Bos Epic Games Tim Sweeney kembali menegaskan kalau dia benar-benar percaya generative AI bakal punya peran besar di masa depan industri game. Setelah Epic minggu ini ngumumin perubahan strategi besar buat memaksimalkan penggunaan AI, Sweeney lanjut menjelaskan pandangannya lewat beberapa postingan di X.
Menurutnya, AI nantinya bakal bikin developer bisa ngerjain game yang sebelumnya dianggap terlalu mahal atau nggak masuk akal secara bisnis. Dia bahkan menyebut kondisi ini bisa membawa industri masuk ke “golden age” baru, karena ide game yang dulu nggak mungkin dibuat gara-gara keterbatasan biaya dan resource akhirnya bisa diwujudkan.
The games we’ve long wanted, which didn’t exist because they’d cost several times more to make than they’d earn back, will soon become possible. As will the games developers wanted to build, but couldn’t with the resources available. It’ll be a new golden age of gaming.
— Tim Sweeney (@TimSweeneyEpic) October 17, 2026
Sweeney bilang, “Game yang sejak lama pengen kami buat tapi nggak pernah ada karena biaya pembuatannya bisa beberapa kali lebih besar dari pendapatannya, sebentar lagi bakal memungkinkan.” Hal yang sama menurutnya juga berlaku buat game yang sebenarnya pengen dibuat developer, tapi selama ini mentok karena tim dan resource yang tersedia nggak cukup.
Dia juga mendorong developer yang sudah memakai AI buat lebih terbuka dan nggak takut ngomong soal pengalamannya. Menurut Sweeney, sebagian besar developer sekarang sebenarnya sudah memakai AI dan menyukainya, tapi banyak yang memilih diam karena takut kena serangan dari orang-orang yang anti-AI, baik ke dirinya sendiri, gamenya, maupun perusahaannya.

Sweeney kemudian cerita soal pengalamannya saat dulu ngerjain Unreal Engine 1. Menurutnya, sekitar 70% waktunya saat itu habis cuma buat mengetik dan merapikan ulang code dalam jumlah besar supaya semua fitur engine bisa selesai. Karena itu, dia merasa masuk akal kalau pekerjaan semacam itu nantinya bisa lebih banyak diambil alih AI.
Menurut Sweeney, begitu AI sudah bisa mengerjakan bagian tersebut dengan standar kualitas yang kurang lebih sama seperti manusia, programmer bisa memakai waktunya buat tugas yang lebih penting. Dia juga bilang hasil kerja manusia sendiri sejak dulu nggak pernah sempurna, jadi buat dirinya bukan hal mengejutkan kalau setelah beberapa tahun berkembang, AI akhirnya bisa mengambil porsi besar dari pekerjaan teknis tersebut dan membebaskan developer buat fokus ke hal yang lebih bernilai.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post