gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Project Motor Racing – Simulasi Balap yang Masih Butuh Banyak Polesan!

Fadhil by Fadhil
November 25, 2025
in Konsol, PC, PlayStation 5, Review, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Simak review terbaru kami untuk Project Motor Racing yang hadir sebagai pendatang baru ke genre sim racing dengan potensi menjanjikan

Simak review terbaru kami untuk Project Motor Racing yang hadir sebagai pendatang baru ke genre sim racing dengan potensi menjanjikan

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Saat berbicara soal genre simulasi racing, hal pertama yang terlintas di benak banyak orang pasti akan langsung mengarah ke nama-nama besar seperti Gran Turismo hingga Forza Horizon. Tapi bagaimana kalau ada pendatang baru yang lumayan punya potensi untuk bersaing? Dari sinilah Project Motor Racing besutan Straight4 Studios terlahir sebahai game sim racing terbaru yang menjanjikan physic realistis, cuaca dinamis, dan handling mobil yang autentik.

Tim kami sendiri kebetulan sudah memainkan gamenya lebih dulu dan mendapat impresi yang cukup berbeda dari ekspektasi awal. Jadi bagi yang penasaran dengan kualitasnya, langsung saja simak rangkuman review kami untuk Project Motor Racing di artikel berikut!

Mode Gameplay yang Beragam

Project Motor Racing menawarkan dua mode gameplay utama yang terbagi antara multiplayer dan single player. Dimulai dari single player, dalam mode ini kamu bisa memilih untuk memulai Career Mode atau Race Weekend. Apa yang menarik dari Career Mode di Project Motor Racing adalah bagaimana kamu bebas memilih seri balap tempat kamu ingin bersaing. Caranya hanya dengan membuat tim terlebih dahulu, lalu dari sana kamu hanya perliu memilih tingkat Sponsorship.

Sponsorship adalah sumber pendapatanmu selama jalannya karir dan setiap model sponsor memiliki aturan berbeda. Ada sponsor yang membayar berapa pun posisi kamu di akhir balapan, dan ada yang hanya membayar jika kamu berhasil menang. Karena kontrak sponsor hanya bisa diganti saat off-season, memilih model sponsor (dari 8 pilihan) yang sesuai gaya balapmu tentunya sangat penting.

Setelah itu, kamu harus memilih budget awal antara100 ribu, 650 ribu, atau 2 juta dolar. Budget ini menentukan seri balap mana yang bisa kamu ikuti. Pada dasarnya kamu harus membeli mobil yang digunakan di seri tersebut untuk bisa mulai bertanding. Misalnya dengan budget 650 ribu, kamu sudah bisa masuk ke hampir separuh seri balap yang tersedia. Dengan budget 100 ribu, pilihanmu terbatas pada MX-5 Trophy atau Porsche 964 Trophy, dua seri termurah. Jadi kalau kamu ingin pengalaman bermain sebagai “driver petualang”, kamu bisa mulai dari tingkatan bawah. Kalau tidak, maka 650 ribu seharunys asudah lebih dari cukup.

Setelah membeli mobil, tergantung sponsor yang kamu pilih, kamu akan dikenakan biaya masuk untuk mengikuti balapan. Dan tentu saja, kerusakan mobil selama balapan harus kamu bayar untuk diperbaiki. Kamu juga bisa membeli hingga tiga mobil jika ingin mengikuti beberapa seri sekaligus. Mode single player lainnya yang tersedia adalah Race Weekend. Sesuai namanya, mode ini tidak membutuhkan biaya apa pun (secara in-game). Kamu hanya melalui akhir pekan balap biasa melalui sesi latihan, kualifikasi, lalu lanjut ke balapan di seri yang kamu pilih.

Sejak awal kamu akan mendapat akses ke sampai 9 seri balapan yang merupakan campuran antara seri balap klasik dan modern.  Sementara untuk seleksi kendaraan yang tersedia, Project Motor Racing menghadirkan 70 mobil dari 13 kelas ikonik. Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, pemilihan mobilnya sudah cukup solid, terutama hadirnya legenda rotary seperti Mazda 787B.

Sensasi Bermain yang Tidak Konsisten

Bagian paling penting dalam sebuah game simulasi balap tentu saja berhubungan dengan physic. Ini adalah bagian yang bisa membuat pengalaman terasa benar-benar realistis, atau justru merusaknya. Sebagai catatan, kami memainkan game ini sepenuhnya dengan kontroler DualSense di PlayStation 5. Dengan setup tersebut, physic mobil yang kami rasakan jujur kurang konsisten. Ada mobil yang terasa mudah dikendalikan, ada juga yang terasa “aneh”.

Beberapa mobil memberi feedback yang jelas dan dapat diprediksi, tapi beberapa lainnya terasa tidak natural. Contohnya saat menggunakan hypercar, kami kesulitan menjaga racing line karena mobil sering melebar atau sulit dikontrol. Tapi dengan mobil yang lebih lambat, semuanya terasa lebih natural karena kami bisa mengarahkan mobil tepat ke apex tanpa takut kehilangan kendali secara tiba-tiba.

Masalah ini semakin terasa ketika memakai kontroler. Mobil cepat atau modern sering tidak mau belok saat diminta, dan tiba-tiba malah oversteer mendadak sehingga sulit diselamatkan. Ini paling terasa di tikungan cepat yang seharusnya bisa diatasi. Sementara pada mobil lambat, masalahnya muncul saat keluar tikungan. Ketika mobil mulai lurus dan kamu menambah gas, mobil sering langsung oversteer sehingga kamu harus melakukan counter-steer. Masalahnya mobil sering malah berputar ke arah sebaliknya karena aksi tersebut.

Pengguna kontroler steering wheel mungkin bisa menangani berbagai masalah ini dengan lebih mudah, tapi dengan kontroler, akurasi gerakan memang sangat terbatas. Kami sendiri sudah mencoba berbagai pengaturan kontroler tapi perbedaannya tidak terlalu signifikan.

Kualitas Visual dan Audio

Presentasi visual dalam game sim racing sangat penting untuk membangun kesan imersif, meski di saat bersamaan ini tetap menjadi prioritas kedua setelah physic. Bagi kami, grafis dalam Project Motor Racing terlihat cukup baik dan enak dipandang. Ada beberapa bagian yang kasar tapi tidak sampai mengganggu pengalaman bermain, karena kami jujur lebih memperioritaskan stabilitas frame rate.

Cuaca juga berperan besar dalam menambah kesan imersif tersebut. Dengan cuaca dinamis, kondisi di lintasan balap bisa menjadi lebih tidak terduga. Saat hujan, penadanganmu akan menurun, tapi justru ini bisa memberi sensasi balap sebenarnya. Elevasi lintasan juga terasa cukup baik bahkan dengan kontroler pun kami masih bisa “merasakan” perubahan kontur lintasan. Meski begitu di waktu tertentu, pencahayaan tampil dengan efek yang terasa usang meski bagi kami gameplay tetap lebih penting dari visual.

Tampilan UI terlihat standar, simple dan tidak mencolok. Kadang navigasi bisa sedikit membingungkan di awal, tapi ini tidak sampai menjadi masalah besar. Sementara untuk audio, ini bagian yang benar-benar memuaskan. Mendengar mesin rotary Mazda 787B meraung membuat kami cukup merinding seolah benar-benar duduk di dalamnya. Detail kecil seperti suara ban hingga gesekan juga terdengar sangat baik untuk memaksimalkan kesan imersif tadi.

Kekurangan Pada AI

AI di game ini sebenarnya tidak buruk, tapi terkadang terasa robotik. Ada momen ketika mereka mengambil keputusan seperti pembalap asli, tapi di sisi lain mereka bisa tiba-tiba menjadi agresif dan mencoba mendorongmu keluar lintasan. Saat menghadapi AI, mereka sering berusaha menyenggol kami keluar, dan pada akhirnya kami justru sampai terkena penalti karena itu. Ini termasuk salah satu skenario paling menjengkelkan di gamenya yang semoga saja bisa diperbaiki lewat update.

Kesimpulan

Project Motor Racing pada akhirnya dikemas sebagai game simulasi balap dengan ambisi besar dan pondasi yang lumayan solid. Game ini menawarkan kombinasi mobil dan seri balap yang menarik, career mode yang matang, desain audio yang luar biasa, hingga sistem cuaca yang imersif. Atmosfer balapnya terasa autentik dan jelas dibuat oleh tim yang mencintai motorsport.

Hanya saja kami merasa kalau bagian krusial seperti physic masih terasa tidak konsisten, terutama saat bermain dengan kontroler. Mobil berperforma tinggi menjadi sulit dikendalikan dan handling yang tidak bisa diprediksi membuat pemain mana saja bisa kehilangan rasa percaya diri untuk melakukan manuver. AI juga kadang terasa solid, tapi di momen lain bisa sangat menganggu hingga berujung pada momen yang cukup membuat frustasi.

Meski begitu kami masih bisa merasakan potensi besar dari game ini. Dengan update dan perombakan pasca rilisnya, tidak menutup kemungkinan Project Motor Racing bisa menjadi pesaing kuat di genre sim racing. Jika tertarik dengan gamenya, Project Motor Racing sudah rilis mulai hari ini di platform PlayStation 5, Xbox Series, dan PC.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Project Motor Racing

7.5 Score

PROS

  • Variasi seri balap dan mobil yang memuaskan
  • Desain audio yang sangat solid, terutama suara mesin dan kokpit
  • Mode career yang menarik dengan adanya konsekuensi di sisi finansial
  • Visual yang cukup menawan dengan cuaca dinamis dan kondisi lintasan yang berubah-ubah

CONS

  • Physic yang tidak konsisten terutama saat bermain dengan kontroler
  • AI yang bisa tiba-tiba jadi agresi di momen tidak terduga
  • Penalti untuk track limit yang berlebihan
  • Visual bisa terkesan ketinggalan zaman bergantung dari kondisi pencahayaan

Review Breakdown

  • 7.5 0
Tags: GIANTS SoftwarePCPlayStation 5Project Motor RacingReviewStraight4 StudiosXbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

Sword of Convallaria Bagi Detail Kolaborasi Besar dengan The Witcher 3

Next Post

SHIFT UP Gandeng Level Infinite Kembangkan Project Spirits

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
SHIFT UP Gandeng Level Infinite Kembangkan Project Spirits

SHIFT UP Gandeng Level Infinite Kembangkan Project Spirits

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd