gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara Eksklusif PUBG: Battlegrounds dengan Krafton – Visi Panjang, Keputusan Berat, dan Mimpi Jadi Olahraga Dunia

Taufik by Taufik
August 22, 2025
in Konsol, PC, PlayStation 5, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Pada ajang Gamescom 2025, kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan Taehyun Kim, Production Director PUBG: Battlegrounds.

Pada ajang Gamescom 2025, kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan Taehyun Kim, Production Director PUBG: Battlegrounds.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

PUBG: Battlegrounds bukan lagi sekadar game battle royale biasa. Dari awal muncul sebagai fenomena yang bikin genre ini meledak di seluruh dunia, PUBG sekarang sudah jadi sebuah layanan live-service dengan komunitas besar yang terus aktif. Game ini nggak cuma dikenal karena gameplay survival-nya yang intens, tapi juga karena konsistensinya menghadirkan update, event, sampai kolaborasi unik yang bikin pemain selalu punya alasan buat balik lagi ke medan tempur.

Di balik layar, ada banyak keputusan besar dan tantangan yang harus dihadapi tim pengembang. Mulai dari menentukan apakah sebuah fitur layak jadi konten jangka panjang atau sekadar hiburan musiman, sampai memikirkan masa depan PUBG di ranah esports.

Pada ajang Gamescom 2025, kami mendapatkan kesempatan wawancara eksklsufi dengan Taehyun Kim, Production Director PUBG: Battlegrounds, yang menjadi salah satu sosok penting yang memimpin arah game ini. Lewat obrolan santai, ia cerita banyak soal visi, mimpi, sampai dilema yang dialami tim dalam menjaga PUBG tetap relevan di tengah persaingan ketat.

Menentukan Arah Konten Antara Tren dan Fitur Jangka Panjang

Kim menjelaskan bahwa setiap fitur yang lahir di PUBG: Battlegrounds sebenarnya selalu dimulai dari keinginan agar bisa dicintai dalam jangka panjang. Namun, realita di lapangan seringkali berbeda. Ada fitur yang memang disiapkan untuk bertahan lama, memberikan pengalaman mendalam, serta relevan dengan inti gameplay battle royale. Tapi di sisi lain, ada juga konten jangka pendek yang sifatnya lebih eksperimental, cepat dikonsumsi, lalu dirotasi keluar agar pemain selalu merasa segar dengan pengalaman baru.

Contohnya bisa dilihat dari keberadaan mode-mode khusus yang biasanya hanya hadir selama dua atau tiga minggu. Mode semacam itu memang sengaja diciptakan untuk jadi pengalaman singkat, memberikan variasi, sekaligus bahan konten menarik bagi streamer. Di titik inilah PUBG tidak hanya fokus pada apa yang disukai komunitas luas, tapi juga bagaimana konten tersebut bisa dipakai kreator untuk membangun momen seru bersama audiens mereka. Bagi Kim, kombinasi antara konten jangka pendek dan jangka panjang inilah yang menjaga PUBG tetap relevan dalam kompetisi ketat genre battle royale.

Mimpi Jadi Olahraga Besar

Salah satu visi besar yang dimiliki Kim adalah membawa PUBG esports agar bisa berdiri sejajar dengan olahraga tradisional. Ia membayangkan sebuah masa depan di mana orang-orang pergi ke bar bukan hanya untuk nonton sepak bola atau baseball, tapi juga menyaksikan turnamen PUBG di layar lebar dengan antusiasme yang sama. Menurutnya, tren itu sudah terlihat sekarang, karena audiens esports bahkan terkadang lebih besar dibanding olahraga klasik.

Namun Kim juga sadar bahwa battle royale bukanlah genre yang mudah untuk dipahami oleh penonton awam. Kompleksitasnya bisa jadi penghalang besar. Karena itu, PUBG terus mengembangkan sistem observer yang intuitif, yang membuat siapa pun bisa langsung mengerti apa yang sedang terjadi di pertandingan tanpa harus tahu detail teknis.

Ia mencontohkan turnamen PNC, di mana faktor nasionalisme membuat orang tetap bisa menikmati pertandingan meski tidak memahami sepenuhnya mekanik game. Bagi Kim, inilah salah satu kunci agar esports PUBG bisa semakin diterima masyarakat luas.

Keputusan Sulit Tinggalkan Konsol Lama

PUBG: Battlegrounds baru-baru ini membuat keputusan penting dengan menghentikan dukungan untuk PS4 dan Xbox One. Keputusan ini, menurut Kim, bukanlah sesuatu yang mudah. Ada rasa berat karena secara tidak langsung berarti harus melepas sebagian pemain lama yang masih setia di konsol generasi sebelumnya. Namun, untuk bisa membawa pengalaman yang lebih baik, tim harus fokus ke next-gen.

Kim menegaskan bahwa komunikasi jadi hal paling penting dalam proses ini. Ia ingin komunitas tahu bahwa keputusan tersebut bukan diambil secara dingin, tapi penuh pertimbangan. Tim berusaha menjelaskan arah pengembangan, alasan teknis, serta visi ke depan agar para pemain bisa memahami. Walau tidak mungkin memberikan kompensasi penuh atau bahkan perangkat baru bagi semua pemain lama, upaya menjaga komunikasi yang transparan dianggap cukup penting untuk mempertahankan rasa percaya.

Kolaborasi dan Impian yang Belum Tercapai

Salah satu daya tarik PUBG adalah kolaborasi ikoniknya dengan berbagai brand. Kim menyebut bahwa faktor utama dalam memilih kolaborasi selalu berkaitan dengan “mimpi” pemain. Misalnya, tidak semua orang bisa membeli mobil mewah di dunia nyata, tapi lewat PUBG mereka bisa mengendarai versi digitalnya, memamerkan ke teman, atau sekadar menikmati fantasi tersebut di dalam game.

Saat ditanya soal kolaborasi impian, Kim tanpa ragu menyebut Mercedes G-Wagon sebagai mobil yang sangat ingin ia hadirkan di PUBG. Namun ia realistis, menyadari bahwa brand besar seperti Mercedes mungkin tidak nyaman jika mobil mereka digambarkan meledak di medan perang. Meski begitu, keinginan pribadi itu tetap jadi salah satu cita-cita yang belum kesampaian.

PUBG: Battlegrounds

PC vs Konsol – Dominasi, Budaya, dan Tantangan Pengembangan

Selain soal transisi ke konsol generasi baru, Kim juga membahas pandangannya terkait masa depan platform tempat PUBG dimainkan. Menurutnya, PC akan tetap jadi platform dominan di masa depan. Ia cukup jujur menyebut bahwa dominasi itu sepertinya akan terus berlanjut, meskipun secara pribadi ia berharap konsol bisa ikut tumbuh sejajar dengan PC.

Alasan utamanya cukup sederhana: mayoritas developer di Crafton lahir dan tumbuh dengan budaya PC gaming, sehingga pengetahuan, pengalaman, dan kenyamanan mereka masih lebih kuat di platform tersebut. Sementara itu, pemahaman terhadap konsol butuh usaha ekstra, dan itulah yang sedang mereka dalami belakangan ini—salah satunya dengan langkah berani meninggalkan dukungan untuk generasi lama demi fokus ke teknologi terbaru.

Namun, Kim juga mengakui ada sisi menarik dalam perdebatan soal pengembangan game di PC versus konsol. Banyak developer menilai PC lebih sulit karena harus berhadapan dengan spesifikasi hardware yang sangat beragam, sementara konsol lebih sederhana karena sifatnya seragam. Dari sudut pandang teknis, ia setuju bahwa membuat game untuk konsol bisa lebih mudah.

PUBG: Battlegrounds

Tapi masalah utamanya bukan di sisi teknis, melainkan pada pemahaman audiens. Di Korea, pasar konsol relatif kecil dan sebagian besar gamer tumbuh dengan PC, sehingga developer lebih terbiasa merancang pengalaman yang cocok untuk PC. Karena itu, tantangan terbesarnya justru bukan di coding atau optimalisasi, melainkan dalam memahami apa yang benar-benar disukai pemain konsol. Bagi Kim, memahami audiens jauh lebih penting ketimbang sekadar menguasai aspek teknis pengembangan.

Battle Royale Jadi Standar, Tapi PUBG Tetap Percaya Diri

Kini hampir semua FPS besar mencoba memasukkan mode battle royale, namun Kim menegaskan bahwa genre ini bukan sesuatu yang mudah untuk dibuat. Ia percaya PUBG masih punya identitas yang kuat dan sulit ditandingi. Dengan berbagai percobaan dari developer lain, mulai dari yang gagal total hingga ada yang cukup berhasil seperti Call of Duty: Warzone, Kim melihat persaingan ini sehat, tapi ia yakin PUBG tetap berada di posisi spesial karena telah menemukan “sweet spot” yang membuat jutaan pemain terus kembali.

Kepercayaan diri itu datang bukan hanya dari sejarah sebagai pionir, tapi juga dari pengalaman panjang tim dalam mengelola game live-service. Kim menyebut bahwa Korea punya tradisi panjang dalam mengembangkan game berbasis layanan jangka panjang, berbeda dengan budaya barat yang lebih terbiasa menjual game dalam format paket sekali beli. Pengalaman inilah yang membuat PUBG bisa bertahan sebagai salah satu game battle royale terbesar hingga sekarang.

PUBG: Battlegrounds

Harapan untuk Pemain dan Masa Depan PUBG

Menutup pembicaraan, Kim menyampaikan pesan khusus untuk para pemain PUBG. Ia berharap komunitas tetap mendukung, tetap mencintai, dan terus menikmati game ini meski ada kalanya muncul kritik. Banyak yang bilang tim pengembang tidak benar-benar memainkan game mereka sendiri, padahal kenyataannya setiap patch dan fitur baru selalu melalui proses panjang yang melibatkan banyak diskusi dan percobaan langsung.

PUBG, menurut Kim, adalah game yang dibangun untuk perjalanan panjang—ia bahkan berharap bisa bertahan puluhan tahun ke depan, sama seperti Counter-Strike yang tetap relevan setelah dua dekade. Yang paling ia inginkan adalah pemain memahami bahwa di balik setiap update ada usaha besar agar PUBG terus jadi pengalaman battle royale yang tak tergantikan.


PUBG: Battlegrounds sudah bisa dimainkan di PlayStation 5, Xbox Series, dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Gamescom 2025InterviewKraftonPUBG: BATTLEGROUNDSTaehyun KimWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Triangle Strategy Langsung Dapat Rilis Kejutan di PlayStation 5 dan Xbox Series

Next Post

Marvel Rivals Bagi Detail Konten Baru untuk Season 3: The Abyss Awakens

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
Marvel Rivals Bagi Detail Konten Baru untuk Season 3: The Abyss Awakens

Marvel Rivals Bagi Detail Konten Baru untuk Season 3: The Abyss Awakens

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd