gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Razer DeathStalker V2 Pro – Gaming Tipis Tipis

Taufik by Taufik
August 31, 2022
in Gaming Gear, PC, Review
0
Razer sendiri telah resmi meluncurkan DeathStalker V2 dimana kami mendapatkan kesempatan untuk mencicipi versi Pro. Simak review ini!

Razer sendiri telah resmi meluncurkan DeathStalker V2 dimana kami mendapatkan kesempatan untuk mencicipi versi Pro. Simak review ini!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Bisa dibilang keyboard adalah elemen penting bagi para gamer yang menjadikan PC sebagai perangkat gaming utama. Tidak cuma selalu digunakan untuk memainkan game, tetapi juga berbagai aktivitas lainnya. Sebagai salah satu brand gaming terkemuka – Razer selalu memperbarui lineup keyboard gaming terbaru. Yang paling diandalkan adalah seri Razer DeathStalker V2 Pro.

Razer sendiri telah resmi meluncurkan DeathStalker V2 dimana kami mendapatkan kesempatan untuk mencicipi versi Pro terlebih dahulu yang diklaim sebagai keyboard gaming “wireless” low-profile dengan segudang fitur dan akan kami ulas melalui artikel review kali ini. Mari simak!

Desain yang Terkesan Minimalis dan Elegan Disaat yang Sama

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, Razer DeathStalker V2 Pro adalah keyboard gaming minimalis. Jadi kami memang sudah memiliki ekspetasi untuk ukuran serta berat yang memang terkesan enteng. Ya, keyboard yang keliatan premium ini cuma memiliki bobot sekitar 776g secara keseluruhan dengan ketebalan 26.5mm. Lapisannya menggunakan aluminium alloy serta bahan plastik yang cukup solid.

Karena ini adalah keyboard full-size, ada banyak banget tombol yang disematkan oleh Razer. Salah satu yang paling mencolok adalah tombol media di pojok kanan atas. Tombol pertama berguna untuk mengatur volume layaknya sebuah scroll di mouse dan ada juga tombol untuk play atau pause lagu yang sedang diputar. Menurut kami tombol volume yang ditawarkan terlalu besar, seharusnya bisa dibikin lebih kecil dan minimalis agar kesan low-profilenya makin kerasa.

Sebagai sebuah keyboard gaming, tentu saja Razer DeathStalker V2 Pro juga memiliki pencahayaan RGB yang hadir dengan 16.7 juta warna. Warnanya dapat disesuaikan dengan sangat detail untuk menyesuaikan warna yang kamu inginkan sesuai dengan setup gamingmu. Pengaturannya bisa dengan mudah diatur melalui Razer Synapse.

Ragam Pilihan Konektivitas

Razer DeathStalker V2 Pro hadir dengan tiga pilihan konektivitas sekaligus, yaitu HyperSpeed, Bluetooth, dan juga kabel USB. Kami sendiri sangat menyarankan menggunakan HyperSpeed dengan konektivitas dongle yang diberikan, ada pilihan kecepatan 2.4GHz yang menurut kami jauh lebih responsif seperti Bluetooth, apalagi jika penggunannya untuk gaming sehari-hari.

Tapi, jika kamu ingin menggunakannya di perangkat lain seperti di iPad atau Tablet, pilihan konektivitas bluetooth sangat membantu. Jika kamu mengalami masalah dengan keduanya atau baterai mendadak habis, kamu masih bisa menggunakan keyboard gaming tersebut menggunakan kabel USB Type-C to Type-A dan tinggal plug n play saja di PC.

Baterai yang Tahan Lama

Kami pribadi tidak memiliki masalah dengan kualitas baterai yang ditawarkan. Baterai di Razer DeathStalker V2 Pro mampu bertahan setidaknya 40 jam penggunaan terus-menrus bahkan ketika pencahayaan RGB menyala 50%. Jika pencahayaan RGB dinyalakan seterang mungkin, setidaknya keyboard gaming ini mampu bertahan 24 jam alias bisa digunakan sehari tanpa charge.

Ada juga indikator untuk menunjunkan status baterai dibagian bawah keyboard, didekat tombol panah. Namun jika kamu adalah tipe orang yang khawatir dan ingin mengetahui lebih detail mengenai status baterainya, kamu bisa memeriksanya lebih akurat melalui aplikasi Razer Synapse.

Razer Synapse Serbaguna

Software Razer Synapse akan menjadi otak dari berbagai pengaturan perangkat gaming milik Razer, termasuk juga di DeathStalker V2 Pro. Ada berbagai hal yang bisa dilakukan pada software ini yang menurut kami sangat berguna dari segi fungsi dan bisa memaksimal produk yang sudah kamu beli.

Fitur yang menurut kami cukup keren adalah HyperSpeed Multi-Device. Artinya, kamu bisa mengatur berbagai perangkat yang masuk menggunakan dongle yang diberikan oleh Razer, dimana satu dongle tersebut bisa digunakan oleh berbagai perangkat wireless besutan Razer sekaligus.

Pertama, kami bisa mengatur kostumisasi pencahayaan RGB melalui Chrome Studio. Selain mengatur pilihan 16.7 juta warna yang menurut kami cukup mendetail, bahkan warnanya bisa diatur untuk setiap tombol. Ada juga berbagai efek tertentu misalnya statis, waves, fire, breathing, dan lain-lain.

Ada juga pilihan tombol macro untuk game tertentu yang ingin kamu mainkan. Berbagai pengaturan tersebut bisa disimpan dengan berbagai profile, jadi kamu tak perlu mengatur ulang lagi. Selain itu, ada juga pilihan Gaming Mode, jadi beberapa tombol yang menganggu seperti Windows Key, Alt+Tab, dan juga Alt + F4 akan kena disable ketika sedang main game.

Performa Solid

DeathStalker V2 Pro menggunakan linear Switch Optical low-profile besutan Razer. Ditambah menggunakan kontektivtas HyperSpeed, kami merasa tidak memiliki delay ketika menggunakan keyboard “wireless” ini. Tombolnya juga punya kesan responsif yang terasa pas. Tidak mengherankan memang karena ia memiliki poin aktuasi hanya 1.2mm dengan jarak total 2.8mm dan berat penekanan hanya 45 gram.

Disamping dari performa Switch yang dimilikinya, desain dari setiap tombol di keyboard gaming ini memang terasa apik. Kami cukup jarang mengalami type karena jarak antar tombol terasa pas dan tak terlalu mepet atau longgar. Untuk penggunaan gaming bagi kami yang sebelumnya menggunakan switch Brown dan Blue, butuh waktu untuk terbiasa karena memang tidak ada “pressure” ketika ditekan.

Kesimpulan

Pada zaman sekarang yang menuntut serba minimalis, ergonomis, namun tetap memiliki performa maksimal, Razer DeathStalker V2 Pro memang cocok untukmu yang doyan berbagai perangkat gaming low-profile tanpa embel-embel yang terkesan ribet. Semua fitur untuk produktivitas maupun gaming dapat dimanjakan melalui keyboard terbaru besutan Razer ini.

Switch dengan performa terbaik, desain minimalis, hingga durabilitas kelas atas dari segi konektivitas maupun baterai menjadikan  Razer DeathStalker V2 Pro adalah keyboard wireless  yang solid.

Tertarik untuk meminangnya? Razer DeathStalker V2 Pro dibanderol dengan harga IDR 3.999.000 sudah tersedia di berbagai kanal online dan offline, seperti Razer.com, RazerStores, dan distributor resmi Razer. Jangan lupa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game dan teknologi lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Deathstalker V2 ProGaming GearRazerReview
ShareTweetShare
Previous Post

Dragalia Lost Dipastikan Tutup Permanen Mulai Akhir November 2022

Next Post

NetEase Resmi Akuisisi Developer Detroit: Become Human – Quantic Dream!

Related Posts

Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Capcom mengumumkan perubahan besar untuk Monster Hunter Wilds yang bakal mempermudah pemain karena lebih murah.
Berita

Harga Game Monster Hunter Wilds Akan Turun Permanen

July 17, 2026
Menjelang berakhirnya Piala Dunia dengan laga final antara Spanyol dan Argentina pada 19 Juli, muncul bocoran baru soal EA Sports FC 27.
Berita

Rumor: EA Sports FC 27 Rilis 25 September, Masih Ada di PS4 hingga Switch

July 17, 2026
Next Post
NetEase telah resmi mengakuisisi Quantic Dream yang adalah developer dibalik game naratif ternama seperti Detroit: Become Human.

NetEase Resmi Akuisisi Developer Detroit: Become Human - Quantic Dream!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd