gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review eFootball 2022, Buruk dari Berbagai Sisi

Taufik by Taufik
October 1, 2021
in Konsol, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Review, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
eFootball 2022 memiliki kekurangan dari berbagai sisi.

eFootball 2022 memiliki kekurangan dari berbagai sisi.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Berawal dari sebuah harapan para fans dimana awalnya Konami mengumumkan kalau game sepakbola terbarunya bakal menggunakan Unreal Engine dibanding Fox Engine seperti tahun-tahun sebelumnya, siapa sangka game tersebut malah menjadi game yang bisa dimainkan secara gratis alias free-to-play melalui eFootball 2022, dan bukan menjadi game Pro Evolution Soccer yang berbayar seperti biasanya.

Ekspetasi para gamer, termasuk saya semakin memuncak ketika Konami memutuskan untuk rehat setahun dan berfokus untuk mengembangkan eFootball tersebut. Namun faktanya, apakah game tersebut bakal mampu memuaskan hasrat para gamer? Yuk simak review kami mengenai eFootball 2022!

Gameplay yang Perlu Banyak Dibenahi

Inti dari sebuah game olahraga adalah gameplay sebagai basis utamanya. Jika game tersebut adalah game sepakbola, maka seharusnya pertarungan antar 11 vs 11 pemain dilapangan tersebut harus menjadi prioritas utama. Karena para gamer tentunya bakal menghabiskan waktunya untuk bermain dan memutar otak untuk memenangkan pertandingan melalui gameplay yang ditawarkannya. Namun sayangnya, Konami sepertinya gagal untuk memberikan kualitas gameplay terbaik pada eFootball 2022, bahkan terkesan hancur.

Gerakan pemain benar-benar terasa kaku dan berat layaknya robot, kami cukup kesulitan menggerakan pemain secara leluasa, serasa seperti ada hal yang mengalangi setiap gerakan. Contohnya misalnya ketika pemain melakukan sprint atau lari kencang, maka akan sangat sulit untuk membelokannya dan ada jeda yang terlalu panjang untuk kembali menggerakannya.

Begitu juga ketika ingin melakukan operan atau umpan. Ketika kami menekan tombol untuk mengoper saja misalnya, maka jika menakan tombol “sedikit” saja operan tersebut bakalan terlalu kencang, Oh ya, ketika memainkannya gamenya, akan ada sebuah indikator arah untuk operan dan tembakan. Hal tersebut cukup berguna karena ketika melakukan shooting disini, kamu tidak cukup menekan tombol atas atau bawah saja untuk menentukan arahnya, melainkan arah tersebut bisa ditentukan secara bebas melalui indikator tersebut.

Responsivitas ketika ingin menggerakan pemain mungkin menjadi salah satu protes utama kami. Fluidity yang ditawarkan sang pesaing sepertinya membuat game ini terasa sangat kaku. Ketika ingin melakukan switching antar pemain, pemain bergerak begitu lambak untuk merespon apa yang ingin saya gerakan. Bentrokan antar pemain juga menjadi protes kami, dimana jika kamu terkena bodi atau sleding yang terkesan ringan, pemain bakal terasa seperti terkena bug “terpental”.

Ada satu hal yang kami sukai dari sisi gameplay, yaitu minimnya kehadiran replay. Misalnya ketika bola keluar dari lapangan, maka akan ada sebuah animasi dari ball boy yang langsung memberikan bola ke pemain langsung.

Grafis dan Performa yang Buruk

Gameplay yang kami nilai buruk juga diperparah dengan kualitas grafis yang tidak begitu bagus, dimana ekspetasi game sepakbola besutan Konami tentu saja besar. Baik dari kualitas animasi, lightning, tekstur, semua yang berbau grafis terlihat sangat biasa saja untuk ukuran sebuah game raksasa yang dirilis di tahun 2021. Minimnya efek partikel rumput, hingga efek pencahayaannya juga terlihat biasa saja.

Yang memperparah kualitas grafisnya adalah facial animation yang mereka tawarkan, dimana berbagai “ekspresi” pemain benar-benar membuat wajah para pemain menjadi sangat berbeda dan terkesan aneh.

Selain dari segi grafis, performa yang dimilikinya juga tidak begitu baik, terutama pada versi PC. Pada versi PC framerate dibatasa pada 60 FPS dan untuk berbagai replay serta cutscene dibatasi pada 30 FPS. Kami juga mengalami stuttering ketika menaruh game tersebut di HDD dan perlu memainkannya di SSD untuk menghilangkan stuttering tersebut.

Menawarkan Unreal Engine sebagai basis grafis utamanya sepertinya tidak membuat eFootball 2022 terlihat lebih “megah” karena engine tersebut sepertinya tidak dibuat khusus untuk PC atau konsol seperti PlayStation 5 atau Xbox Series. Sepertinya Konami memaksa agar gamenya bisa dijalankan di platform ringan seperti Nintendo Switch dan Mobile untuk memaksimalkan konsep “game as service” mereka.

Salah satu yang kami sukai dari segi presentasi visual adalah mengenai berbagai cutscene yang mereka tawarkan sebelum pertandingan. Kamu akan diperlihatkan bagaimana pemain memasuki stadium untuk pertama kalinya, keadaan di locker room ketika ingin memulai pertandingan, bahkan ketika melakukan pemanasan.

Minim Fitur

Kualitas gameplay yang biasa saja, hingga kualitas grafis yang tidak bagus, sepertinya tidak cukup bagi Konami untuk mengecewakan para gamer. eFootball 2022 juga memiliki fitur yang amat sangat minim untuk dinikmati para gamer. Bagi kamu yang berharap ada banyak fitur seperti Master League atau FUT seperti sang pesaing jangan berharap terlalu banyak. eFootball 2022 cuma menghadirkan fitur online yang masih belum jadi sepenuhnya.

Setidaknya cuma ada satu fitur yang dinikmati saat ini, mereka menyebutnya Laga Autentik. Melalui mode tersebut kamu ikuti berbagai event dan bertanding online dengan pemain di seluruh dunia. Apesnya, kamu belum bisa “mabar” dengan temanmu karena belum ada fitur seperti membuat room atau invite. Selain itu, ada juga pertandingan Eksibisi seperti biasa untuk main melawan AI atau mabar secara offline dengan temanmu.

Sebenernya Konami akan rilis berbagai fitur lainnya seperti Online Leagues hingga mode Team Building, namun sayangnya mereka tidak merilis langsung fitur tersebut dan perlu menunggu pengumuman lebih lanjut. Kami merasa cukup aneh dengan strategi yang dilayangkan oleh Konami saat ini. Kenapa tidak menunggu gamenya memiliki berbagai fitur saja dulu?

Tersedia dalam Bahasa Indonesia

Salah satu hal yang mungkin saya apresiasi adalah hadirnya Bahasa Indonesia di eFootball 2022 ini, meningat pada berbagai seri Pro Evolution Soccer sebelumnya tidak ada. Bahasa Indonesia di game ini hanya mencakup semua tampilan antarmuka dan sayangnya tidak termasuk komentator.

Kesimpulan

Ekspetasi kami sepertinya terlalu besar ketika mendengar Konami memutuskan untuk tidak merilis game sepakbola tahunan mereka, dan berfokus untuk mengembangkan eFootball 2022 yang dibangun dengan Unreal Engine ini. Hasilnya? Gameplay yang tidak realistis serta kaku, kualitas grafis yang biasa saja bahkan terkesan buruk, hingga minimnya fitur seperti game setengah matang menjadi paket lengkap mengapa gamenya layak dikritik pedas.

Protes kami mungkin sedikit mereda ketika “menyadari” bahwa eFootball 2022 adalah game free-to-play alias bisa dimainkan secara gratis. Namun tetap saja disayangkan, game sepakbola yang sudah dibangun Konami sejak dahulu kala sepertinya sudah hilang kehilangan tradisi dan malah menjadi game yang mendapatkan kritik pedas seperti ini.

eFootball 2022 udah resmi dirilis dan bisa dicicipi secara gratis seutuhnya.

eFootball 2022 sudah tersedia untuk PC melalui Steam dan juga konsol PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Xbox Serie X|S. Tentu saja game tersebut bisa dimainkan secara gratis tanpa perlu bayar. Meski baru dirilis, game tersebut akan langsung mendukung cross-play antar pengguna konsol. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

eFootball 2022
Publisher: Konami
Developer: Konami
Release Date: 2021-09-30
Console, PS4, PS5, PC, Xbox One, Xbox Series
eFootball 2022 dibangun menggunakan Unreal Engine dengan kualitas grafis yang tentunya sangat fantastis. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, game tersebut kini hadir dalam format "game as service" yang bisa dimainkan gratis dengan berbagai microtransaction.
Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

eFootball 2022

4 Score

PROS

  • Minimnya replay, ada animasi untuk ball boy
  • Cutscene sebelum mulainya pertandingan cukup menarik
  • Tersedia dalam Bahasa Indonesia

CONS

  • Gerakan pemain yang kaku dan terkesan berat layaknya robot
  • Grafis yang sangat biasa saja, bahkan PES 2020 lebih bagus
  • Facial Animation membuat gamenya terlihat mengerikan
  • Performa yang sedikit tidak optimal di PC
  • Minim fitur layaknya game yang setengah matang

Review Breakdown

  • 4 0
Tags: eFootball 2022KonamiReview
ShareTweetShare
Previous Post

Dapat Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi untuk Memainkan Alchemy Stars

Next Post

Game Indie Little Witch Nobeta Bawa VTuber Hololive Sebagai Pengisi Suara

Related Posts

SEGA/ATLUS kembali mengonfirmasi kalau Persona 6 akan mendapat versi fisik di platform PlayStation 5 yang juga dibarengi Nintendo Switch 2
Konsol

Atlus Kembali Konfirmasi Kalau Persona 6 Akan Dapat Versi Fisik Untuk PS5

September 30, 2026
Diablo Immortal akhirnya kedatangan event kolaborasi besar terbaru dengan serial komik Spawn garapan Todd McFarlane
Android

Diablo Immortal Sudah Mulai Adakan Event Kolaborasi Besar dengan Spawn

September 30, 2026
The Witcher 3: Wild Hunt – Remastered akhirnya resmi rilis di konsol dan PC, dan respons pemain kelihatannya langsung besar banget.
Berita

The Witcher 3 Tembus 120 Ribu Pemain Bersamaan Setelah Versi Remastered Rilis

September 30, 2026
Valve lagi nyiapin perubahan baru buat cara Steam nampilin diskon dan event ke pemain. Untungnya ini bukan dynamic pricing.
Berita

Steam Pakai Sistem Dinamis Buat Diskon Mulai 2027, Tapi Dipastikan Bukan Dynamic Pricing

September 30, 2026
Simak impresi kami dari sesi hands-on game ARPG dark fantasy TARAE: The Unbound besutan developer Boundary dan publisher KRAFTON
Konsol

Nyobain TARAE: The Unbound – ARPG Dark Fantasy di Mana Setiap Boss Punya Ceritanya Sendiri!

September 29, 2026
Mega Man Dual Override jadi seri utama klasik baru setelah Mega Man 11, dan kali ini ada beberapa hal menarik yang disiapkan.
Konsol

[EKSKLUSIF] Wawancara Mega Man Dual Override dengan Capcom – Dua Karakter, Dua Cara Menaklukkan Stage!

September 29, 2026
Next Post
Game Indie Little Witch Nobeta Bawa VTuber Hololive Sebagai Pengisi Suara

Game Indie Little Witch Nobeta Bawa VTuber Hololive Sebagai Pengisi Suara

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Monster Hunter Outlanders kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis untuk akhir Oktober di platform Android dan iOS

Monster Hunter Outlanders Akhirnya Dipastikan Rilis Bulan Depan untuk Android dan iOS!

by Fadhil
September 29, 2026
0

Monster Hunter Outlanders kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis untuk akhir Oktober di platform Android dan iOS.

Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game

Opera GX Umumumkan Kolaborasi dengan Persona 5: The Phantom X yang Membawa Beragam Reward Menarik

by Fadhil
September 25, 2026
0

Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game.

Artikel ini akan memberikan panduan yang sangat lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Aniimo.

Redeem Code Aniimo – Banyak Reward Gratis

by Taufik
September 24, 2026
0

Aniimo adalah game open world action RPG yang cukup seru dengan eksplorasi dengan mengumpulkan berbagai makhluk serta memperkuatnya dan kamu...

Silver Palace akan kembali mengadakan Technical Test terbaru untuk proses optimalisasi sebelum perilisan versi finalnya

Silver Palace Kembali Buka Pendaftaran untuk Sesi Technical Test Terbaru

by Fadhil
September 23, 2026
0

Silver Palace akan kembali mengadakan Technical Test terbaru untuk proses optimalisasi sebelum perilisan versi finalnya.

Tidak lama lagi server global game gacha Heaven Burns Red akan kedatangan event kolaborasi terbaru dengan Persona 5

Heaven Burns Red Versi Global Siap Kedatangan Event Kolaborasi Persona 5 di Oktober 2026

by Fadhil
September 23, 2026
0

Tidak lama lagi server global game gacha Heaven Burns Red akan kedatangan event kolaborasi terbaru dengan Persona 5,

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd