Kabar tidak mengenakan baru saja datang bagi para fans game gacha My Hero Ultra Impact, karena pihak developer resmi mengumumkan kalau layanan game tersebut akan dihentikan pada 18 Mei 2026. Dalam pernyataan resminya, mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada para pemain yang telah setia mendukung gamenya selama, serta mengarahkan user untuk melihat informasi lebih lengkapnya melalui pengumuman di in-game.
Diluncurkan sebagai gacha RPG turn-based yang diadaptasi dari anime populer My Hero Academia, game ini berhasil membangun basis pemain yang cukup loyal. Dengan fitur koleksi karakter, event berkala, serta update rutin, pemain bisa membentuk tim berisi pahlawan dan penjahat favorit mereka sambil menghidupkan kembali momen ikonik dari serial tersebut. Tapi mengesampikan popularitasnya, keputusan penutupan ini diduga berkaitan dengan tantangan dalam mempertahankan pendapatan stabil, apalagi dengan berkurangnya pemain aktif sejak debut gamenya sejak 4 tahun lalu.
[Important Notice] Thank you for playing MY HERO ULTRA IMPACT.
MY HERO ULTRA IMPACT will conclude its service on 5/18/2026 (JST).
We would like to express our sincere gratitude for your continued support over the years.Please check the in-game information for more details.
— MY HERO ULTRA IMPACT (@MyHeroUI) March 17, 2026
Pengumuman ini memicu berbagai reaksi dari komunitas, mulai dari kekecewaan hingga kekhawatiran. Beberapa pemain mempertanyakan kemungkinan adanya pengembalian dana, terutama untuk pembelian terbaru, sementara yang lain menyoroti ketidakpastian umur game live-service. Banyak yang merasa terlepas meskipun komunitas masih aktif, hal itu tidak menjamin dukungan jangka lama jika pendapatan menurun. Selain itu ada juga pemain lama yang merasa kehilangan secara emosional, karena game ini telah menjadi bagian dari rutinitas harian atau bahkan kenangan bersama orang terdekat.
Penutupan MY HERO ULTRA IMPACT juga menyoroti isu yang lebih besar dalam industri game mobile, khususnya game anime berbasis gacha. Meskipun sering memulai debutnya dengan kuat berkat popularitas franchise, menjaga arus keuntungan untuk jangka panjang tetap menjadi tantangan besar. Banyak game serupa akhirnya ditutup meski masih memiliki pemain aktif, sehingga memunculkan pertanyaan tentang perlindungan konsumen dan kepemilikan digital. Menjelang penutupannya, para pemain diimbau untuk memeriksa informasi terbaru terkait event terakhir dan kebijakan akhir layanan, sementara harapan akan adanya mode offline masih belum mendapatkan kepastian.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post