gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed, Berasa Bukan Mouse Wireless

Taufik by Taufik
December 28, 2021
in Gaming Gear, PC, Review
0
Pada artikal ini kami akan review mouse gaming wireless Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed dengan harga yang terjangkau. Mari simak!

Pada artikal ini kami akan review mouse gaming wireless Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed dengan harga yang terjangkau. Mari simak!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Razer dikenal sebagai perusahaan yang berfokus penuh dalam menawarkan produk gaming berkualitas, kini sudah memperluas ranahnya dengan menjangkau lebih banyak kalangan. Sudah mulai banyak varian produk yang dibanderol dengan harga yang cukup masuk akal, tidak seperti dulu. Hal inilah yang ditawarkannya melalui mouse gaming Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed.

Saat ini sudah semakin banyak gamer yang tidak ingin ribet dan ingin berbagai barang di setup gaming miliknya rapih dengan minimnya kehadiran kabel. Maka dari itu permintaan gaming gear wireless semakin banyak belakangan ini. Pada artikal ini kami akan review mouse gaming wireless Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed. Mari simak!

Desain Ergonomis dan Unik

Razer tidak membawa banyak perubahan pada arian V2 X Hyperspeed ini. Fitur serta desain ergonomis yang ditawarkan terbilang mirip dari lineup di varian yang sama. Salah satu perbedaan yang mencolok adalah posisi tombol DPI di V2 X Hyperspeed dipindahkan di ujung tombol klik kiri mouse dan tidak ada kehadiran lighting atau RGB-RGBan.

Kami cukup menyukai bahan dan warna yang ditawarkan, yaitu berbahan plastik kokoh serta warna hitam mate yang membuatnya terkasan mahal meskipun tanpa adanya embel-embel RGB. Hanya terdapat logo berwarna hitam pada bagian palm rest. Cukup simple untuk ukuran sebuah mouse gaming.

Bagian cover atas bisa dibuka utuk mengganti baterai dan menaruh USB Receiver. Kami cukup menyukai bagaimana Razer mendesain sistem baterai di mouse ini. Pasalnya, mouse gaming wireless memungkinkan kamu untuk bisa mengguakan baterain tipe AA atau AAA.

Berbicara mengenai beratnya, Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed cukup berat untuk ukuran sebuah mouse gaming, yaitu 77gram. Jika kamu memang merasa terbebani dengan beratnya kami sarankan untuk menggunakan baterai AA karena lebih enteng. Namun, secara pribadi kami tidak bermasalah dengan berat seperti itu.

Mouse gaming ini secara keseluruhan memiliki 7 tombol yang bisa di program, yaitu tombol klik kiri, klik kanan, 2x tombol DPI, tombol scroll, serta dua tombol tambahan dibagian kiri. Semuanya memiliki tipe “tactile” dimana switchnya adalah besutan Razer sendiri.

Untuk urusan glide, Razer menyebutkan kalau mouse gaming ini sudah Virgin Grade PTFE, yang artinya sudah memenuhi standar kenyamanan sebagai mouse untuk digunakan, bahkan tanpa mousepad sekalipun. Namun kami tidak menyarankannya digunakan untuk tanpa mousepad karena terkadang sangat keset dan bisa membuat rusak glide di mouse ini.

Tidak Cocok Untuk yang Miliki Tangan Kecil

Untuk kenyamanan desainnya sendiri, mouse gaming ini cukup membuat saya nyaman dalam hal genggaman karena saya pribadi memiliki telapak yang cukup besar. Namun ketika digunakan, saya merasa sedikit terganggu pada tombol pengaturan DPI pada bagian klik kiri mouse gaming ini. Mungkin karena saya sudah terbiasa dengan tombol DPI dibagian tengah.

Namun, saya merasa Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed tidak terlalu cocok untuk gamer yang memiliki tangan kecil karena bakal sedikit sulit untuk menjangkau bagian ujung mouse ini. Terutama bagi yang memiliki gaya grip Claw atau Fingertip dan lebih cocok untuk mereka yang memiliki tipe Palm.

Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, tombol DPI di mouse ini benar-benar menganggu. Terkadang ketika menggunakannya utuk bermain game FPS, terkadang suka tidak sengaja menekan tombol DPI dan secara mendadak mengubah kenyamanan mouse dan perlu menekannya lagi untuk kembali ke peraturan yang diinginkan.

Murah Tetapi Tetap Tawarkan Performa Kelas Atas

Jika kamu berfikir kalau performa Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed memiliki performa yang payah karena memiliki harga yang relatif terjangkau, kamu salah besar. Untungnya, Razer masih tetap memberikan kualitas yang cukup baik untuk varian produk “murah” mereka.

Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed memiliki 5G Advanced Optical Sensor hingga 14.000 DPI. Bukan yang tertinggi memang (yang tertinggi sekitar 20.000 DPI), tetapi setidaknya sudah cukup bagus untuk harga yang ditawarkan. DPI Rate-nya sendiri bisa diatur mulai dari 400, 600, 1600 (default), 3200, dan 6400. Semuanya bisa diatur lebih jauh dan detail melalui aplikasi Razer Synapse yang akan saya jelaskan nanti.

Terdapat tombol switch dibagian bawah mouse ini. Gunanya untuk mengganti mode antara HyperSpeed (2.4Ghz) Wireless atau Bluetooth pada umumnya. HyperSpeed artinya kamu bisa menggunakan konektivitas khusus melalui receiver HyperSpeed dengan fitur zero latency seakan-akan menggunakan mouse kabel.

Saya telah menguji Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed selama seminggu. Mengguakannya untuk bermain Valorant, mouse ini cukup responsif dan akurat sebagai sebuah mouse wireless. Karena mouse ini hitungannya cukup berat, saya membutuhkan ruang yang besar untuk menggerakan mouse ini agar lebih nyaman.

Gerakan mouse ini sangat responsif dan presisi, saya seperti merasa tidak menggunakan sebuah mouse wireless. Switch mekanikal pada setiap tombolnya juga memberi feel “klik” yang yaman setiap melakukan aksi seperti menembak misalnya.

Sementara untuk ketahanan baterai saya sejujurnya tidak mencoba lebih jauh. Namun ketika digunakan untuk main game selama seminggu baterai yang diberikan masih belum habis. Ketika membelinya kamu akan dapat baterai AA dari Razer, mereka menjanjikan ketahanan baterai hingga 235 jam untuk konektivitas HyperSpeed, dan 615 jam untuk konektivitas bluetooth. Tanpa adanya RGB membuat mouse ini lebih tahan lama.

Razer Synapse

Dari sekian banyak software dari perusahaan yang menawarkan produk gaming gear, Razer Synapse menurut saya adalah yang paling “asik” untuk utak-atik berbagai hal di dalamnya karena terdapat berbagai pengaturan untuk mengatur sensitifitas, macro, hingga lighting. Namun, mouse gaming ini tidak memiliki RGB, jadi kamu tidak akan bisa seru-seruan untuk mengaturnya.

Melalui Razer Synapse, kalian mengatur mengatur 7 tombol yang ada, mengganti DPI level seperti mengubah rate yang ada misalnya dari 400 lompat ke 2000. Atau bisa juga mengatur mode Power Saving untuk irit baterai dan melakukan kalibrasi untuk mousepad yang digunakan. Kalian juga bisa mengatur tombol-tombol lainnya untuk macro seperti biasa.

Kesimpulan

Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed hadir sebagai salah satu mouse gaming wireless yang relatif terjangkau untuk ukuran brand seperti Razer. Harganya yang “terjangkau” tersebut bukan berarti membuatnya terliahat murahan. Ada begitu banyak fitur hingga desain yang membuatnya tetap  terkesan mahal.

Mouse gaming ini memiliki desain yang solid, fitur yang canggih seperti bisa menggunakan dua tipe baterai, konektivitas HyperSpeed layaknya menggunakan mouse kabel, DPI yang cukup tinggi, hingga optical switch dai Razer yang cukup presisi dan nyaman. Kekurangannya ada di sisi bobot yang cukup berat dan tidak terlalu cocok untuk digunakan gamer bertangan kecil.

Tertarik untuk meminangnya? Razer DeathAdder V2 X HyperSpeed dibanderol dengan harga USD 59.99 atau sekitar IDR 850 Ribuan. Sebuah harga yang menurut kami memang sangat pantas dengan berbagai hal yang diatawarkannya. Jika tertarik kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Gaming GearMouseRazerRazer DeathAdder V2 X HyperSpeed
ShareTweetShare
Previous Post

Seri Light Novel Tensura Dipastikan Tamat Sebentar Lagi

Next Post

Game Open-World Sonic Frontiers Rumornya Akan Rilis November 2022

Related Posts

Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Capcom mengumumkan perubahan besar untuk Monster Hunter Wilds yang bakal mempermudah pemain karena lebih murah.
Berita

Harga Game Monster Hunter Wilds Akan Turun Permanen

July 17, 2026
Menjelang berakhirnya Piala Dunia dengan laga final antara Spanyol dan Argentina pada 19 Juli, muncul bocoran baru soal EA Sports FC 27.
Berita

Rumor: EA Sports FC 27 Rilis 25 September, Masih Ada di PS4 hingga Switch

July 17, 2026
Next Post
Sonic Frontiers besutan SEGA disebutkan akan rilis pada 15 November 2022 mendatang yang ditemukan melalui PlayStation Database.

Game Open-World Sonic Frontiers Rumornya Akan Rilis November 2022

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd