gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Pokémon Legends: Z-A – Petualangan Seru yang Belum Sempurna Tapi Tetap Bikin Betah

Taufik by Taufik
October 27, 2025
in Konsol, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, Review
0
Pokémon Legends: Z-A adalah entri terbaru dalam seri Pokémon yang kali ini berlokasi di Lumiose City, simak review kami!

Pokémon Legends: Z-A siap menerima patch November yang fokus memperbaiki masalah progres dan waktu dalam misi sampingan.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Pokémon Legends: Z-A adalah entri terbaru dalam seri Pokémon yang kali ini berlokasi di Lumiose City, wilayah Kalos. Game ini bisa dibilang merupakan penerus spiritual dari Pokémon Legends: Arceus, tapi bukan kelanjutan langsung ceritanya. Kalau Arceus membawa kita ke masa lalu dunia Pokémon, maka Z-A membawa kita ke masa depan, tepatnya lima tahun setelah kejadian di Pokémon X & Y.

Dengan reputasi besar yang ditinggalkan oleh Arceus, Pokémon Legends: Z-A punya beban berat untuk membuktikan bahwa ia bukan sekadar spin-off, tapi evolusi sejati dari pengalaman open-world Pokémon. Dan setelah memainkannya di Nintendo Switch 2, ada banyak hal menarik (dan mengejutkan) yang pantas dibahas. Simak review kami selengkapnya!

Lumiose City, Mega Evolusi, dan Misteri 3000 Tahun

Kisahnya dimulai ketika karakter utama tiba di Lumiose City dan bertemu dengan Urbain, staf Hotel Z yang menolong kita setelah tas dicuri oleh Pancham. Dari sinilah petualangan dimulai. Urbain memberi pilihan tiga Pokémon starter klasik: Chikorita, Totodile, dan Tepig. Tak lama setelah itu, kita ikut serta dalam Z-A Royale, sebuah battle royale antar pelatih Pokémon yang berlangsung di area khusus bernama Battle Zone setiap malam.

Seiring berjalannya waktu, kita menjadi anggota Team MZ, tim yang dinamai dari “M” di Mega Evolution dan “Z” dari Hotel Z. Di sini, kita juga bertemu Naveen, Lida, dan AZ, pemilik Hotel Z yang tinggi, kurus, misterius, dan disebut-sebut berusia 3000 tahun. AZ kerap muncul dengan pesan-pesan misterius sambil ditemani Floette-nya yang tak pernah jauh darinya.

Lumiose City kini dikelola oleh perusahaan Quasartico Inc, yang menciptakan teknologi Holo Tech. Teknologi ini memungkinkan terbentuknya Battle Zone dan Wild Zone, area di mana Pokémon liar bebas berkeliaran di tengah kota.

Selama perjalanan, kita berinteraksi dengan berbagai kelompok seperti DYN4MO (penggemar streamer Canari), Fist of Justice (kelompok yang ingin manusia kuat agar bisa hidup sejajar dengan Pokémon), Rust Syndicate (kelompok kriminal yang ternyata punya niat baik), Society of Battle Connoisseurs (kaum elit pecinta strategi pertarungan), dan Team Flare Nouveau (generasi baru Team Flare yang berusaha membersihkan nama mereka).

Namun, di balik semua itu, ancaman muncul dari Pokémon yang mengalami “Rogue Mega Evolution” — Mega Evolved Pokémon liar yang kehilangan kendali karena rasa sakit akibat transformasi tersebut. Bersama Team MZ, tugas kita adalah menenangkan mereka. Zygarde dalam bentuk 10% pun ikut membantu, memberi petunjuk misterius untuk menyelamatkan kota.

Akhirnya terungkap bahwa AZ benar-benar berusia 3000 tahun. Dulu, ia menciptakan senjata pamungkas untuk menghidupkan kembali Floette-nya yang mati — menjadikannya abadi. Namun karena rasa bersalah, ia membangun perangkat baru bernama Ange untuk melindungi Kalos, yang kini terletak di Prism Tower. Ketika kekuatan Ange bangkit dan mengamuk, kita harus menenangkan kota dengan bantuan Mega Floette dan Mega Zygarde.

Setelah pertempuran besar itu, AZ meninggal dengan tenang, Floette tetap bersama Urbain, dan semua faksi bersatu membangun kembali Lumiose City. Di akhir permainan, pemain bisa ikut Infinite Z-A Royale dan menangkap trio legendaris, Xerneas, Yveltal, dan Zygarde.

Ini Game Open-World?

Meski hanya berlokasi di Lumiose City, eksplorasinya terasa menarik karena desain vertikalitasnya. Kita bisa memanjat dinding dan gedung, menjelajahi atap kota, dan menggunakan Rotom Phone yang berfungsi seperti parasut sekaligus alat untuk melakukan “Rotom Glide”.

Dunia terbuka di game ini memang lebih terbatas dibanding Arceus, tapi kota ini hidup dan dinamis. Ada chest berbentuk Pokéball di berbagai sudut, dan NPC dengan kotak teks kuning yang menawarkan hadiah atau misi sampingan.

Progression pemain terasa natural, game memandu di awal, lalu membiarkan kita bereksperimen sendiri. Misalnya, sistem tipe Pokémon tidak dijelaskan terlalu dalam, sehingga pemain baru bisa belajar melalui pengalaman. Dan berkat kekuatan Nintendo Switch 2, performanya lancar dan eksplorasinya bebas dari gangguan.

Aksi Real-Time yang Seru

Berbeda dari sistem turn-based klasik, Pokémon Legends: Z-A menggunakan sistem pertarungan aktif secara real-time. Pemain bisa mengendalikan Pokémon dengan bebas, memilih hingga empat jurus, dan membawa enam Pokémon sekaligus untuk diganti kapan saja dalam pertarungan.

Saat menghadapi Pokémon liar, pemain harus menghindar secara manual karena serangan bisa mengenai trainer. Sistem ini membuat pertarungan terasa lebih hidup dan menegangkan.

Game ini juga memperkenalkan “Plus Moves”, serangan spesial yang memanfaatkan bar Mega Power. Fitur ini sangat membantu saat melawan Pokémon kuat seperti Rogue Mega Pokémon dan Alpha Pokémon.

Satu hal menarik lainnya, setiap gerakan Pokémon seperti Dig atau Fly benar-benar memperhitungkan posisi dan timing, jadi strategi menjadi sangat penting. Pemain juga bisa melakukan pause sejenak untuk memberi item penyembuh, tapi ada cooldown sebelum bisa digunakan lagi.

Indah, Cepat, dan Stabil

Secara visual, Pokémon Legends: Z-A berhasil menampilkan versi modern dari Lumiose City dengan sangat memukau. Efek pencahayaan, pantulan lampu malam kota, hingga teknologi Holo-Tech terlihat hidup.

Game ini berjalan mulus di 60 FPS dengan waktu loading yang sangat cepat, sampai-sampai tips di layar loading sulit dibaca karena layar langsung berpindah.

Meski begitu, beberapa tekstur bangunan tampak datar dari dekat, dan soundtrack-nya walau sesuai suasana, terasa biasa saja. Tidak adanya voice acting juga cukup disayangkan, karena banyak cutscene yang terasa hambar tanpa suara karakter.

Penyesuaian Karakter dan Mega Evolution Baru

Kustomisasi karakter menjadi salah satu hal yang paling menyenangkan. Kita bisa mengubah gaya rambut, warna mata, freckles, bahkan pakaian dengan kombinasi yang sangat variatif.

Box Pokémon kini bisa diakses kapan saja, tanpa harus ke Pokémon Center. Ini membuat pemain bisa menyesuaikan tim sebelum pertarungan besar dengan lebih fleksibel.

Mega Evolution menjadi pusat cerita di game ini, dengan banyak bentuk baru seperti Mega Meganium, Mega Feraligatr, dan Mega Emboar. Setiap Mega Pokémon membawa strategi baru, terutama ketika melawan Rogue Mega Pokémon.

Tentang Penyesalan, Harapan, dan Kota yang Ingin Diselamatkan

Walau atmosfer game ini terasa lebih ringan dibanding Arceus, temanya tetap menyentuh. Dari penyesalan AZ yang dulu mengorbankan banyak nyawa demi Floette, hingga perjuangan kelompok seperti Team MZ atau Rust Syndicate yang berusaha menebus kesalahan mereka.

Game Freak berani membahas tema berat seperti kehilangan, rasa bersalah, dan konflik keluarga, contohnya Naveen yang ingin menjadi desainer tapi tidak direstui orang tuanya. Semua disajikan dengan porsi pas, tanpa dibuat melodramatis.

Perbandingan dengan Pokémon Legends: Arceus dan Seri Sebelumnya

Dibanding Pokémon Legends: Arceus, perbedaan paling besar tentu ada di sistem pertarungan aktifnya. Z-A memberikan sensasi menjadi pelatih Pokémon sejati yang harus berpikir cepat dan bergerak gesit di medan pertempuran.

Koneksi dengan Pokémon X & Y juga terasa organik. Ceritanya tidak sekadar ditempelkan, tetapi benar-benar terikat dengan sejarah Lumiose City. Buat pemain lama, momen-momen ini terasa penuh nostalgia sekaligus memberi penutupan yang memuaskan. Game ini bisa dibilang hasil taruhan berani Game Freak, dan hasilnya sukses besar.

Kesimpulan

Pokémon Legends: Z-A adalah game yang solid dan menyenangkan dari awal hingga akhir. Meskipun tidak sempurna — tanpa voice acting dan beberapa tekstur yang kurang detail, game ini berhasil memberikan pengalaman segar yang tetap terasa seperti Pokémon.

Bagi pemain baru, game ini mudah diakses dan tidak membingungkan. Sementara bagi veteran, sistem pertarungan aktif dan fokus cerita pada Mega Evolution memberikan sesuatu yang benar-benar baru.

Dengan pacing yang pas dan cerita yang menanjak secara alami, Pokémon Legends: Z-A terasa seperti langkah awal menuju Pokémon generasi berikutnya yang sesungguhnya.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Pokémon Legends: Z-A

8.5 Score

PROS

  • Kontrol mudah dipahami dan bisa dinikmati oleh pemain baru maupun lama.
  • Eksplorasi dan pertarungan terasa seru dan dinamis.
  • Vertikalitas kota dan kemampuan baru seperti Rotom Glide menambah variasi gameplay.
  • Banyak konten tambahan dan pasca-game yang menarik.

CONS

  • Tekstur bangunan masih terlihat datar dari jarak dekat.
  • Eksplorasi hanya terbatas di Lumiose City, sehingga ruang petualangan terasa sempit.
  • Tidak ada voice acting, yang seharusnya bisa memperkuat emosi dalam cerita.

Review Breakdown

  • 8.5 0
Tags: NintendoPokemon Legends: Z-AReviewSwitch 2
ShareTweetShare
Previous Post

NIKKE Bagi Banyak Kejutan Spesial untuk Perayaan 3rd Anniversary

Next Post

Unboxing Final Fantasy Tactics The Ivalice Chronicles Collectors Box – Edisi Premium yang Sangat Menggoda!

Related Posts

Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Capcom mengumumkan perubahan besar untuk Monster Hunter Wilds yang bakal mempermudah pemain karena lebih murah.
Berita

Harga Game Monster Hunter Wilds Akan Turun Permanen

July 17, 2026
PlayStation kembali memamerkan Marvel's Wolverine lewat trailer sinematik keren dan penuh aksi berjudul 'Ain't No Hero'
Berita

Marvel’s Wolverine Pamer Trailer Sinematik Baru yang Penuh Aksi Badass

July 17, 2026
Next Post
Simak unboxing terbaru kami untuk Final Fantasy Tactics The Ivalice Chronicles Collectors Box yang dipenuhi berbagai item premium spesial

Unboxing Final Fantasy Tactics The Ivalice Chronicles Collectors Box - Edisi Premium yang Sangat Menggoda!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd