Intel baru saja memperkenalkan standar memori baru bernama HUDIMM DDR5 yang diklaim bisa jadi solusi lebih murah untuk pasar PC. Konsepnya cukup menarik karena dirancang untuk menekan biaya produksi, terutama di tengah kondisi harga RAM yang masih tinggi saat ini.
HUDIMM sendiri adalah singkatan dari Half-UDIMM. Secara sederhana, modul ini hanya menggunakan satu channel 32-bit dibanding DDR5 biasa yang punya dua channel 32-bit. Dengan memotong setengah struktur tersebut, produsen bisa membuat RAM dengan biaya lebih rendah dan kapasitas yang lebih fleksibel seperti 8GB atau 12GB.

Di atas kertas, solusi ini terlihat cocok untuk build budget. Apalagi modul HUDIMM juga disebut bisa dipakai berdampingan dengan RAM DDR5 biasa. Jadi secara konsep, pengguna tetap punya fleksibilitas dalam merakit PC tanpa harus sepenuhnya bergantung pada satu jenis memori saja.
Tapi masalahnya muncul saat diuji performanya. Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh HKEPC bersama ASUS, bandwidth memori dari HUDIMM turun cukup drastis. Dalam beberapa skenario, performanya bahkan bisa terpotong hampir setengah dibandingkan UDIMM biasa dengan spesifikasi serupa.

Sebagai contoh, RAM DDR5 standar dengan bandwidth sekitar 60 GB/s bisa turun jadi sekitar 30 GB/s saat dikonversi ke HUDIMM. Bahkan pada konfigurasi dual-channel, hasilnya tetap jauh di bawah modul standar. Ini jadi catatan penting, karena bandwidth sangat berpengaruh ke performa gaming dan aplikasi berat.
Dengan kondisi seperti ini, HUDIMM memang menawarkan harga yang lebih terjangkau, tapi dengan kompromi performa yang cukup besar. Buat gamer atau pengguna yang butuh performa maksimal, opsi ini mungkin kurang menarik. Tapi untuk penggunaan ringan atau build hemat, HUDIMM masih bisa jadi alternatif, selama ekspektasi performanya disesuaikan.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post