gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Preview The Dark Pictures: The Devil in Me – Hidangan Penutup yang Memuaskan

Taufik by Taufik
November 14, 2022
in PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Review, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Sebagai sebuah game yang bakal menjadi penutup dari antalogi The Dark Pictures, harus kami akui The Devil in Me sukses memberi yang terbaik.

Sebagai sebuah game yang bakal menjadi penutup dari antalogi The Dark Pictures, harus kami akui The Devil in Me sukses memberi yang terbaik.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Tidak terasa The Dark Pictures antalogi akan berakhir dan bakal segera ditutup melalui hidangan terakhir yang diberinama The Devil in Me. Game tersebut memang dikenal sebagai seri horror sekaligus misteri yang cukup seru untuk dinikmati sejak pertama kali dirilis pada tahun 2019 lalu.

Melalui The Devil in Me, Supermassive Games menjanjikan akan memberikan cerita yang lebih menarik hingga mekanisme gameplay terbaru yang bakal membuat gamenya makin seru untuk dimainkan. Apakah memang benar seperti itu? Kami mendapatkan kesempatan terlebih dahulu untuk nyobain preview The Devil in Me. Mari simak artikelnya!

Jalan Cerita yang Ditawarkan

Untukmu yang khawatir lupa dengan cerita sebelumnya, antalogi terakhir ini di awal permainan akan memperlihatkan sedikit rekap cerita sebelumnya dengan singkat. Krakter yang akan dimainkan adalah para kru dari Lonnit Entertainment yang telah diundang ke World’s Fair Hotel, yang merupakan replika dari “Murder Castle” yang diproduksi oleh H.H. Holmes, pembunuh berantai pertama di Amerika.

Mereka awalnya berpikir itu adalah ide yang bagus untuk rencana mereka, lima rekan lainnya – Charlie, Kate, Mark, Jamie dan Erin juga ikut pergi ke sana. Apa yang tidak mereka ketahui adalah bahwa sebenarnya ada seseorang telah mengawasi mereka dari belakang ketika masuk kesana.

Setelah rekap selesai, kita bisa lanjut mengontrol karakter yaitu Charlie yang sepertinya sedang mencari rokok. Karena rokok yang dibawanya tidak ditemukan, pemain akan menjelajahi hotel untuk menemukan rokok di dalam gedung. Setelah menyelesaikan bagian Charlie, akan berganti ke karakter lain. Kamu akan memainkan banyak karatker disini. Bahkan mengetahui konflik dan hubungan antar karakter. Sama seperti game sebelumnya, semua pilihanmu yang dibuat saat berinteraksi dengan karakter lain akan berdampak pada impresi mereka.

Karena ini adalah game horor, tentu jumpscare terkadang. Ditambah lagi dengan suasana hotel yang memberikan “vibe” seperti film The Shining dan SAW, ini merupakan upaya yang bagus dari sang developer. Karena tidak banyak yang terungkap untuk preview ini, kami juga bertanya-tanya tentang motif si pembunuh dan rahasia di balik hotel tersebut. Pokoknya konsep baru seperti ini lumayan menegangkan dan bisa mengundang penggemar horor untuk mencobanya.

Lebih Bebas dengan Mekanisme Baru

Eksplorasi adalah salah satu premis yang ditawarkan pada antalogi terakhirnya ini. Untuk mencari tujuan dan bukti-bukti misteri disini, pemain harus menjelajahi berbagai ruangan yangan dikunci. Setelah mendapatkan kunci, ruangan tersebut akan terbuka. Tapi, untuk mendapatkan berbagai “objek” tersebut, pemain tidak bisa mendapatkannya begitu saja. Tetapi ada “mekanisme” untuk mendapatkannya.

Misalnya, Charlie yang menggunakan kartu namanya untuk membuka laci atau Mark yang menggunakan monopod untuk meraih benda yang terletak di tempat tinggi. Ada juga Erin yang  menggunakan peralatan untuk mendeteksi suara saat dia berjalan di tempat gelap. Cukup menyeramkan juga ketika harus mengandalkan suara saat bermain sebagai dia. Kami cukup menyukai mekanisme baru ini karena membuat game dengan fokus cerita disini makin hidup.

Selain itu soal gerakan karakter, kini cuma tidak bisa mengatur cepat atau lambatnya saja. Tetapi karakter disini sudah bisa berlari, melompat, atau bahkan memanjat. Eksplorasi disini tidak lagi membosankan dan bisa lebih cepat. Ada juga beberapa perabot yang bisa dipindahkan untuk menghubungkan jalan. Dengan ini pemain dapat melompati perabotan untuk menyeberang ke tempat yang tidak terjangkau. Hanya ada satu masalah yang kita hadapi, terkadang simbol “tombol” tidak mau muncul, sehingga kita harus memperbaiki posisi karakter agar muncul, cukup menyebalkan tapi tidak terlalu menganggu jalannya permainan.

Sepanjang eksplorasi, saya menemukan beberapa barang atau dokumen yang bisa dikumpulkan atau dibaca. Ada juga “gambar” yang menunjukkan nasib buruk untuk setiap karakter seperti di game sebelumnya. Jika kamu adalah tipe orang yang tidak suka dengan ramalan buruk, berarti eksplorasi dan petunjuk misteri yang kamu dapatkan masih kurang.

The Devil in Me juga memiliki elemen puzzle atau teka-teki. Semua petunjuk dapat ditemukan selama eksplorasi. Pemain hanya perlu peka terhadapnya untuk memecahkan teka-teki yang diberikan. Jika kamu adalah tipe gamer yang males baca dan eksplorasi, tentu saja akan sangat sulit memecahkan puzzle disini. Tetapi secara keseluruhan menurut kami sangat gampang.

Kesimpulan

Sebagai sebuah game yang bakal menjadi penutup dari antalogi The Dark Pictures, harus kami akui bahwa Supermassive Games sukses dalam memberi hidangan terakhirnya. Jika dari segi cerita, khas horror dan misterinya memang tidak pernah mengecewakan, karena pada dasarnya memang game ini masih menjadi “jalan cerita” sebagai nilai jual utamanya.

Tetapi disamping cerita, kami sangat menyukai bagaimana mereka membuat berbagai mekanisme gameplay baru yang sudah kami jabarkan diatas. Hasilnya, gamenya menjadi lebih hidup dan sebagai gamer yang memainkannya saya lebih merasa “masuk” ke cerita dari game tersebut yang memang premisnya selalu sangat menarik untuk diikuti.

The Dark Pictures: The Devil in Me akan rilis pada 18 November mendatang untuk platform PlayStation 5, PlayStation 4, Xbox Series X|S, Xbox One dan PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: PreviewSupermassive GamesThe Dark PicturesThe Devil in Me
ShareTweetShare
Previous Post

FPS Open World Baru diumumkan Krafton! akan Libatkan Studio Pengembang The Ascent

Next Post

MWII Sudah Total Terjual 11.9 Juta kopi atau 2× Lipat Lebih Banyak dari Vanguard dalam 2 Minggu!

Related Posts

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Rev. NOiR bagi segudang detail baru yang dibagikan lewat ajang presentatiPlayStation State of Play serta Konami Press Start kemarin malam
Berita

Rev. NOiR Kembali Dipamerkan dengan Banyak Detail Baru!

September 4, 2026
Next Post
Meski baru 2 minggu setelah rilis, Modern Warfare II sudah terjual 11.9 Juta unit kopi atau 2 kali lipat dari Vanguard

MWII Sudah Total Terjual 11.9 Juta kopi atau 2× Lipat Lebih Banyak dari Vanguard dalam 2 Minggu!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd