gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara SEGA Football Club Champions dengan Katsuya Hisai – Membawa Sakatsuku ke Global, Tidak Pay-to-Win, Rilis 2026

Taufik by Taufik
October 17, 2025
in Android, iOS, Mobile Games, PC, Wawancara
0
Kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan Katsuya Hisai, sang Chief Producer yang telah bersama SEGA sejak 2008.

Kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan Katsuya Hisai, sang Chief Producer yang telah bersama SEGA sejak 2008.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

SEGA Football Club Champions menjadi proyek besar berikutnya dari seri legendaris Sakatsuku, dan kali ini, SEGA mencoba membawa pengalaman manajemen klub sepak bola ke level baru. Kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan Katsuya Hisai, sang Chief Producer yang telah bersama SEGA sejak 2008 dan pernah terlibat langsung dalam beberapa judul utama seperti Sakatsuku 6, Sakatsuku DS 2010, hingga Sakatsuku 7.

Katsuya Hisai, sang Chief Producer

Sekedar informasi untuk kamu dan sebagai konteks, Sakatsuku adalah nama Jepang dari game SEGA Football Club Champions.

Dalam wawancara ini, Hisai menjelaskan bagaimana game ini dikembangkan, apa yang membuatnya berbeda dari Football Manager, dan bagaimana SEGA berusaha menggabungkan sisi kompetitif dan kasual tanpa mengorbankan kedalaman gameplay. Seperti apa detailnya? Mari simak artikelnya!

Sakatsuku Lahir Kembali Sebagai SEGA Football Club Champions 

Menurut Hisai, SEGA Football Club Champions 2025 lahir dari keinginan untuk “mengembalikan pengalaman Sakatsuku yang asli.” Ia menjelaskan bahwa proyek ini merupakan kelanjutan langsung dari Sakatsuku: Road to World, yang selama ini menjadi tulang punggung seri di platform mobile. Namun, Road to World perlahan lebih condong menjadi game sosial dengan fokus utama pada pengumpulan pemain. Dari situlah tim SEGA merasa perlu membawa kembali cita rasa klasik seri ini.

“Konsep utama kami adalah menghadirkan sesuatu yang lebih dekat dengan pengalaman Sakatsuku zaman dulu, lebih ke arah consumer console title daripada sekadar game sosial,” ujar Hisai.

Pendekatan ini membuat Champions 2025 terasa seperti jembatan antara dua dunia: kompleksitas simulasi klasik dan kenyamanan game modern. Meski tetap mempertahankan unsur realistis dalam manajemen klub, game ini juga membawa elemen fantasi yang khas, di mana pemain fiktif bisa menjadi legenda, dan pengembangan karakter menjadi bagian utama dari pengalaman bermain.

Hisai menyebutkan bahwa pada dasarnya, Sakatsuku adalah “game tentang karakter,” bukan sekadar tentang strategi atau taktik. “Kesenangannya datang dari seberapa besar rasa sayang kamu terhadap klub dan pemain yang kamu kembangkan sendiri,” tambahnya.

Menyatukan Dua Dunia Simulasi dan Aksesibilitas

Salah satu tantangan terbesar bagi tim pengembang adalah menemukan keseimbangan antara kedalaman gameplay dan kemudahan akses. SEGA ingin agar pemain baru bisa menikmati game ini tanpa kewalahan, namun tetap mempertahankan kedalaman yang dicari oleh penggemar berat simulasi sepak bola seperti Football Manager.

“Kami mengembangkan Sakatsuku Mode dengan volume setara dengan game klasik seri ini, jadi penggemar lama tetap bisa puas,” jelas Hisai. “Tapi di saat yang sama, kami juga menyesuaikan dengan ritme bermain modern, seperti fitur auto progression agar satu musim bisa diselesaikan lebih cepat.”

Selain itu, kolaborasi dengan tim Football Manager memungkinkan SEGA menggunakan data pemain yang jauh lebih akurat dan realistis. Data tersebut tak hanya memperkaya pergerakan pemain di lapangan, tapi juga memengaruhi aspek seperti negosiasi kontrak dan dinamika antar pemain. Hasilnya, pengalaman manajemen terasa lebih hidup dan imersif.

Bukan Football Manager, dan Itu Justru Keunggulannya

Ketika ditanya tentang perbandingan dengan Football Manager, Hisai langsung menegaskan bahwa SEGA Football Club Champions 2025 punya identitasnya sendiri. “Gameplay kami berbeda total,” ujarnya tegas. “Kalau Football Manager itu simulasi realistis, Champions 2025 lebih seperti RPG, di mana kamu membangun pemain, menaikkan level, dan menikmati progres klub yang terus berkembang.”

Game ini dirancang agar pemain bisa menikmati sensasi kemenangan secara bertahap tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di satu sesi. “Kami ingin pemain merasa senang dan termotivasi setiap kali melihat klubnya berkembang,” katanya.

Dengan pendekatan ini, SEGA berharap bisa menjangkau dua audiens sekaligus pemain kasual yang hanya ingin bersenang-senang, dan penggemar berat sepak bola yang ingin manajemen yang lebih mendalam. “Kalau setelah memainkan game ini kamu merasa ingin mencoba sesuatu yang lebih detail, maka Football Manager adalah langkah berikutnya,” kata Hisai sambil tersenyum.

PvP, Dream Team, dan Tantangan Anti Pay-to-Win

Fitur Dream Team Mode menjadi salah satu fokus utama Champions 2025, membawa pengalaman PvP dengan sistem ranking dan event kompetitif. Namun, SEGA sadar betul bahwa mode seperti ini mudah tergelincir menjadi pay-to-win. Untuk itu, tim pengembang merancang sistem yang tetap menuntut strategi dan manajemen yang cerdas.

“Kami memastikan ini bukan sekadar adu statistik,” jelas Hisai. “Perencanaan tetap penting, kamu harus menyelaraskan gaya main pemain, posisi, kebijakan klub, sampai kombinasi formasi.”

Menariknya, banyak fitur penting seperti formation combo atau pengembangan pemain hanya bisa didapat lewat Sakatsuku Mode, bukan dari hasil gacha semata. Artinya, pemain tetap perlu berinvestasi waktu, bukan hanya uang. “Kuncinya bukan seberapa banyak pemain langka yang kamu punya, tapi seberapa baik kamu mengembangkan mereka,” tambahnya.

Pemain dari Sakatsuku Mode juga punya potensi besar untuk bersaing di Dream Team Mode. Dengan desain seperti ini, Champions 2025 sukses menjaga keseimbangan antara pemain kasual dan kompetitif tanpa mengorbankan fairness.

Reinkarnasi dan Ikatan Emosional

Salah satu elemen paling menarik dari Champions 2025 adalah kemampuan membawa pemain dari koleksi kamu ke Career Mode, dan memulai kembali karier mereka dari usia 19 tahun. Fitur ini terinspirasi dari sistem Reincarnation yang sudah lama ada di seri Sakatsuku.

“Kami ingin menghadirkan kembali pengalaman konsol klasik, bahkan di dalam format free-to-play,” jelas Hisai. “Membawa pemain seperti Messi kembali ke usia muda adalah ide yang romantis bagi penggemar sepak bola.”

Dengan sistem ini, pemain bisa menciptakan versi unik dari bintang dunia favorit mereka, membesarkan karier mereka dari awal, dengan jalur dan kisah yang berbeda. “Kami ingin pemain merasa punya ikatan emosional dengan skuadnya,” kata Hisai. “Itulah esensi dari Sakatsuku.”

Menuju Rilis Global dan Masa Depan Seri

Katsuya Hisai, sang Chief Producer
Katsuya Hisai, sang Chief Producer

Hisai menegaskan bahwa SEGA Football Club Champions 2025 kini sedang dalam tahap akhir pengembangan, dan jadwal rilisnya dipindahkan ke awal 2026 agar hasil akhirnya benar-benar maksimal. Ia juga menyoroti upaya besar SEGA untuk memperluas jangkauan seri ini ke pasar global.

“Selama ini seri Sakatsuku hanya rilis di Jepang, tapi kali ini kami ingin menjangkau penggemar di seluruh dunia, termasuk Asia Tenggara,” ucapnya. “Kami serius dalam proses lokalisasi dan penyesuaian budaya agar semua pemain bisa menikmatinya.”

SEGA juga membuka ruang bagi komunitas untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan game. Melalui server resmi Discord, pemain bisa menyampaikan saran dan masukan, dan Hisai sendiri mengaku sesekali ikut nimbrung dalam diskusi. Ini cukup menarik dan sangat baik untuk pengembangan game kedepannya.

Menutup wawancara, Hisai menyampaikan pesannya pada penggemar baru dan lama: “Bagi yang belum pernah main Sakatsuku, kami ingin menghadirkan pengalaman sepak bola yang unik dan segar. Kalau sudah rilis nanti, semoga kamu mau mencobanya.”

Katsuya Hisai, sang Chief Producer
Katsuya Hisai, sang Chief Producer

Sesuai yang disebutkan oleh sang developer barusan, SEGA Football Club Champions 2025 akan dirilis sekitar awal tahun 2026, platformnya adalah Android, iOS, dan juga PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: InterviewKatsuya HisaiSEGASEGA Football Club Champions 2025Wawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Pengalaman Mampir ke Event Peluncuran Pokémon Legends: Z-A yang Meriah di Malaysia!

Next Post

Goro Majima dari Yakuza Resmi Hadir di DLC Baru Shinobi: Art of Vengeance

Related Posts

Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Drop Fake lewat kerjasamanya dengan Warner Bros. Interactive Entertainment resmi umumkan DCKO dengan rencana rilis di 2027
Android

DCKO Diumumkan, Game Fighting F2P Adaptasi Semesta DC untuk Mobile!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Tidak lama setelah beroperasi lebih dulu di China, Final Fantasy XIV Mobile sayangnya akan dimatikan pada akhir September mendatang
Android

Final Fantasy XIV Mobile Akan Dimatikan di China dan Ikut Batalkan Versi Global

July 20, 2026
Next Post
Goro Majima dari Yakuza Resmi Hadir di DLC Baru Shinobi: Art of Vengeance

Goro Majima dari Yakuza Resmi Hadir di DLC Baru Shinobi: Art of Vengeance

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd