gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Kunitsu-Gami: Path of the Goddess – Game Strategi Menawan nan Unik dengan Celah Besar!

Fadhil by Fadhil
July 15, 2024
in Konsol, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Review, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Simak review terbaru kami untuk Kunitsu-Gami: Path of the Goddess yang merupakan game original baru dari Capcom

Simak review terbaru kami untuk Kunitsu-Gami: Path of the Goddess yang merupakan game original baru dari Capcom

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Tidak lama lagi Capcom akhirnya sudah siap untuk merilis salah satu game original terbarunya tahun ini yaitu Kunitsu-Gami: Path of the Goddess. Meski rasanya berada di luar radar dari banyak fans yang mungkin lebih antusias dengan game-game raksasa dari mereka, tidak bisa dipungkiri kalau Kunitsu-Gami terlihat sangat menarik, apalagi dari pendekatan art style menawan hingga gameplay strategi unik yang dibawanya. Tim kami kebetulan sudah berkesempatan untuk memainkan gamenya lebih awal selama satu minggu terakhir dan mendapat impresi yang cukup akan premisnya.

Kunitsu-Gami: Path of the Goddess adalah sebuah game unik dengan tema yang terinspirasi dari Jepang, yaitu sebuah game single player Kagura Action Strategy. Dimana game ini bersetting di sebuah gunung yang  tertutup oleh kekotoran jiwa. Kami mencoba dan menyelesaikan game ini dalam 16 jam, dan secara keseluruhan gamenya memiliki keseimbangan dalam membawa element tower defense dan action, meski menurut kami cerita dan genre dari game ini sendiri adalah titik lemahnya.

Jalan Cerita

Setelah mencoba gamenya di sesi Preview kemarin, akhirnya kita sekarang bisa merasakan cerita utama dari game ini. Ceritanya dimulai ketika kuil milik Maiden Yoshiro dilahap habis oleh monster yang tidak dikenal. Saat karkater utama kita, Soh mencoba melindungi Yoshiro sang Maiden, kekuatannya diserap oleh monster tersebut, dan topeng penduduk juga dicuri.

Tidak mampu melawan monster itu akhirnya kita kabur ke puncak gunung, dan berusaha mengambil kembali power soh yang hilang dan juga mencari topeng yang dicuri, dimana topeng topeng ini akan memberi class tertentu kepada penduduk ketika digunakan. Selama perjalanan kita akan menyelamatkan penduduk, membersihkan desa, hingga melawan boss. Dan nanti ketika sudah pada titik tertentu di cerita, kalian akan mendapatkan kembali kekuatan Soh untuk di upgrade.

Ceritanya cukup datar dan normal, dengan titik tengah dan ending yang bisa kita ekspektasi. Meskipun Maiden adalah karakter utama, tapi cerita yang ada kurang begitu menunjukkannya. Seperti bagaimana kita tidak tahu background cerita dari bagaimana dia menjadi seorang maiden, sepanjang perjalanan Soh dan Maiden juga tidak begitu banyak berinteraksi, dan rasanya dia memang benar-benar cuma pelindungnya saja.

Diluar cerita originalnya, elemen mitologi dan cerita rakyat jepang dibangun dengan sangat baik ke dalam ceritanya. Musuh kita Seethe dan bos-bosnya didesain berdasarkan monster asli dari cerita rakyat Jepang, seperti Kamaitachi. Yang biasanya mungkin monster tersebut akan didesain seperti monster musang yang terlihat lucu, tapi agresif, namun di Kunitsu-Gami mereka membuatnya lebih seperti monster yang menakutkan dan berbahaya. Bisa dibilang ini adalah desain yang cukup fresh, menunjukkan kalau gamenya akan memiliki nuansa horor yang serius. Tidak cuma Kamaitachi, tapi monster lain juga didesain dengan cukup bagus, yang sayangnya kurang ada alasan yang kuat kenapa mereka muncul. Ceritanya tidak menjelaskan mengapa mereka muncul dan apa yang terjadi setelah mereka dikalahkan.

Seperti yang sudah kami sebutkan tadi, secara keseluruhan ceritanya cukup normal, tapi berterima kasih kepada Re-Engine, gamenya sendiri memiliki desain karakter yang terlihat sangat cakep dan environmentnya juga indah, yang dimana kami sangat menikmati beberapa cutscene yang ada. Sejauh ini untuk sisi cerita memang perlu diperkuat, karena sekarang benar benar terasa seperti perjalanan normal dan membosankan dalam menyelamatkan sebuah gunung.

Gameplay Strategi ala Tower Defense

Membahas gameplay utamanya, game ini secara garis besar memiliki dua fase, fase persiapan dan fase pertahanan. Pada siang hari kita bakal bisa membersihkan penduduk desa dan menyelamatkan mereka dari kekotoran jiwa, atau bahkan hewan, lalu mencari titik titik yang juga bisa dibersihkan agar memberi kita resource seperti Tsuba Guards dan Mazo Talisman yang akan berguna dalam upgrade penduduk desa, hingga mempersiapkan diri untuk malam hari seperti memberi role dan penempatan penduduk dan memperbaiki bangunan. Dan di malam hari kita harus melindungi Maiden Yoshiro dari gerombolan Seethe yang keluar dari Torii Gate yang kotor tadi. Kita pun mengulangi siklus siang dan malam sampai stage selesai.

Walaupun fase persiapan terdengar membosankan, tapi fase tersebuut tetap membuat kami tertarik dan bersemangat dalam memprogress gamenya. Setiap stage memiliki environment yang berbeda untuk di eksplorasi, ada juga stage yang memiliki jalur bercabang, yang biasanya, membawa lebih banyak bangunan yang bisa diperbaiki untuk membantu kita dalam bertahan. Jalur yang berbeda tersebut biasanya memiliki variasi seperti panjang dengan banyak pertahanan, atau pendek tapi lebih berbahaya, yang membuat mengulangi stage bisa memberi pemain pilihan startegis yang berbeda untuk di lakukan.

Untuk fase pertahan sendiri kalian akan sering melakukan improvisasi selama fase penyerangan musuh berjalan, kalian bisa menaruh penduduk desa untuk bertahan di satu lokasi dan menggunakan Soh untuk berkeliling map menjadi pertahanan utama penuh resiko, atau kalian bisa untuk selalu mengganti posisi-posisi penduduk secara aktif sesuai keadaan lapangan. Misal kalian gagal menyelesaikan bertahan, kalian masih bisa mengganti equipment dan mencobanya kembali, dan save file atau checkpoint akan berada pada malam dimana kita gagal, jadi gak usah mengulangi keseluruhan stage lagi.

Selain stage tower defense, ada satu stage unik lain yaitu boss battle. Stage ini benar-benar berbeda dari tower defense biasa, dan lebih action. Player masih harus membangun desa di fase persiapan, tapi tempat bertarungnya itu sangat besar dan bossnya akan bergerak. Jadi ini membawa elemen baru ke stagenya, dimana ada komando menyerang dan bertahan. Player bisa memilih komandonya tergantung situasi, dimana ini akan membuat penduduk aktif menyerang atau aktif bertahan. Tapi sebagian besar waktu kalian akan menggunakan Soh dalam melawan bosnya, dan kalian harus tau kapan dodge, parry hingga mencari titik lemah bossnya. Dan bagi kami Boss battlenya memang terasa lebih sulit dari Tower Defense

Kita beralih ke membahas sistem base pada game ini. Setiap stage yang kita selesaikan, akan menjadi base baru untuk player. Jadi kalian akan membangun ulang base tersebut dan mendapatkan reward. Dan Reward terpenting dari sistem ini adalah Musubi yang bisa digunakan untuk upgrade Soh dan Penduduk. Sistemnya cukup simpel dimana kita bisa melakukan upgrade cukup pada role penduduk yang kita pakai. Daro 6 upgrade yang bisa kita lakukan, ada 2 Skilly yang bisa kita buka, dan 4 upgrade lainnya adalah Damage dan Health. Untuk Soh sendiri, memiliki empat jenis yang bisa di upgrade, yaitu Sword Style (Oka dan Shiden Dance), Archery, Power tambahan, dan juga Buff tamabahan. Sistem yang cukup simpel bahkan kalian bisa membatalkan upgrade dengan cukup mudah.

Gamenya cukup berhasil dalam menyeimbangkan elemen Tower Defense dengan action, dengan beberapa stage yang mendorong pemain untuk memainkannya lagi dengan strategi yang berbeda. Capcom juga sangat terampil dalam membuat game action, yang bisa dilihat dari pergerakan pergerakan mulus di dalam game ini. Sayangnya genre Tower Defense mungkin tidak menarik pemain baru secara efektif, dan game yang berfokus pada action mungkin akan lebih menarik.

Style Khas Jepang yang Luar Biasa Menawan

Membahas Kultur Jepangnya, itu adalah aspek paling mengesankan dan kami sukai dari game ini. Dari artstyle hingga musicnya benar benar menonjolkan mitologi dan cerita rakyat jepang, menjadi game yang bisa kami kaitkan dengan seri Okami dari Capcom. Environment dan desain seethe yang terlihat horor dengan nuansa Jepang yang kental. Seperti yang kami sebutkan tadi desain Monsternya berdasarkan Yokai asli dari Jepang dengan desain yang lebih terlihat mengancam dan berbahaya.

Artstylenya mengkombinasikan desain game modern dengan elemen dari gaya Ukiyo-e. Contohnya seperti Menu dimana kita bisa upgrade penduduk, mereka digambarkan dengan gaya Ukiyo-e. Galerinya juga menampilkan banyak gambaran Ukiyo-e. Ya walapun tidak menggunakan Ukiyo-e sebanyak Okami, tapi mereka tetap cukup banyak menggunakannya yang secara pribadi kami cukup sukai.

Hal lain yang menonjolkan budaya Jepangnya adalah jajanan Tradisional Jepang yang disebut Wagashi. Kita bisa mendapatkannya sebagai hadiah untuk membangun kembali base, atau membanya ke Maiden agar dia memakannya, yang tidak akan membawa efek apapun pada gameplay, cuma interaksi kecil dengan maiden. Pemain bisa melihatnya memakan berbagai jenis jajanan, dan dengan cara itu kalian dapat mengetahui jenis jajanan tersebut.

Melanjutkan pemabahasan unsur budaya Jepang yang sangat kental akan membahas musiknya, pada game ini kalian akan mendengarkan instrument Taiko, Shamisen, Koto, Shakuhachi dan masih banyak instrumen musik tradisional jepang lainnya, yang mana musik-musik ini terasa membangkitkan rasa santai dan damai saat fase persiapan. Dan menonjolkan rasa bertarung yang tinggi saat fase pertahanan. Bagi yang suka musik tradisional Jepang pasti sangat suka dengan musik yang dibawa Kunitsu-gami. Beberapa stage dan pertarungan bos juga membawa instrumen modern seperti Jazz dan gitar yang membuat musiknya makin energik dan hidup tanpa terasa aneh.

Perombakan Lain

Setelah stage tertentu, kalian pasti akan merasakan tingkat kesulitannya bertambah, dan stage-stage baru akan semakin menantang. Ini bisa jadi bagus atau buruk, karena membuat pemain benar-benar berpikir dengan baik pada setiap stage untuk menyelesaikannya, dari mengatur equipment, hingga mencoba ganti class agar lebih mudah mengerjakan stage tertentu.

Kalau berhasil, pemain masih bisa mengulang beberapa stage sebelumnya untuk mendapatkan lebih banyak Musubi untuk mengupgrade Soh dan Penduduk desa. Pada situasi tertentu, AI penduduk bisa bertindak sedikit gak masuk akal, seperti di depan Torii gate ada area beracun yang memberi damage, tapi penduduk masih akan mendekatinya, yang semoga ini bisa diperbaiki, Tapi secara keseluruhan kami tidak menemukan bug atau crash, dan optimisasi di gamenya cukup bagus

Kesimpulan

Kunitsu-Gami: Path of the Goddess adalah game yang sangat bagus yang menonjolkan budaya Jepang, tidak hanya artstyle dan musiknya, tapi juga hal-hal kecil seperti jajanan khas Jepang. Model 3D dari jajanan itu juga dibuat oleh Capcom yang menunjukkan keseriusan mereka dalam mengerjakan game ini. Action juga menjadi poin yang cukup kuat pada game ini, dimana Soh memiliki movement yang sangat indah dan mulus. Tapi kekurangannya tidak banyak sword style yang disediakan untuk memamerkan gaya permainan yang berbeda. Sistemnya juga simpel dan tidak banyak hal rumit yang harus dipelajari. Untuk pecinta cerita, kami rasa ceritanya cukup lemah dan genre actionnya juga kurang dimanfaatkan dengan baik. Tapi kami masih berharap kalau game ini akan berkembang menjadi IP yang kuat untuk Capcom di masa depan.

Kunitsu-Gami Path of the Goddess akan rilis apda 19 Juli 2024 mendatang untuk Xbox One, Xbox Series, Playstation 4, Playstation 5, dan PC

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Kunitsu-Gami: Path of the Goddess

7.5 Score

PROS

  • Kontrol action yang unik serba dan mulus
  • Style gameplay yang lumayan fresh di genrenya
  • Musik hingga pendekatan art direction yang luar biasa menawan
  • Sistem upgrade yang sangat mudah dipelajari

CONS

  • Jalan cerita terlalu hambar
  • Gameplay Tower Defense yang mungkin dirasa tidak cocok untuk sebagian pemain
  • Durasi waktu main yang terlalu singkat

Review Breakdown

  • 7.5 0
Tags: CapcomKunitsu-gami: Path of the GoddessPCPS4PS5ReviewXbox OneXbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

Crash Bandicoot 5 Telah Dibatalkan Sepenuhnya

Next Post

Nyobain Demo Prolog Kriegsfront Tactics – Tactical Mech dengan Pondasi Jempolan!

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
Rangkuman impresi awal kami setelah memainkan porsi prolog Kriegsfront Tactics yang begitu solid dan adiktif

Nyobain Demo Prolog Kriegsfront Tactics - Tactical Mech dengan Pondasi Jempolan!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd