Busan Indie Connect Festival (BIC) 2025 akhirnya telah resmi dibuka hari ini dengan semangat “Match Your Indie Spirit”, sebuah slogan yang mencerminkan pertemuan kreator dan gamer indie dari berbagai belahan dunia. Event ini menjadi ruang di mana semangat indie setiap individu dapat tumbuh, saling terhubung, dan menciptakan momen istimewa di komunitasnya.

Khusus untuk pengadaannya tahun ini, identitas visual BIC diwakili papan puzzle bertema “Universe-Indie”. Potongan puzzle berbentuk pesawat luar angkasa melambangkan momen keterhubungan antara developer, gamer, dan para pengunjung, sekaligus menandai BIC bukan sekedar event pameran biasa, melainkan titik awal perjalanan baru bagi scene game indie secara menyeluruh.
Eventnya dibuka dengan perkenalan para tamu penting, di antaranya:
-
Seo Tae-gun selaku Ketua Gaming Rating Administration Committee.
-
Lee Seung-woo selaku Anggota Dewan Metropolitan Busan.
-
Choi Eun-young selaku Perwakilan Kota Metropolitan Busan.
-
Kim Tae-yeol selaku Presiden Busan IT Industry Promotion Agency.
-
Serta perwakilan dari Pearl Abyss, Smilegate, Korea Creative Content Agency, Busan Game Association, dan Game Culture Foundation.

Wali Kota Park Heong-joon ikut mengirimkan pesan video yang menekankan peran Busan sebagai pusat industri game dunia, dengan sejarah panjang menjadi tuan rumah acara besar seperti G-Star dan partisipasi di LCK MSI.
“BIC kini memasuki tahun ke-11 dan menjadi kebanggaan Busan. Festival ini telah menginspirasi ekosistem game global dan melahirkan banyak kolaborasi baru. Tahun ini kami menampilkan jumlah karya terbanyak sepanjang sejarah BIC, dan ekspektasi untuk pencapaian luar biasa pun semakin tinggi.”
Selanjutnya sesi upacara pembukaan eventnya ikut diisi dengan pesan dari Seo Tae-gun yang menyoroti kalau BIC adalah platform global yang menghubungkan kreator indie dan pemain, tempat kreativitas murni dan semangat eksperimental tumbuh.
“Karya-karya yang diluncurkan hari ini diharapkan dapat menginspirasi dunia dengan kesegaran dan keunikannya, memberikan panggung tantangan dan pertumbuhan bagi kreator, serta menghadirkan pengalaman baru bagi para pemain.”
Selanjutnya ada Lee Seung-woo yang mengaitkan sejarah Busan sebagai pelabuhan dunia dengan perannya kini di industri game. Tahun ini BIC menerima 592 karya dari 41 negara, dengan 283 game dipamerkan.
“Kami akan terus mendukung BIC, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga dengan anggaran untuk memperluas jaringan, mengembangkan talenta, dan memperkaya budaya.”
Sebagai bagian dari upacara pembukaannya, para tamu memasang potongan puzzle di dinding visual utama yang melambangkan hubungan antara komunitas game dan industri tadi. Sesinya kemudian dilanjutkan dengan pengumuman Special Picks dan finalis Grand Prix untuk divisi umum yang list lengkapnya bisa kamu simak di bawah ini:
Special Picks
-
Partner Pick: Ratatan
-
Connect 1 Pick: (belum diumumkan)
-
Public Pick: Milestone Games, Winion Virus
-
Nicalis Pick: Shell Bless the Faithless
-
Solana Pick: Forest Heroes
-
Stove Indie Pick: No, I’m Not a Human
Finalis Grand Prix (General Division)
-
The Devil Within: Satgat
-
NODE: The Last Favor of the Antarii
-
Sultan’s Game
-
Lost For Swords
Dengan dukungan pemerintah Korea Selatan, industri game, dan komunitas kreator, BIC 2025 sekali lagi telah membuktikan eksistensinya sebagai panggung penting bagi semangat scene game indie dunia. Tahun ini eventnya tidak hanya sebagai bentuk perayaan karya, tapi juga titik temu yang akan memicu kolaborasi dan inovasi baru di masa depan. Tim kami sendiri kebetulan akan terus meliput keseruan eventnya hingga akhir pekan ini, jadinya kamu bisa pantau terus konten terupdate dari BIC 2025 di GamerWK ya~
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id






















Discussion about this post