 mungkin kembali terjangkau pada tahun 2027 mendatang.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post