Sebuah laporan terbaru menyebut kalau Microsoft masih mengalami kerugian setiap kali berhasil menjual Xbox Series, meski harga konsol tersebut sudah beberapa kali naik. Menurut laporan dari Windows Central, Microsoft diperkirakan masih merugi sekitar $150 atau 2.7 Juta Rupiah untuk setiap unit Xbox Series yang terjual. Hal ini kembali menunjukkan kalau bisnis konsol memang tidak selalu menghasilkan keuntungan dari penjualan perangkat kerasnya.
Laporan tersebut menyebut angka itu berlaku setelah kenaikan harga sebelumnya, saat Xbox Series X Digital Edition dijual seharga $599,99, tetapi sebelum kenaikan harga terbaru yang mulai berlaku minggu ini. Artinya, meski harga Xbox sekarang jauh lebih mahal dibanding saat pertama kali dirilis hampir enam tahun lalu, Microsoft ternyata masih belum bisa menutup biaya produksinya.
Belum lama ini, Xbox juga mengumumkan kalau harga konsolnya bakal naik lagi mulai 1 Agustus. Laporan tersebut menduga inilah salah satu alasan di balik keputusan tersebut. Jadi, kalau memang sudah berencana membeli Xbox, sekarang mungkin menjadi waktu yang lebih baik sebelum harga barunya resmi diberlakukan.

Kenaikan harga kali ini berlaku untuk Xbox Series X versi disc maupun Digital Edition, yang sama-sama mengalami kenaikan sekitar US$150. Sayangnya, kenaikan tersebut ternyata masih belum cukup untuk membuat Microsoft balik modal. Laporan yang sama menyebut perusahaan tetap diperkirakan merugi setiap kali menjual Xbox Series.
Penyebab utamanya disebut berasal dari harga RAM yang terus melonjak. Biaya komponen tersebut dikabarkan masih terus naik dan belum menunjukkan tanda-tanda akan turun dalam waktu dekat. Akibatnya, biaya produksi konsol ikut meningkat sehingga kenaikan harga jual yang dibebankan ke konsumen masih belum mampu menutupi seluruh biaya tersebut.
Laporan itu juga menyoroti pesatnya perkembangan industri AI, yang membuat permintaan RAM semakin tinggi. Kondisi ini memberi produsen RAM posisi tawar yang sangat kuat, sehingga harga komponen tersebut terus naik. Alhasil, bukan cuma Microsoft, produsen konsol lain juga harus membeli RAM dengan harga yang jauh lebih mahal.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post