gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Mencoba Tantangan Baru, Wawancara Eksklusif Dragon Ball: The Breakers dengan Bandai Namco

Fadhil by Fadhil
January 10, 2022
in Konsol, Nintendo Switch, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Wawancara, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Kami telah terlibat dalam wawancara eksklusif dengan produser Ryosuke Hara untuk membahas lebih dalam soal Dragon Ball: The Breakers

Kami telah terlibat dalam wawancara eksklusif dengan produser Ryosuke Hara untuk membahas lebih dalam soal Dragon Ball: The Breakers

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Setiap kali ada percakapan soal game Dragon Ball, pasti kebanyakan orang akan langsung mengaitkannya dengan genre fighting atau petualangan yang berfokus pada gameplay pertarungan epik. Format seperti ini memang sudah jadi sarapan banyak fans selama beberapa dekade lamanya, tapi Bandai Namco akhirnya mulai berani mengambil pendekatan unik lewat Dragon Ball: The Breakers yang dibuat jadi game bergenre asimetrikal co-op.

Karena penasaran dengan konsepnya yang begitu unik, belum lama ini kami telah mendapat kesempatan mewawancarai Ryosuke Hara selaku produser dibalik Dragon Ball: The Breakers. Ini adalah sesi wawancara via email dengan kuota pertanyaan terbatas, karena itu kami telah mengemas pertanyaan yang paling penting demi bisa menjawab rasa penasaran.

Q: Franchise Dragon Ball selalu diasosiasikan dengan genre action-adeventure dan fighting. Apa yang menginspirasi anda untuk menggabungkan Dragon Ball dengan genre asimetrikal?

Ryosuke: Dalam beberapa game yang telah kami produksi di masa lalu, kami telah berusaha untuk mengekspresikan esensi unik dari dunia Dragon Ball ke dalam berbagai genre. Konsep utama untuk DB: The Breakers adalah “ketidakseimbangan strategis yang luar biasa” yang ditemukan di universe Dragon Ball itu sendiri, dan rasa gembira yang dapat ditimbulkan oleh ketidakseimbangan tersebut. Inilah alasan kenapa kami memilih untuk mengembangkan game aksi asimetris. Ada lebih banyak hal di dunia Dragon Ball daripada sekedar bertarung saja; kami berniat untuk mengungkapkan sebuah hal baru yang sebenarnya juga ada dari universe Dragon Ball dengan cara yang unik sekaligus pengalaman bermain yang benar-benar baru.

Q: Peristiwa yang ada di Breakers terjadi di universe Xenoverse. Jadi bagaimana ini bisa saling terhubung dengan DB: Xenoverse dan DB: Heroes, apalagi karena villain yang bisa bebas menghancurkan dunia?

Ryosuke: Kami berencana untuk membagikan detail mengenai keterikatan gamenya dengan Xenoverse dalam waktu dekat. Jadi harap dinantikan!

Q: Manusia biasa tidak punya kekuatan hebat tapi kita bisa berubah menjadi Z fighter dalam waktu terbatas untuk meringankan tingkat kesulitan. Apakah anda bisa memberi detail lebih mengenai bagaimana tim mendesain mekanisme bertahan hidup bagi para Survivor?

Ryosuke: Karena kami merasa kalau pertempuran adalah elemen utama dari universe Dragon Ball, sehingga kami mengembangkan konsep Dragon Change sebagai sarana bagi para Survivor agar punya peluang dalam melawan musuh mereka. Tapi, ini hanyalah solusi darurat sementara, jadi kami telah menambahkan berbagai kemampuan lain untuk membantu Survivor dalam bertahan hidup seperti berlari, bersembunyi, dan menghalangi Raider. Contohnya termasuk kemampuan “Shapeshifting” untuk berubah menjadi objek lain, dan menggunakan “Saiyan Pod Remote”.

Q: Kebanyakan game asimetrikal punya 4 pemain dalam satu tim. Karenanya apakah 7 pemain tidak terlalu banyak ataukah ini adalah semacam referensi pada 7 bola naga?

Ryosuke: Pilihan tujuh Survivor memang berhubungan dengan jumlah bola naga. Ukuran map dan kecepatan yang bisa dicapai Raider juga telah disesuaikan untuk memastikan keseimbangan sempurna selama jalannya permainan.

Q: Memiliki Raider atau Z Fighter dengan skill set yang overpower bisa terasa kurang menyenangkan. Bagaimana anda menghindari masalah ini?

Ryosuke: Balancing tentu sangat penting untuk setiap game seperti ini di mana kompetisi online direncanakan sebagai bagian yang tidak terpisahkan. Meskipun saya tidak bisa membahas terlalu banyak hal spesifik di sini, kami telah memastikan kalau para pemain memiliki sebanyak mungkin peluang untuk memberikan feedback dan berdasarkan pada feedback tersebut, kami bermaksud untuk terus menyesuaikan balancing gamenya sebelum dan sesudah rilis untuk memastikan kualitas paling optimal. Tidak hanya balancing permainan yang dipengaruhi oleh kekuatan relatif dari berbagai Raider dan keterampilannya, tetapi juga fluktuasi sebagai respon pada keterampilan pemain itu sendiri. Dalam hal itu, kami percaya ini adalah game yang akan dibuat sebagai upaya kolaboratif antara tim developer dan para pemain.

Q: Karena bermain dengan Survivor lain butuh komunikasi yang baik, apakah gamenya akan menambah fitur voice chat/text saat rilisnya nanti?

Ryosuke: Untuk saat ini tidak ada rencana untuk menerapkan fitur voice chat/text ke dalam gamenya. Komunikasi antar pemain nantinya akan berfokus pada penggunaan fitur pin dan stamp.

Q: Apakah gamenya mendukung cross-play antar platform berbeda?

Ryosuke: Untuk saat ini juga tidak ada rencana untuk membawa dukungan cross-platform.

Q: Kebanyakan game asimetrikal populer seperti Dead by Daylight atau Identity V selalu punya update berkala untuk menjaga minat pemain. Sekiranya konten seperti apa yang bisa kita nantikan dari DB: The Breakers?

Ryosuke: Detail lebih lengkap dari update gamenya akan dibagikan di masa mendatang, tapi yang jelas kami berencana untuk menerapkan langkah dan strategi agar pemain tetap menikmati gamenya dalam jangka panjang.

Q: Karena Bandai Namco mulai membuat lebih banyak game yang terasa berbeda dan unik, apakah ada genre lainnya yang ingin anda coba untuk digabungkan dengan Dragon Ball?

Ryosuke: Ini merupakan pengulangan dari beberapa hal yang sudah saya bicarakan di atas, tapi filosofi dasar kami yang jelas adalah bahwa kami memilih genre dan gaya permainan yang berdasarkan cara terbaik untuk menerapkan semangat universe Dragon Ball. Untuk itu, sangat memungkinkan bagi kami untuk mengeksplor genre lain selama semangat tersebut masih bisa diterapkan ke dalamnya.

Nah, itulah rangkuman dari diskusi eksklusif kami untuk Dragon Ball: The Breakers. Terima kasih untuk Ryosuke-sensei atas jawabannya dan juga pihak Bandai Namco Entertainment Asia yang telah membantu terealisasinya proses wawancara ini.

Sementara mengenai jadwal rilisnya, Dragon Ball: The Breakers sudah dipastikan hadir tahun ini untuk PlayStation 4, Xbox One, Nintendo Switch dan PC. Kamu bisa pantau perkembangan terupdate dari gamenya pada website resminya DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Bandai NamcoDragon Ball: The BreakersNintendo SwitchPCPS4PS5WawancaraXbox OneXbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

Terlalu Hype? Situs Streaming Crunchyroll Sempat Down Saat Premier Anime Attack on Titan Season Akhir

Next Post

7 Rekomendasi Film Anime yang Akan Tayang Pada Tahun 2022

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
Pada artikel ini kami akan merekomendasikan beberapa film anime yang akan ditayangkan pada tahun 2022. Mari simak artikelnya!

7 Rekomendasi Film Anime yang Akan Tayang Pada Tahun 2022

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd