Keputusan Xbox untuk menaikkan harga Game Pass hingga 50% ternyata memberikan dampak yang cukup besar. Matthew Ball, Chief Strategy Officer Xbox yang baru, mengakui bahwa layanan tersebut kehilangan “jutaan pelanggan” setelah kenaikan harga besar yang diterapkan beberapa waktu lalu.
Kenaikan harga itu sendiri diumumkan menjelang berakhirnya era kepemimpinan Phil Spencer di Xbox. Saat itu, banyak pelanggan langsung membatalkan langganan mereka secara massal. Bahkan, jumlah pengguna yang ingin berhenti berlangganan disebut begitu tinggi sampai halaman pembatalan langganan di situs Xbox sempat mengalami gangguan karena lonjakan trafik.
Pernyataan tersebut disampaikan Ball saat berbicara dalam acara The Game Business Live di Summer Game Fest 2026. Ia memang tidak menyebut angka pasti pelanggan yang hilang, tetapi mengakui jumlahnya mencapai jutaan. Mengingat biaya Game Pass Ultimate sempat naik hingga sekitar 30 USD atau 545 Ribu Rupiah per bulan, tidak sedikit pemain yang merasa harga tersebut sudah terlalu mahal.
Matthew Ball says Xbox shed “millions of subscribers” when the Gamepass price increased 50 percent in Fall 2025. pic.twitter.com/ESCr1iOEV8
— Geoff Keighley (@geoffkeighley) June 8, 2026
Sejak dipimpin oleh Asha Sharma, Xbox memang sempat menyesuaikan kembali kebijakan tersebut dan menurunkan sebagian kenaikan harga. Namun perubahan itu juga dibarengi dengan penghapusan game-game Call of Duty terbaru dari layanan tersebut. Meski harga menjadi lebih rendah dibanding sebelumnya, ternyata tidak otomatis membuat jutaan pelanggan yang sudah pergi langsung kembali berlangganan.
Di sisi lain, Sharma juga terus mendorong strategi baru untuk membuat Xbox kembali menjadi platform yang lebih kompetitif. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat daya tarik hardware Xbox dan menghadirkan lebih banyak game eksklusif. Hal ini juga diperjelas setelah Matt Booty mengatakan bahwa keputusan soal eksklusivitas game ke depan akan ditentukan berdasarkan kasus per kasus, sementara game multiplayer tetap akan dirilis secara multiplatform.
Ball menegaskan bahwa strategi game eksklusif ini bukan sekadar keputusan sesaat untuk beberapa judul seperti Gears of War: E-Day dan Clockwork Revolution. Menurutnya, Xbox sedang membangun jalur eksklusif yang lebih konsisten untuk memperkuat identitas platform mereka. Sejauh ini, langkah-langkah yang diambil Sharma dan tim kepemimpinan baru cukup mendapat respons positif dari komunitas Xbox.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post