gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Open Country, Game Survival Alam Liar yang Berakhir Kurang Greget!

Fadhil by Fadhil
June 7, 2021
in Konsol, PC, PlayStation 4, Review, Xbox One
0
Berikut ini adalah rangkuman review kami untuk game survival terbaru Open Country

Berikut ini adalah rangkuman review kami untuk game survival terbaru Open Country

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sama halnya dengan genre lain, meracik sebuah game survival adalah sebuah tantangan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebagian diantaranya menaruh fokus pada konten cerita yang kuat seperti The Waling Dead dari Telltale, tapi ada juga yang lebih menaruh fokusnya pada simulasi gameplay bertahan hidup yang kuat. Setelah menunggu cukup lama akan game yang dapat membawa dobrakan pada genre simulasi bertahan hidup, kami akhirnya dipertemukan dengan game survival baru berjudul Open Country besutan developer FUN Labs dan publisher 505 Games.

Mengenai Open Country sebenarnya kami sempat mendapat kesempatan untuk menjajal gamenya lewat versi Early Build dan telah merangkum impresinya DI SINI. Pada rangkuman preview sebelumnya kami membahas soal sebagian besar konten yang ditawarkan gamenya, termasuk kelebihan dan kekurangan apa saja yang ditemukan. Mengikuti embargo yang sudah ditentukan, kami akhirnya bisa membahas versi final gamenya dalam artikel review ini serta apakah pihak developer berhasil menyempurnakannya.

Setting Alam Liar yang Cukup Mengesankan

Sama seperti sebelumnya, kami masih dibuat terpanah dengan setting alam liar khas Amerika yang dipresentasikan dengan kualitas grafis menawan dan hidup. Dari segi presentasi game ini berhasil menyajikan sebuah pemandangan yang memiliki kesan nyaman dan menyejukan mata, meskipun sayangnya opsi modifikasi grafis masih terkesan dibatasi.

Sesi permainan berfokus pada beberapa wilayah berbeda yang bisa dieksplorasi seperti Mellow Hills hingga Snowridge Valley. Setiap lokasinya ini memiliki spesies hewan dan tanaman berbeda, jadi bagi kamu yang ingin memburu beberapa hewan spesifik, maka perhatikan area mana yang harus dituju. Perbedaan atmosfer hingga jenis fauna dan flora sukses membuat setiap area yang kami eksplorasi sejauh ini terasa punya identitas kuatnya sendiri dan bukan sekedar reskin.

Ada juga tambahan area rawa-rawa dengan air yang gelap, tapi anehnya tidak berbeda dengan sungai biasa dari segi kedalaman hingga bagaimana kamu masih dibolehkan untuk meminumnya. Tampilan UI bagi kami terlihat berantakan dengan adanya limitasi akses menu saat berada di area berbeda, belum lagi tampilan map juga terasa tidak konsisten dan sering membuat kami tersesat meskipun sudah memberikan tanda akan Point of Interest khusus. Jadi secara keseluruhan dari segi presentasi game ini memang cukup unggul di bagian grafis, meskipun ada beberapa aspek yang kurang konsisten dari apa yang disuguhkan di depan mata.

Gameplay Survival dan Hunting yang Diusung

Konsep gameplay dalam Open Country berfokus pada elemen Survival (bertahan hidup) dan Hunting (berburu). Untuk bertahan hidup, dari awal permainan kamu sudah dituntut mengumpulkan sumber daya yang ada di alam sekitar dan menggunakannya sebagai bahan untuk membangun tempat peristirahatan maupun perlengkapan penting. Demi bertahan hidup, kamu tentunya perlu mencari stok makanan dan minuman karena karakter yang kamu mainkan dapat terkena dampak fisik seperti lapar, haus, kepanasan, kedinginan, hingga status yang menandakan jika kamu kekurangan tidur.

Karakter yang kamu mainkan dalam game ini juga sangat rapuh dan mudah terkena efek brutal dari hidup di alam liar, jadi pastikan untuk selalu menyediakan stok makanan dan suplai lain yang dibutuhkan sebelum menjalani aktivitas di alam liar. Sayangnya permasalahan kapasitas berat masih kami rasakan di rilis versi finalnya ini, karena ada banyak barang dan suplai yang perlu kamu bawa, terutama bahan bakar yang memang cukup berat sehingga menjadi pertimbangan penting jika tidak mau membuat pergerakan karaktermu melambat.

