gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review GravaStar Mars Pro – Speaker Unik Futuristik dengan Suara Nendang

Taufik by Taufik
August 11, 2022
in Gaming Gear, Review
0
GravaStar Mars Pro adalah speaker dengan desain yang unik dan futuristik dengan suara yang cukup solid. Mari simak artikel review kami!

GravaStar Mars Pro adalah speaker dengan desain yang unik dan futuristik dengan suara yang cukup solid. Mari simak artikel review kami!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Ada begitu banyak perangkat yang perlu dipertimbangkan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas gaming sehari-hari. Salah satunya adalah speaker yang masih dipakai sebagian besar gamer untuk memainkan berbagai game. Jika kamu merasa cukup bosan dengan bentuk speaker yang begitu-gitu saja, mungkin GravaStar Mars Pro ini cocok untukmu.

GravaStar Mars Pro adalah speaker dengan bentuk yang cukup unik. Tidak cuma dari segi bentuk, namun juga tetap menghasilkan kualitas suara yang cukup baik. Apakah memang benar seperti itu? Kami sendiri sudah mencicipinya dan akan kami tumpahkan impresinya melalui artikel review GravaStar Mars Pro ini. Mari simak!

Desain Futuristik, Anti-Mainstream

Kami dengan lantang berani bilang mungkin ini adalah speaker unik yang pernah kami gunakan. GravaStar Mars Pro menawarkan desain futuristik, terlihat seperti sebuah robot jelajah atau mungkin kalian bisa menyebutkan robot laba-laba (?) karena bentuknya. Apapun itu, desainya cukup keren dan sangat kami apresiasi. Desainnya sendiri bisa di modifikasi, terutama bagian tiga kaki yang dibenamkan. Kamu diberikan opsi untuk menggunakan Mode Duduk atau Mode berdiri.

Tidak cuma dari segi bentuk, namun berbagai detail kecil dimana sepertinya sang desainer benar-benar niat untuk membuat speaker bertema futuristik. Kalian bisa melihat pahatan-pahatan kecil hingga garis convex ala robot yang terpahat. Ada juga berbagai light bar hingga tombol dengan LED untuk mertajam kesan modern.

Ada tiga tombol yang tersedia. Disatu sisi ada tombol untuk mengatur warna lampu dan berbagai mode pencahayaan, sementara disisi lain ada tombol untuk Power atau On Off. Yang paling kami suka ada tombol bagian atas untuk mengatur volume. Mungkin tidak bisa disebut tombol atau touchscreen, tapi lebih ke “touch sensor” dimana hanya perlu “mengusapnya” untuk mengatur kerasnya suara.

Satu kekurangannya adalah pilihan warna lightning atau lampunya belum mendukung RGB seperti yang kita kenal. Pemain hanya diberi pilihan warna single seperti biru, biru muda, merah, hijau, ungu, dan juga warna kuning.

Bagian lainnya yang menjadi kekurangan adalah material bahannya yang gampang meninggalkan jejak sidik jiri, jadi kami perlu mengelapnya rutin agar tetap terlihat bersih. Selain itu, volume bar yang kami sebutkan di atas juga terkadang terasa sangat sensitif ketika sedang mengatur suaranya.

Konektivitas Bluetooth

GravaStar Mars Pro menggunakan konektivitas wireless yang sudah mendukung Bluetooth 5.0. Konektivitasnya cukup baik, bahkan kami masih bisa menggunakannya dengan jarak 10 meter. Jadi kamu bisa menggunakannya untuk berbagai perangkat sekaligus, entah dari smartphone, PC, TV, atau konsol. Disisi lain, ada juga pilihan menggunakan kabel audio jack 3.5mm.

Namun, kami mendapatkan masalah ketika mencoba untuk pairing speaker ini dengan beberapa perangkat sekaligus dan perlu bergantian on off satu sama lain. Setidaknya dengan yang sudah kami uji, speaker ini cuma bisa menampung 2 perangkat sekaligus untuk digunakan secara bersamaan.

Baterai

Untuk kualitas baterai, kami tidak memiliki komplain apapun. Bisa bertahan cukup lama, yaitu untuk penggunaan gaming intense selama berjam-jam dan digabung mendengarkan musik, GravaStar Mars Pro mampu bertahan hingga lebih dari 17 jam lamanya dengan range volume 50 – 70 %. Tentu ketahanan baterai sesuai dengan skema hingga volume yang digunakan.

Sementara untuk mengisi daya baterainya, setidaknya membutuhkan waktu hingga 2 jam 30 menit. Jika baterai sudah penuh, maka lightning atau lampu disekitar bodinya akan berwarna solid, tidak lagi blinking seperti saat proses mengisi daya baterainya.

Kualitas Suara yang Solid

Siapa sangka kalau speaker ini cuma modal desain unik, melainkan juga menawarkan kualitas suara yang cukup solid. Bassnya cukup kerasa namun tidak berlebihan, suara musik yang didengar terkesan krispi dan clear. Semua aspek aktivitas saya bisa dimanjakan dengan speaker ini, mulai dari dengerin lagu, nonton film, hingga bermain game.

Untuk pengalaman bermain game dengan speaker ini cukup imersif. Maksud kami, setidaknya kamu bisa merasakan sensasi suara yang mendetail. Misal ketika main game FPS, kamu tetap bisa mendengar suara jejak kaki, reload senjata, arah tembakan, dan lain-lain. Hal tersebut dikarenakan speaker ini sudah mendukung TWS aka True Wireless Stereo.

Yang namanya speaker wireless dengan bluetooth, pasti ada delay atau sedikit jeda suara yang keluar ketika dipakai main game. Ketika dipakai main game rhythm atau FPS memang terasa banget delaynya, namun tak terlalu parah. Apalagi jika hanya digunakan untuk bermain game-game AAA saja, masih dalam batas wajar dan masih bisa dinikmati. Jika tak nyaman, masih ada pilihan konektivitas audio jack 3.5mm.

Kesimpulan

Ada berbagai kelebihan yang dimiliki oleh GravaStar Mars Pro. Mulai dari desain yang memang terbilang unik anti-mainstream dan futuristik, cocok banget buat show-ff bersamaan dengan setup gaming milikmu. Hingga kualitas suara yang cukup solid untuk berbagai skema penggunaan dari mendengarkan lagu, nonton movie, hingga aktivitas gaming sehari-hari.

Meskipun sebenarnya masih ada kekurangan seperti material bahan yang digunakan gampang kotor, hingga bobot 3kg yang mungkin menurut sebagian besar orang minimalis tidak menyukainya.

Tertarik untuk meminangnya? Desain dan kualitas suara yang cakep tersebut harus dibayar dengan harga USD 229 atau sekitar IDR 3.4 Jutaan. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Gaming GearGravaStar Mars ProReviewSpeaker
ShareTweetShare
Previous Post

Nixxes Sedang Kerjakan 7 Port Game Eksklusif PlayStation untuk PC

Next Post

Overwatch Hilangkan Sistem Loot Box untuk Diganti ke Battle Pass dan In-Game Store

Related Posts

Simak impresi awal kami setelah menjajal versi demo Persona 4 Revival di markas utama SEGA
Konsol

Nyobain Persona 4 Revival – Upgrade Murni di Hampir Segala Sisi!

July 22, 2026
Stranger Than Heaven jadi salah satu game yang paling menarik perhatian dari Ryu Ga Gotoku Studio. Simak impresi hands on kami!
Konsol

Nyobain Stranger Than Heaven – Pertarungan Brutal Jadi Daya Tarik Utama

July 22, 2026
Seri terbarunya, Echoes of Aincrad, yang dikembangkan oleh Game Studio, mencoba menghadirkan pengalaman action RPG yang lebih dalam.
Konsol

Review Echoes of Aincrad – Setidaknya Bukan Game SAO Terburuk

July 9, 2026
Kami dapat kesempatan menjajal The Blood of Dawnwalker selama sekitar empat jam yang langsung memperlihatkan keseruannya.
Berita

Nyobain The Blood of Dawnwalker – Jadi Vampir di RPG Open World yang Masif!

July 8, 2026
Witchspire mencoba masuk ke persaingan game survival crafting dengan pendekatan yang sedikit berbeda dan seru.
PC

Review Witchspire Early Access – Jadi Penyihir di Game Survival Crafting Ternyata Seru

Kami mendapat kesempatan untuk mengikuti sesi hands-off preview untuk melihat langsung DOOM: The Dark Ages - Revelations.
Konsol

Preview DOOM: The Dark Ages – Revelations: DLC Masif yang Bikin Makin Brutal dan Cerita Makin Gelap

July 1, 2026
Next Post
Sesuai rencana, Blizzard nantinya memang akan merubah monetisasi Overwatch ke sistem battle pass dan in-game store

Overwatch Hilangkan Sistem Loot Box untuk Diganti ke Battle Pass dan In-Game Store

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd