GPTRACK50 resmi mengumumkan action RPG original terbaru mereka berjudul Stupid Never Dies rencananya akan rilis pada musim gugur 2026 untuk PlayStation 5 dan PC melalui Steam. Pengumuman ini dibarengi trailer baru yang memperlihatkan lebih banyak detail mengenai cerita, karakter, serta berbagai mekanik gameplay unik yang menjadi daya tarik utama game tersebut.
Cerita berfokus pada Davy, seorang zombie yang dikenal sebagai makhluk terlemah di dunia monster sekaligus pengecut kelas berat. Meski begitu, ia memiliki tujuan yang cukup sederhana namun ambisius, yaitu menghidupkan kembali Julia, wanita yang langsung membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama, lalu mengajaknya berkencan. Perjalanan tersebut kemudian berkembang menjadi petualangan yang jauh lebih besar ketika Davy bergabung dengan sekelompok rekan eksentrik yang memiliki tujuan masing-masing dan bersama-sama menghadapi ancaman yang lebih besar.
Salah satu fitur utama game ini adalah sistem pertarungan bernama Style Eat, yang memungkinkan Davy memakan monster dan menyerap kemampuan mereka. Melalui mekanik tersebut, pemain bisa membuka 11 wujud berbeda, termasuk bentuk dasar Zombie serta transformasi seperti Werewolf, Harpy, Golem, Vampire, Will-o’-the-Wisp, Cyclops, Snow Fairy, Merfolk, Lich, dan Demon. Visual utama terbaru yang dirilis juga memperlihatkan seluruh bentuk tersebut sekaligus.
Trailer kedua yang diperlihatkan GPTRACK50 tidak hanya menampilkan aksi pertarungan, tetapi juga memperkenalkan para karakter pendamping yang akan menemani Davy sepanjang perjalanan. Selain itu, trailer tersebut memberikan gambaran awal mengenai berbagai boss yang akan dihadapi pemain, serta sistem progresi bernama Body Hack yang memungkinkan modifikasi tubuh Davy seiring perkembangan permainan. Dengan gaya visual yang unik dan konsep yang nyeleneh, GPTRACK50 mendeskripsikan game ini sebagai pengalaman “Funky Zombie Action” yang memadukan humor, aksi, dan elemen RPG dalam satu paket.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post