Berburu adalah aktivitas yang paling seru menurut kami untuk dilakukan di game ini. Sejak awal permainan kamu akan diberi akses ke persenjataan standar sepetti Rifle termasuk misi untuk berburu hewan-hewan kecil sebagai pemanasan. Selama berburu, kamu harus memperhatikan dua indikator penting yaitu Sound dan Sight (suara dan penglihatan) yang ditandai dengan ikon di bagian kiri atas.

Ikon tersebut memberikan kamu petunjuk jika target buruan dapat mendengar dan melihatmu atau tidak. Petunjuk visual seperti ini terkadang bisa cukup membingungkan juga, karena ada momen dimana meskipun ikon Sight memiliki tanda seru merah, ternyata musuh yang diincar tidak melihat karakter kita. Sementara untuk ikon Sound dapat memberikan semacam gelombang suara yang muncul saat karakter terlalu banyak bergerak, yang tentu lebih mudah digunakan sebagai pacuan dibanding dengan ikon Sight.

Variasi senjata yang ditawarkan game ini cukup beragam, tapi pastikan untuk tidak membuang-buang peluru karena ini adalah kebutuhan pokok yang cukup mahal untuk dibeli. Perlu diketahui juga kalau senjata api memiliki suara tembakan keras yang dapat dideteksi oleh hewan buruan, sehingga jika meleset kamu harus menyesuaikan posisi dan bidikan senjata dari awal saat hewan-hewan tersebut sudah tenang. Selain di darat, kamu juga bisa berburu di sumber perairan mana saja dengan memancing kecuali saat cuaca dingin yang ekstrim.

Selama berburu kamu juga tidak akan dipandu dengan indikasi soal keberadaan hewan. Jadinya tidak ada petunjuk seperti arah panah atau area yang bisa diselidiki untuk mencari hewan, semua ini hanya bisa dilakukan dengan langsung pergi ke alam liar dan buru apa saja yang bisa ditemukan. Sebenarnya ada semacam mekanisme “Hunter Sense” yang memberikan sedikit petunjuk mengenai keberadaan hewan, tapi ini hanya berguna untuk buruan berukuran besar saja. Selain hewan buruan, kamu juga harus memperhatikan lingkungan sekitar dari adanya ancaman predator seperti Serigala misalnya yang jika terkena satu gigitan saja dapat memberikan efek status parah yang dapat melukai karaktermu.

Untungnya kamu bisa memperkuat karakter utama yang lemah tersebut dengan memanfaatkan upgrade skill yang dibagi dalam beberapa kategori mulai dari Weapon Skill, Survival Skill dan Crafting Skill. Setiap skillnya memiliki tiga upgrade yang dapat ditingkatkan menggunakan Skill Token. Kami berhasil mendapat Token tersebut dengan meningkatkan level karakter dan menyelesaikan serangkaian misi.

Selain itu kamu tidak selalu sendirian dalam menempuh petualangan di alam liar, karena dalam game ini ada juga sistem companion yang memungkinkan kamu untuk membawa anjing. Peran dari anjing peliharaanmu benar-benar sangat membantu dalam mendeteksi keberadaan hewan dan sumber daya lainnya, termasuk juga memberi peringatan saat ada bahaya yang mendekat. Jika masih kurang, kamu bahkan bisa membelai anjingmu kapan saja.

Sayangnya Masih Banyak Kekurangan

Maka tidak berbeda jauh juga dengan versi pre-release yang sempat kami mainkan, Open Country masih terbilang game yang memiliki banyak lubang. Meskipun beragam bug yang dulunya sempat ada sudah hilang, tapi skema kontrol anehnya masih terasa dan otomatis mempengaruhi keseruan bermain. Salah satu yang tidak kami sukai adalah bagaimana akses Item Bar dengan scroll mouse masih membuat karaktermu tidak bisa bergerak, tidak adanya opsi untuk mengganti toogle ADS dan masih banyak lagi. Initinya skema kontrol dalam game ini benar-benar tidak nyaman, khususnya untuk pemain baru.

Apalagi limitasi Save Data game yang hanya menyediakan fitur Auto Save juga masih ada, jadinya kamu tidak bisa menyimpan progress permainan secara manual. Sebenarnya Auto Save memiliki fungsi yang praktis, hanya saja untuk game ini kami sempat kehilangan progress selama beberapa jam lebih karena adanya masalah pada file Auto Save yang hilang, dan ini pada akhirnya kembali kami rasakan di rilis final ini.

Kami lagi-lagi juga dikecewakan dengan skema kontrol kendaraan yang masih buruk, terutama pada kontrol kameranya yang berantakan dan selalu membuat setiap sesi mengemudi terasa seperti sedang naik rodeo. Versi finalnya ini bahkan juga membawa satu permasalahan baru yaitu input lah selama 0.5 detik saat menekan tombol maju atau W, yang saat sesi Preview dulu memang tidak kami rasakan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan impresi kami masih tidak berubah jauh. Meskipun ada beragam perbaikan serta akses konten yang lebih padat, pada akhirnya Open Country masih membawa banyak permasalahan dari versi pre-release yang sempat kami mainkan. Konsep yang dibawanya memang tidak baru, tapi ada beberapa bagian di dalamnya yang sebenarnya bisa dieksplor lebih dalam untuk membuat game ini terasa spesial. Baik itu dari atmosfer alam liar yang terasa imersif dan mengesankan, hingga keseimbangan sistem bertahan hidup dan berburu dengan konsep mentah yang menarik.

Kelebihan

  • Atmosfer alam liar yang hidup dengan balutan grafis menawan
  • Konsep gameplay Survival dan Hunting yang cukup menarik

Kekurangan

  • Skema kontrol yang berantakan
  • Minim penyempurnaan dan absennya fitur penting seperti Manual Save
  • Masih dipenuhi bug dan permasalahan teknis lain

Final Score:

6/10

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: 505 GamesFUN LabsOpen CountryPCPS4ReviewSurvivalXbox One
ShareTweetShare
Previous Post

Dekati Rilis, MMORPG CABAL Mobile Siap Buka Pra-Registrasi Bulan Ini

Next Post

Prince of Persia: The Sands of Time Remake Baru Siap Rilis di 2022

Related Posts

FINAL FANTASY RESONANCE pada dasarnya adalah JRPG klasik yang terasa seperti surat cinta buat para penggemar Final Fantasy.
Konsol

Review FINAL FANTASY RESONANCE – Surat Cinta untuk Fans Final Fantasy Klasik

Sekarang Outlast sudah jadi salah satu nama besar di genre horror, lengkap dengan dua game utama, DLC, sampai game multiplayer.
Berita

Outlast Dulu Sempat Ditolak Publisher, Mereka Lebih Pilih Tanam Modal ke 10 Game Mobile

October 20, 2026
Saros telah merilis update "Zenith" yang menambah beragam konten dengan fokus tantangan ekstra serta aksesibilitas untuk pendatang baru
Berita

Saros Rilis Update Besar yang Tambah New Game+ Hingga Mode Boss Rush

October 20, 2026
Tim Sweeney kembali menegaskan kalau dia benar-benar percaya generative AI bakal punya peran besar di masa depan industri game.
Berita

Tim Sweeney Yakin AI Bakal Bawa Industri Game Masuk “Era Keemasan” Baru

October 20, 2026
Simak review kami untuk Stupid Never Dies yang hadir sebagai game perdana solid dan penuh daya tarik dari GPTRACK50
Konsol

Review Stupid Never Dies – Roguelite Penuh Daya Tarik dengan Gameplay yang Tersandung!

Game gacha RPG Stella Sora besutan Yostar akhirnya mendapat rilis versi Steam bersamaan dengan anniversary pertamanya
Berita

Stella Sora Akhirnya Kebagian Rilis di Steam Minggu Ini!

October 19, 2026
Next Post
Ubisoft akhirnya memastikan kalau Prince of Persia: The Sands of Time Remake akan segera dirilis di tahun 2022 mendatang

Prince of Persia: The Sands of Time Remake Baru Siap Rilis di 2022

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini

Game Kartu ‘Digimon Alysion’ Akan Segera Buka Akses Pra-Registrasi Dalam Waktu Dekat!

by Fadhil
October 16, 2026
0

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini.

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile

Game Simulasi Idle ‘Gundam Blitz Order’ Resmi Diumumkan Untuk Android dan iOS

by Fadhil
October 15, 2026
0

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile.

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8 Desember mendatang

Game Petualangan Cyberpunk REPLACED Akan Rilis di Android Akhir Tahun Ini!

by Fadhil
October 14, 2026
0

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8...

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027

Azur Promilia Umumkan Open Beta Untuk Versi Inggris di Musim Panas 2027

by Fadhil
October 14, 2026
0

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027.

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Tembus 700 Ribu Pemain yang Ikut Unlock Beragam Reward Menarik

by Fadhil
October 13, 2026
0

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd