gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Man of Medan di Switch – Sinematik Horror dalam Genggaman yang Kurang!

Taufik by Taufik
May 17, 2023
in Konsol, Nintendo Switch, Review
0
Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain Man of Medan yang baru saja dirilis di Nintendo Switch. Bagaimana performanya? Mari simak!

Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain Man of Medan yang baru saja dirilis di Nintendo Switch. Bagaimana performanya? Mari simak!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sebuah game horor memang sudah biasa, apalagi yang hanya bermodalkan jualan rasa takut saja ke pemainnya. Namun, Bandai Namco bersama Supermassive Games mencoba pendekatan yang berbeda lewat The Dark Pictures Anthology yang dimulai dari Man of Medan dengan jalan cerita kompleks serta misteri yang seru untuk dipecahkan.

Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain Man of Medan yang baru saja dirilis di Nintendo Switch. Pengalaman memainkannya pada konsol dalam genggaman sepertinya cukup menarik sembari menikmati jalan cerita yang menegangkan sambil memecahkan misterinya. Seperti apa gamenya, mari simak artikelnya!

Pengenalan Singkat Mengenai Man of Medan

Man of Medan adalah game pertama dalam The Dark Pictures Anthology, yang membawa horor supernatural ke Pasifik Selatan. Lima orang teman berlayar dalam perjalanan menyelam saat liburan, dengan tujuan menemukan bangkai kapal Perang Dunia II. Seiring berjalannya hari, dan badai datang, perjalanan mereka segera berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih menyeramkan.

Antologi The Dark Pictures Anthology: Man of Medan versi Switch hadir dengan chapter tambahan “Flooded” dan mode permainan Curator’s Cut. Jadi, versi Switch disini bukan sekedar portingan saja, namun juga memiliki nilai jual dengan jalan cerita tambahan serta konten baru.

Kualitas Grafis yang Downgrade

Untuk sebuah game sinematik, Man of Medan memang memiliki grafis yang tidak begitu istimewa. Hal ini terlihat jelas pada mode handheld maupun docked. Beberapa karakter memiliki masalah dengan tekstur rambut karena kepala mereka hampir botak. Ada kalanya mata mereka menjadi putih seluruhnya dalam sekejap dan tidak smoothnya transisi animasinya.

Bahkan dunia di sekelilingnya terlihat begitu hambar dengan minim objek dan partikel yang mungkin biasa Anda liaht di versi PC atau konsol, terutama adegan ketika mereka berada di laut. Selain itu, suasana di dalam kapal hantu juga terlihat menyeramkan seperti pada versi platform lainnya. Namun disini, kami tidak begitu merasakan atmosfir yang mencekam.

Singkatnya, grafisnya terlihat seperti pengaturan grafis yang sangat rendah yang akan Anda pilih jika Anda memainkan game ini di PC kentang. Tapi kami cukup memaklumanya, meningat performa Nintendo Switch yang memang begitu-gitu saja demi optimisasi framerate.

Performa

Man of Medan versi Switch memiliki framerate yang dibatasi hanya 24 FPS. Ya, 24 FPS, bukan 30 FPS. Karena ini adalah game sinematik, bagi saya itu tidak terlalu penting. Hal ini hampir tidak terlihat dalam mode genggam, tetapi jika Anda memainkannya dalam mode dok, Anda akan melihat sedikit penurunan framerate meski tidak begitu kerasa walau beberapa kali terjadi.

Ada satu hal yang mengganggu saya selama memainkan game ini, saya tidak tahu apakah itu joycon yang saya gunakan atau game itu sendiri, karakternya sangat sulit untuk digerakkan, seperti respon lambat, sehingga saya harus menekan stik analog lebih keras dari biasanya. Sungguh membuat frustasi untuk menggerakkan mereka di sekitar kapal hantu. Syukurlah, hal-hal lain yang responsif, terutama sesi QTE.

Kesimpulan

Man of Medan mungkin akan sedikit mengecewakanmu yang berharap versi Switch akan memiliki kualitas yang mirip dengan versi PC atau konsol. Ada sisi downgrade yang begitu kerasa dalam hal kualitas visual dan juga performa. Tekstur dan animasi yang kurang smooth, atmosfir yang minim, hingga framerate yang dibatasi 24 FPS adalah hal yang begitu menonjol.

Namun poin utamanya memainkannya di Switch untuk game “sinematik” seperti Man of Medan adalah bisa menikmatinya dengan lebih santai, namun tetap bisa menikmati berbagai konten yang ada. Bahkan, versi switch memiliki chapter tambahan dan mode permainan yang baru. Jadi, ada juga nilai lebih buat mainin Man of Medan di Switch.

Man of Medan saat ini sudah tersedia untuk Nintendo Switch, selain itu juga bisa dimainkan di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series, dan juga PC. Anda bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Man of Medan
Publisher: Bandai Namco
Developer: Supermassive Games
Release Date: 2019-08-30
Console, PS4, PS5, Nintendo Switch, PC, Xbox One, Xbox Series
Man of Medan berfokus pada lima orang teman yang melakukan perjalanan menyelam saat liburan. Namun seiring berjalannya waktu dan badai menghantam, perjalanan mereka berubah drastis menjadi semacam bencana yang tidak menyenangkan. Dan pemain akan memulai perjalanan yang menakutkan di atas kapal hantu.  
Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Man of MedanReviewSupermassive GamesSwitch
ShareTweetShare
Previous Post

Taimanin GOGO! Telah Rilis, Spin-off Game 3D Chibi Imut dari Franchise Ikonik Taimanin

Next Post

Review Punishing Gray Raven PC – Versi Terbaik Untuk yang Mengincar Performa!

Related Posts

Namun, mantan penulis Valve yang ikut mengerjakan Left 4 Dead, Chet Faliszek, punya pandangan yang cukup berbeda.
Berita

Mantan Karyawan Valve Sebut PlayStation Tinggalkan Disc Fisik Bukan Salah Sony, Tapi Karena Pilihan Pemain

July 22, 2026
Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Capcom mengumumkan perubahan besar untuk Monster Hunter Wilds yang bakal mempermudah pemain karena lebih murah.
Berita

Harga Game Monster Hunter Wilds Akan Turun Permanen

July 17, 2026
Next Post
Simak review terbaru kami untuk Punishing Gray Raven versi PC yang membawa perombakan besar dari sisi optimisasinya

Review Punishing Gray Raven PC - Versi Terbaik Untuk yang Mengincar Performa!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd