gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Outlast Dulu Sempat Ditolak Publisher, Mereka Lebih Pilih Tanam Modal ke 10 Game Mobile

Taufik by Taufik
October 20, 2026
in Berita, Industri, PC
0
Sekarang Outlast sudah jadi salah satu nama besar di genre horror, lengkap dengan dua game utama, DLC, sampai game multiplayer.

Sekarang Outlast sudah jadi salah satu nama besar di genre horror, lengkap dengan dua game utama, DLC, sampai game multiplayer.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sekarang Outlast sudah jadi salah satu nama besar di genre horror, lengkap dengan dua game utama, DLC, sampai game multiplayer The Outlast Trials. Tapi ternyata dulu developer Red Barrels sempat kesulitan banget nyari publisher. Co-founder Philippe Morin bahkan bilang banyak publisher lebih pilih investasi $50.000 atau sekitar Rp902 juta ke 10 game mobile daripada ngasih sekitar $500.000 atau Rp9 miliar buat proyek Outlast.

Sebelum bikin Red Barrels, Morin sempat mencoba meyakinkan Ubisoft buat bikin game horror, tapi gagal dan akhirnya memilih keluar. Dia kemudian membentuk tim kecil sekitar 10 orang yang isinya developer dari beberapa studio AAA. Rencana awalnya cukup sederhana, bikin pitch dalam tiga sampai empat bulan, tawarkan ke beberapa publisher, lalu lihat apakah proyeknya bakal diterima. Ternyata jawabannya lebih banyak penolakan.

Menurut Morin, kondisi industri waktu itu memang lagi tergila-gila sama game mobile, sementara horror masih dianggap genre yang cukup niche. Bahkan sekarang, sekitar 13 tahun kemudian, horror masih sering dianggap sebagai pasar yang lebih kecil dibanding genre besar lainnya, meskipun sudah banyak game bagus dan franchise seperti Silent Hill serta Resident Evil kembali bangkit.

Masalahnya, tim Red Barrels waktu itu memang berpengalaman bikin game, tapi masih belum terlalu paham urusan publishing, marketing, dan penjualan. Mereka akhirnya harus belajar semuanya sambil jalan. Setelah gagal mendapatkan publisher, Red Barrels beralih ke program pendanaan publik Canada Media Fund atau CMF, yang kemudian memberikan investasi sebesar $1 juta atau sekitar Rp18 miliar buat Outlast.

Bahkan dana sebesar itu ternyata masih belum cukup. Para developer sampai memakai uang tabungan pribadi, kartu kredit, bahkan menjaminkan rumah lewat mortgage supaya proyeknya bisa selesai. Morin bilang hampir semuanya benar-benar dipertaruhkan. Tim juga harus kerja sangat panjang karena mereka seperti lagi balapan buat merilis game sebelum kehabisan uang.

Untungnya, semua risiko itu akhirnya terbayar. Hanya dalam waktu sekitar lima bulan, Outlast berhasil mencapai target 400.000 copy terjual, cukup buat tim mendapatkan bonus yang lumayan besar meskipun sebagian penjualannya datang saat diskon. Pada 2018, total penjualannya sudah mencapai 15 juta copy dan kemudian melahirkan tiga game lain. Yang terbaru, The Outlast Trials, bahkan baru saja mencetak rekor sekitar 147.955 pemain bersamaan, angka yang cukup gila buat game multiplayer survival horror.

Sumber: Gamespot

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: OutlastRed Barrels
ShareTweetShare
Previous Post

[EKSKLUSIF] Nami Tamaki Bawa Starbound Tour Bombastisnya ke Malaysia dan Ungkap Soal Rencana Masa Depan!

Next Post

Review FINAL FANTASY RESONANCE – Surat Cinta untuk Fans Final Fantasy Klasik

Related Posts

FINAL FANTASY RESONANCE pada dasarnya adalah JRPG klasik yang terasa seperti surat cinta buat para penggemar Final Fantasy.
Konsol

Review FINAL FANTASY RESONANCE – Surat Cinta untuk Fans Final Fantasy Klasik

Setelah sekian lama Final Fantasy Tactics: The War of the Lions versi mobile akhirnya mendapatkan update besar dengan beragam perombakan
Android

Final Fantasy Tactics Versi Mobile Kini Dukung 60 FPS dan Gameplay Dengan Kontroler

October 20, 2026
Saros telah merilis update "Zenith" yang menambah beragam konten dengan fokus tantangan ekstra serta aksesibilitas untuk pendatang baru
Berita

Saros Rilis Update Besar yang Tambah New Game+ Hingga Mode Boss Rush

October 20, 2026
Tim Sweeney kembali menegaskan kalau dia benar-benar percaya generative AI bakal punya peran besar di masa depan industri game.
Berita

Tim Sweeney Yakin AI Bakal Bawa Industri Game Masuk “Era Keemasan” Baru

October 20, 2026
Simak review kami untuk Stupid Never Dies yang hadir sebagai game perdana solid dan penuh daya tarik dari GPTRACK50
Konsol

Review Stupid Never Dies – Roguelite Penuh Daya Tarik dengan Gameplay yang Tersandung!

Game gacha RPG Stella Sora besutan Yostar akhirnya mendapat rilis versi Steam bersamaan dengan anniversary pertamanya
Berita

Stella Sora Akhirnya Kebagian Rilis di Steam Minggu Ini!

October 19, 2026
Next Post
FINAL FANTASY RESONANCE pada dasarnya adalah JRPG klasik yang terasa seperti surat cinta buat para penggemar Final Fantasy.

Review FINAL FANTASY RESONANCE - Surat Cinta untuk Fans Final Fantasy Klasik

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini

Game Kartu ‘Digimon Alysion’ Akan Segera Buka Akses Pra-Registrasi Dalam Waktu Dekat!

by Fadhil
October 16, 2026
0

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini.

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile

Game Simulasi Idle ‘Gundam Blitz Order’ Resmi Diumumkan Untuk Android dan iOS

by Fadhil
October 15, 2026
0

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile.

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8 Desember mendatang

Game Petualangan Cyberpunk REPLACED Akan Rilis di Android Akhir Tahun Ini!

by Fadhil
October 14, 2026
0

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8...

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027

Azur Promilia Umumkan Open Beta Untuk Versi Inggris di Musim Panas 2027

by Fadhil
October 14, 2026
0

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027.

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Tembus 700 Ribu Pemain yang Ikut Unlock Beragam Reward Menarik

by Fadhil
October 13, 2026
0

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd