gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Prehistoric Planet, Menjelajahi Masa Prasejarah yang Lebih Imersif!

Fadhil by Fadhil
May 16, 2022
in Film, Review
0
Berikut adalah review kami untuk film dokumenter terbaru Prehistoric Planet

Berikut adalah review kami untuk film dokumenter terbaru Prehistoric Planet

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Masih ingatkah kamu dengan masa saat seri film klasik Jurassic Park jadi tontonan favorit di TV? Meski bukan tontonan yang dikhususkan bagi mereka yang berada di bawah umur, kami masih ingat betul bagaimana dinosaurus jadi sesuatu yang diidolakan banyak anak-anak. Momen saat menonton film Jurassic Park tersebut juga terasa spesial, apalagi dari sensasi menegangkan untuk bertahan hidup serta mengeksplor alam liar yang penuh keindahan dan terror. Meski sudah tidak memiliki minat yang sama seperti dulu, entah bagaimana pengalaman tersebut berhasil kami rasakan kembali lewat Prehistoric Planet.

Berbeda dari kebanyakan konten yang sering kami ulas di GamerWK, khusus untuk Prehistoric Planet sendiri adalah film dokumenter yang akan membawa penonton ke masa prasejarah sembari memberi edukasi lebih dalam pada wujud kehidupan di era tersebut. Film ini mungkin akan mengingatkan banyak orang dengan seri klasik “Walking With Dinosaurs” yang sempat jadi hit besar di era 90 sampai awal tahun 2000-an, tapi bedanya dengan kualitas visualisasi dan CGI yang jauh lebih imersif.

Dokumenter Berkualitas

Prehistoric Planet sendiri dikemas dalam lima bagian yang bisa ditonton secara acak, karena setiap bagian ini memperlihatkan ekosistem berbeda mulai dari alam serta dinosaurus yang menjadi fokus utama. Sebagai contoh pada episode pertama kamu akan diperlihatkan pada area pesisir serta dinosaurus yang mendiaminya seperti Pterosaurus, Mosaurus, bahkan hingga karnivora paling ikonik seperti T-Rex. Format episode acak seperti ini kami rasa memang cocok, karena film dokumenter yang mengeksplor kehidupan dinosaurus pastinya lebih nyaman jika dipisah berdasar pada spesies mana yang ingin dijadikan semacam bintang utama. Ini juga menghindari minimnya variasi atau malah memberi semacam jalan cerita yang harus diikuti berdasar urutan episode.

Review Prehistoric Planet, Menjelajahi Masa Prasejarah yang Lebih Imersif!

Karena merupakan dokumenter, tentunya kamu tidak akan disuguhkan dengan film ala holywood dengan karakter utama dan berbagai adegan penuh aksi di sana-sini. Jadi filmnya memang hanya memperlihatkan suasana damai dari kehidupan masa prasejarah, baik itu dari suasana alam liar hingga berbagai jenis makhluk yang sudah punah dari peradaban.

Bahan Edukasi yang Didapat

Bagian terpenting dari menonton Prehistoric Planet pastinya adalah edukasi yang bisa didapat. Daripada menggali buku yang hanya memberi penggambaran secara tulisan atau gambar, rasanya jauh lebih baik untuk menyaksikan kehidupan prasejarah tersebut dalam media film seperti ini yang kualitasnya sudah jauh lebih baik. Kami juga mengapresiasi bagaimana filmnya tidak berusaha menarik perhatian penonton dengan memperlihatkan adegan brutal seperti perburuan yang sering dipakai di kebanyakan film dokumenter sejenis, melainkan gambaran dari kehidupan damai bahkan dari para dinosaurus paling buas.

Review Prehistoric Planet, Menjelajahi Masa Prasejarah yang Lebih Imersif!

Narasi yang dibawakan David Attenborough juga membuat tiap episode terasa nyaman untuk diikuti, karena dia memang punya suara yang begitu pas untuk membawakan film dokumenter dengan suasana santai. Kepunahan dinosaurus tentu membuat beragam visualisasi terasa seperti sebuah karangan, tapi perlu diketahui kalau semua makhluk buas ini memang sempat ada dan bagaimana Prehistoric Planet selalu memberikan gambaran yang disertai bukti. Sebagai contoh, ada banyak adegan baik itu mengenai pola tingkah laku dan lain sebagaianya yang didukung dengan bukti penelitian asli seperti yang diceritakan sang narator. Salah satu yang paling menarik adalah bagaimana Pretosaurus jantan bisa menyamar sebagai betina untuk berbaur dan menghindari pertempuran.

Visualisasi Realistis

Satu lagi yang tidak kalah pentingnya dan mungkin jadi prioritas dari film dinosaurus seperti ini pasti adalah visualisasinya. Penggunaan CGI adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari, tapi untungnya Prehistoric Planet benar-benar dikemas dalam kualitas yang begitu menawan. Kami seolah kembali dibawa ke masa kecil dulu saat menonton film Jurassic Park klasik, tapi kali ini tiap dinosaurus hadir dengan desain lebih akurat dan realistis.

Review Prehistoric Planet, Menjelajahi Masa Prasejarah yang Lebih Imersif!

Visualisasi filmnya secara menyeluruh bagi kami benar-benar solid dan seolah membawamu ke masa lampau karena imersifnya pengalaman menonton yang ditawarkan. Bagian lain yang ingin kami apresiasi juga ada pada pemberian “identitas” untuk dinosaurus yang dijadikan fokus utama, seperti bagaimana dinosaurus lain yang mash masuk dalam satu jenis akan memiliki pola fisik berbeda dan tidak sekedar model copy paste.

Kesimpulan

Meski harus diakui kalau kami bukan penggemar film dokumenter, tapi semua yang berhubungan dengan kehidupan alam liar dan hewan pasti selalu memberi bahan tontonan menarik. Ini apalagi semakin mengundang perhatian jika sudah berhubungan dengan masa prasejarah, karena semua yang diperlihatkannya seperti kondisi alam liar hingga dinosaurus adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa dilihat kembali selain dari media edukasi khusus seperti ini. Tapi bagian terpenting juga ada dari production filmnya sendiri yang untungnya benar-benar solid hingga mampu menciptakan visualisasi realistis.

Bukan tanpa kekurangan memang, karena menurut kami penjelasan yang dibawa oleh narator di film ini bisa cukup sulit untuk diikuti, apalagi saat menyebut dinosaurus dengan nama latin dan semacamnya yang membuatmu sulit untuk membedakan beragam spesies. Selain itu filmnya dikemas dalam suasana nyaman tanpa adegan pertempuran brutal seperti film dinosaurus lain yang cenderung jadi nilai jual, jadi kami rasa sulit untuk merekomendasikannya ke banyak orang bahkan bagi penikmat film dinosaurus sekalipun.

Meski tidak bisa dibilang sebagai kekurangan, tapi perlu diketahui juga kalau Prehistoric Planet hanya bisa ditonton melalui Apple TV+. Ini otomatis membuatnya sulit untuk benar-benar direkomendasikan bagi yang belum berlangganan layanannya, kecuali mungkin kalau kamu sudah sangat tergoda untuk menonton filmnya.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Prehistoric Planet

90% Score

PROS

  • Tontonan kaya edukasi
  • Keseluruhan atmosfer dan suasana nyaman
  • Visualisasi realistis dibanding film dinosaurus lain

CONS

  • Penjelasan yang diberi bisa terlalu sulit dicerna, apalagi saat berhubungan dengan sekian banyak nama latin

Review Breakdown

  • 9.0 0%
Tags: Apple TV+DokumenterFilmPrehistoric PlanetReview
ShareTweetShare
Previous Post

Mengeksplor Spin-Off Berkualitas, Wawancara Persona 4 Arena Ultimax dengan Kazuhisa Wada

Next Post

Inilah Daftar Game Klasik dan Modern untuk Layanan PlayStation Plus Terbaru

Related Posts

Seri terbarunya, Echoes of Aincrad, yang dikembangkan oleh Game Studio, mencoba menghadirkan pengalaman action RPG yang lebih dalam.
Konsol

Review Echoes of Aincrad – Setidaknya Bukan Game SAO Terburuk

July 9, 2026
Setelah penantian panjang, akhirnya film anime Witch on the Holy Night siap tayang pada November mendatang di bioskop Jepang
Anime

Film Anime Witch on the Holy Night Akhirnya Tetapkan Jadwal Tayang Pasti

July 8, 2026
Kami dapat kesempatan menjajal The Blood of Dawnwalker selama sekitar empat jam yang langsung memperlihatkan keseruannya.
Berita

Nyobain The Blood of Dawnwalker – Jadi Vampir di RPG Open World yang Masif!

July 8, 2026
Witchspire mencoba masuk ke persaingan game survival crafting dengan pendekatan yang sedikit berbeda dan seru.
PC

Review Witchspire Early Access – Jadi Penyihir di Game Survival Crafting Ternyata Seru

Kami mendapat kesempatan untuk mengikuti sesi hands-off preview untuk melihat langsung DOOM: The Dark Ages - Revelations.
Konsol

Preview DOOM: The Dark Ages – Revelations: DLC Masif yang Bikin Makin Brutal dan Cerita Makin Gelap

July 1, 2026
Laporan terbaru dari Variety mengungkap kalau Netflix tengah dalam proses pengembangan serial live-action untuk Persona
Berita

Persona Dapatkan Adaptasi Seri Live-Action dari Netflix

June 30, 2026
Next Post
Sony berencana untuk menaikkan harga PlayStation Plus 12 bulan mulai 6 September nanti

Inilah Daftar Game Klasik dan Modern untuk Layanan PlayStation Plus Terbaru

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd