gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[TGS 2025] Wawancara Eksklusif Sword of Justice dengan ZhuRong Studio – Dunia Wuxia yang Hidup Lewat Teknologi dan Budaya

Taufik by Taufik
October 13, 2025
in Android, iOS, Mobile Games, PC, Wawancara
0
Dari sesi wawancara di Tokyo Game Show 2025, terasa jelas bahwa Sword of Justice bukan sekadar game MMORPG biasa.

Dari sesi wawancara di Tokyo Game Show 2025, terasa jelas bahwa Sword of Justice bukan sekadar game MMORPG biasa.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sebagai MMORPG open-world yang berakar pada martial arts aka seni bela diri wuxia, Sword of Justice  menarik perhatian berkat visual sinematiknya, kebebasan eksplorasi yang luas, dan kisah penuh atmosfer yang mendalam. Pada ajang Tokyo Game Show 2025, kami dapat kesempatan wawancara dengan ZhuRong Studio yang membagikan cerita menarik tentang bagaimana mereka menjaga keseimbangan antara identitas budaya dan daya tarik internasional, serta bagaimana teknologi AI diimplementasikan.

Dari sesi wawancara di Tokyo Game Show 2025, terasa jelas bahwa Sword of Justice bukan sekadar game MMORPG biasa. Ada sentuhan seni dan filosofi di balik setiap gerak, musik, dan interaksi karakter. ZhuRong Studio tampak punya ambisi besar, menciptakan dunia digital yang terasa seperti kisah wuxia klasik, tapi dikemas modern dengan teknologi masa depan.

Menjaga Identitas Budaya Sekaligus Menarik Pemain Global

Salah satu fokus utama ZhuRong Studio dalam mengembangkan server global Sword of Justice adalah bagaimana menjaga jati diri budaya sambil tetap relevan untuk semua pemain. Tim tidak hanya menerjemahkan teks atau dialog suara, tapi juga menyiapkan event, hadiah, dan kolaborasi dengan selebriti serta musisi dari tiap wilayah. Hasilnya, dunia Sword of Justice terasa lebih “hidup” dan dekat bagi pemain dari berbagai negara tanpa kehilangan cita rasa aslinya.

Meski game ini sangat kental dengan estetika dan filosofi China, tim pengembang percaya keindahan dan nilai-nilai wuxia bisa diterima lintas budaya. Karena itu, versi global tetap mempertahankan cerita asli dan sistem bela diri tradisional, hanya menyesuaikan beberapa detail kecil berdasarkan masukan komunitas internasional.

Sambutan Hangat dari Asia Tenggara

Sejak tahap uji coba tertutup pertama pada Mei lalu, Sword of Justice mendapat sambutan luar biasa dari pemain Asia Tenggara. Banyak yang memuji detail pertarungan, efek visual yang halus, dan atmosfer dunia yang imersif. Menurut ZhuRong Studio, hal ini tidak lepas dari kecintaan panjang gamer di wilayah ini terhadap tema bela diri dan dunia fantasi oriental.

Untuk mengakomodasi berbagai perangkat, tim juga mengoptimalkan performa agar game bisa berjalan mulus di PC maupun mobile. Dukungan cross-platform membuat pemain bisa melanjutkan petualangan di mana saja, kapan saja. Tes berikutnya, Closed Play Test (CPT), akan difokuskan untuk menyempurnakan keseimbangan gameplay dan kenyamanan bermain.

Dunia Bela Diri yang Hidup Lewat AI

Salah satu aspek paling menarik dari Sword of Justice adalah penggunaan AI yang mendalam. Tidak hanya untuk pembuatan wajah karakter berbasis foto, tapi juga lewat sistem baru di mana pemain bisa menciptakan wajah hanya dengan mengetik deskripsi. Fitur ini memungkinkan setiap pemain memiliki karakter yang benar-benar unik — sesuai imajinasi mereka sendiri.

ZhuRong Studio menjelaskan bahwa AI di game ini juga menghidupkan NPC yang punya ingatan dan emosi. Hubungan pemain dengan karakter lain bisa berkembang dinamis, bisa jadi sahabat, atau rival. Jika hubungan baik, NPC bisa mengirim surat atau ikut menemani berpetualang. Tapi jika hubungan memburuk, mereka bisa marah, menyerang, bahkan mengirim pembunuh bayaran. Menariknya, ada juga NPC yang justru makin “tertarik” kalau sering dikalahkan.

Fitur Komunitas dan Studio Mode

Selain pertarungan, Sword of Justice juga menonjolkan aspek sosial dan kreativitas pemain. Fitur “Studio Mode” yang mirip platform video pendek memungkinkan pemain membuat koreografi, merekam adegan mini, hingga membagikan video musik di dalam game. Semua hasil karya bisa ditonton oleh komunitas lain di seluruh dunia.

Untuk memudahkan interaksi antarnegara, versi global akan menyediakan zona konten berbasis bahasa, tapi pemain juga bisa menjelajahi kreasi dari wilayah lain. Seperti yang dikatakan tim ZhuRong, “Meskipun bahasa berbeda, ekspresi visual dan kreativitas itu universal.”

Dunia Hidup yang Tidak Hanya Tentang Bertarung

Sword of Justice juga tidak memaksa pemain bertarung untuk maju. Game ini memberi kebebasan penuh: bisa fokus menjadi pengrajin, pedagang, atau desainer rumah lewat sistem Manor. Pemain bisa membangun dan mendekorasi rumah sendiri, mengundang teman, atau bahkan memiliki rumah bersama. Pilihan desainnya beragam, mulai dari interior tradisional China sampai gaya modern dan tropis. Studio juga memberi bocoran akan ada kolaborasi dengan landmark atau merek dunia nyata yang bisa dihadirkan ke dalam game.

Mendukung Bahasa Indonesia

Saat ini, Sword of Justice sudah mendukung bahasa Inggris, Mandarin Sederhana, Mandarin Tradisional, Thailand, dan Indonesia, dengan lebih banyak bahasa yang akan ditambahkan nanti. AI di dalam game juga dirancang untuk memahami input dan dialog multibahasa, sehingga setiap pemain bisa benar-benar tenggelam dalam dunianya tanpa hambatan bahasa.

ZhuRong Studio belum memberikan tanggal rilis resmi, tapi mereka mengatakan sangat antusias untuk segera mempertemukan pemain dengan dunia bela diri impian ini. “Kami berharap setiap pemain, di Asia Tenggara dan seluruh dunia, bisa menemukan potongan diri mereka di dunia Sword of Justice,” tutup tim dengan penuh semangat.


Itulah wawancara kami dengan ZhuRong Studio. Sword of Justice akan dirilis pada 31 Oktober mendatang untuk Android, iOS, dan juga PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: InterviewSword of JusticeTGS 2025Tokyo Game Show 2025WawancaraZhuRong Studio
ShareTweetShare
Previous Post

[TGS 2025] Nyobain Europa Universalis V – Sekuel Game Strategi Ikonik yang Terasa Megah!

Next Post

[TGS 2025] Nyobain Crusader Kings III: All Under Heaven – Ekspansi Strategi Besar-Besaran untuk East Asia!

Related Posts

Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Drop Fake lewat kerjasamanya dengan Warner Bros. Interactive Entertainment resmi umumkan DCKO dengan rencana rilis di 2027
Android

DCKO Diumumkan, Game Fighting F2P Adaptasi Semesta DC untuk Mobile!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Tidak lama setelah beroperasi lebih dulu di China, Final Fantasy XIV Mobile sayangnya akan dimatikan pada akhir September mendatang
Android

Final Fantasy XIV Mobile Akan Dimatikan di China dan Ikut Batalkan Versi Global

July 20, 2026
Next Post
Impresi kami setelah menjajal Crusader Kings III: All Under Heaven dengan fokus ekspansi besar Asia Timur yang ikut dipenuhi kejutan

[TGS 2025] Nyobain Crusader Kings III: All Under Heaven - Ekspansi Strategi Besar-Besaran untuk East Asia!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd