gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[TGS 2025] Nyobain No Straight Roads 2 – Musik, Aksi, dan Style yang Unik

Taufik by Taufik
October 8, 2025
in Konsol, PC, Review
0
Metronomik udah dipastiin balik lagi dengan No Straight Roads 2, dan kami mendapat kesempatan untuk nyobain game tersebut.

Metronomik udah dipastiin balik lagi dengan No Straight Roads 2, dan kami mendapat kesempatan untuk nyobain game tersebut.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Metronomik udah dipastiin balik lagi dengan No Straight Roads 2, sekuel yang paling ditunggu dari studio asal Malaysia ini. Dalam demo berdurasi sekitar 16 menit di Tokyo Game Show 2025, game ini langsung ngasih gebrakan lewat kombinasi khasnya: aksi penuh gaya, musik yang nendang, dan suasana konser yang hidup banget.

Dari kesan pertama aja udah jelas, Metronomik nggak sekadar bikin lanjutan, tapi bener-bener nge-upgrade konsep rhythm-action yang dulu bikin game pertamanya unik banget. Namun, bagaimana detail keseruan tersebut? Mari simak artikelnya!

Latar dan Konsep Game

Buat yang belum kenal, No Straight Roads lahir dari tangan kreatif dua veteran industri, Wan Hazmer (eks Square Enix – Final Fantasy XV) dan Daim Dziauddin (eks Street Fighter V). Konsepnya sederhana tapi keren: dunia yang digerakkan oleh musik. Di game pertamanya, pemain bisa ngontrol dua karakter utama, Mayday dan Zuke, yang bertarung mengikuti irama lagu. Setiap serangan, pola musuh, bahkan perubahan panggung semuanya sinkron sama beat musik. No Straight Roads 2 datang dengan ambisi lebih besar — mempertahankan konsep itu tapi dengan ritme yang lebih cepat, sistem combo yang lebih rapat, dan genre musik yang saling bertabrakan dalam pertarungan layaknya konser kacau tapi megah.

Gameplay dan Kontrol yang Makin Tajam

Dari menit pertama, kontrolnya terasa mulus dan responsif banget. Gerakan kayak lompat, dodge, sampai ganti karakter semua berjalan tanpa delay. Perpindahan antar karakter sekarang juga jauh lebih cepat, bikin pemain bisa adaptasi dengan irama dan pola serangan musuh secara real-time. Selain Mayday dan Zuke, kali ini ada dua karakter baru, salah satunya Casey — seorang keyboardist yang bisa menembakkan nada-nada musik jadi serangan. Walau cuma sempat nyoba Casey, gaya bertarungnya udah nunjukin variasi gameplay yang lebih luas dan seru.

Meski demo-nya singkat, udah keliatan seberapa dalam sistem ritme di game ini. Tempo musik, pola serangan musuh, dan waktu penggunaan skill semuanya saling nyambung. Pemain yang bisa “merasakan” beat bakal dapet reward berupa serangan yang lebih kuat atau efek spesial tambahan. Mekanik ini bikin tiap pertarungan terasa menantang tapi juga memuaskan. Walau belum keliatan seberapa variatif panggung dan musiknya nanti, fondasinya udah terasa solid banget.

Visual dan Gaya Panggung yang Gila Keren

Metronomik tetap mempertahankan gaya visualnya yang nyentrik dan penuh warna. Setiap adegan berasa kayak konser elektronik yang hidup, lengkap dengan pencahayaan neon, efek panggung yang heboh, dan animasi karakter yang ekspresif. Desain karakternya masih dengan gaya komik khas mereka, tapi lebih rapi dan dinamis. Tiap frame rasanya seperti potongan video musik — intens, berwarna, dan susah banget buat dilepasin pandangan.

Sama kayak sebelumnya, musik masih jadi jantung utama game ini. Setiap pukulan, kombo, dan serangan musuh semuanya sinkron sama beat lagu. Kalau pemain bisa ngikutin irama dengan tepat, bisa muncul “Perfect Dodge” atau serangan spesial yang bikin pertempuran makin spektakuler. Sensasinya bener-bener nagih, apalagi waktu berhasil nge-counter serangan pas di nada yang pas — efek suara dan visualnya bikin adrenalinnya langsung naik.

Kesimpulan

Dari sesi singkat ini, No Straight Roads 2 kelihatan makin matang dan percaya diri. Gameplay-nya lebih halus, musiknya makin nendang, dan sinkronisasi antara aksi dan irama terasa lebih hidup dari sebelumnya. Satu-satunya hal yang masih terasa butuh polesan cuma bagian cutscene — animasi wajah dan ritme dialognya masih agak kaku, tapi wajar untuk build awal. Kalau semua disempurnakan, Metronomik punya peluang besar buat ngasih pengalaman rhythm-action paling stylish tahun ini.

No Straight Roads 2 bukan cuma sekadar sekuel, tapi langkah besar buat ngedorong genre musik-aksi ke level baru. Dengan kreativitas dan energi khas tim Malaysia ini, mereka berhasil bikin musik bukan cuma jadi latar, tapi jadi nyawa dari setiap pertarungan. Dan kalau versi akhirnya nanti sekeren demo-nya, siap-siap aja — konser paling liar di dunia game bakal segera dimulai.


No Straight Roads 2 sudah direncanakan rilis pada 2026 mendatang untuk konsol dan PC pada 2026, yang mana gamenya kebetulan sudah bisa kamu wishlist terlebih dahulu di Steam. Untuk segala perkembangan terupdate mengenai gamenya nanti bisa kamu pantau lewat akun resmi mereka di X, Instagram, Facebook, atau website resmi Shueisha Games.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Hands-OnNo Straight Roads 2PreviewTGS 2025Tokyo Game Show 2025
ShareTweetShare
Previous Post

Atlus Akan Rayakan Anniversary Pertama Metaphor: ReFantazio dengan Livestream Spesial

Next Post

[TGS 2025] Wawancara Transport Fever 3 dengan Mikael Oehler – Tantangan Meracik Game Transportasi Impian!

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
[TGS 2025] Wawancara Transport Fever 3 dengan Mikael Oehler – Tantangan Meracik Game Transportasi Impian!

[TGS 2025] Wawancara Transport Fever 3 dengan Mikael Oehler - Tantangan Meracik Game Transportasi Impian!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd