gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara Enotria: The Last Song dengan Edoardo Basile – Menciptakan Game Soulslike yang Berbeda

Taufik by Taufik
October 29, 2024
in Konsol, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Wawancara, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Kami berkesempatan ngobrol bareng Edoardo Basile, Business Development Manager di Jyamma Games untuk membicarakan Enotria: The Last Song.

Kami berkesempatan ngobrol bareng Edoardo Basile, Business Development Manager di Jyamma Games untuk membicarakan Enotria: The Last Song.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Dikembangkan oleh Jyamma Games, Enotria: The Last Song adalah game soulslike yang terinspirasi dari cerita rakyat Italia. Sejak diumumkan, game ini sudah menarik perhatian banyak orang, terutama para penggemar genre soulslike. Dengan kombinasi elemen budaya Italia, gameplay yang menantang, dan mekanik unik, Enotria menawarkan pengalaman baru yang bikin penasaran.

Kami berkesempatan ngobrol bareng Edoardo Basile, Business Development Manager di Jyamma Games, yang membagikan cerita di balik game ini, mulai dari inspirasi, mekanik gameplay, hingga apa saja yang bisa pemain harapkan jika memainkan game tersebut. Mari simak artikelnya!

Edoardo Basile

Pembeda di Tengah Genre Soulslike

Ketika ditanya soal motivasi di balik pengembangan game ini, Basile menjelaskan bahwa Enotria lahir dari keinginan untuk memperkenalkan budaya dan tradisi Italia ke dalam game dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Genre soulslike memang sudah penuh dengan banyak judul, termasuk yang terinspirasi dari Dark Souls. Tapi, Basile menegaskan kalau Enotria punya keunikan tersendiri.

“Setting, desain karakter, dan plotnya semua sangat terinspirasi budaya Italia. Memang ada banyak klon Dark Souls di luar sana, tapi kami berusaha keras untuk bikin game ini beda dari yang lain,” kata Basile.

Salah satu elemen paling menarik di Enotria: The Last Song adalah narasinya, yang secara perlahan-lahan terbuka lewat lingkungan sekitar, obrolan dengan NPC, dan petunjuk tersembunyi di dunia game. Basile bilang, game ini menyajikan cerita dengan dua cara: lewat sinematik dan NPC untuk cerita utama, serta lewat eksplorasi untuk yang suka menggali misteri dan petunjuk. Pendekatan ini bikin game cocok untuk semua jenis pemain, baik yang suka narasi langsung maupun yang suka mengeksplorasi.

“Cerita utamanya disajikan lewat NPC dan sinematik dengan bos-bos utama serta karakter lainnya. Tapi, semua latar belakang dan peristiwa yang bikin konflik besar di dunia ini bisa ditemukan lewat eksplorasi lingkungan, item, dan kompendium,” jelas Basile.

Mekanik “Mask/Topeng” yang Bikin Game Ini Beda

Salah satu fitur keren di Enotria adalah mekanik topeng. Bukan cuma sebagai aksesori, topeng-topeng ini jadi bagian penting dalam gameplay. Pemain bisa ganti-ganti topeng untuk mengubah kemampuan dan gaya bertarung karakter di tengah pertempuran. Ini bikin pengalaman bermain jadi lebih dinamis dan nggak monoton.

Basile menjelaskan bahwa mekanik ini terinspirasi dari karakter utama yang punya kemampuan khusus untuk berinteraksi dengan Ardore dan lolos dari aturan di dunia Canovaccio. Jadi, karakter bisa memakai “topeng apapun” kapan saja. Mekanik ini memberikan kebebasan yang jarang ada di game soulslike, di mana biasanya pemain harus setia pada satu build sepanjang permainan. Menurut Basile, kebebasan ini sangat disukai oleh pemain karena memberikan variasi yang menarik.

Ketika ditanya soal topeng favoritnya, Basile memilih Pulcinella. “Pulcinella adalah favorit saya karena aktingnya yang keren dan perkembangan karakternya sepanjang cerita,” katanya, menambah rasa penasaran akan cerita mendalam di balik setiap topeng dalam game.

Bos Tersembunyi untuk yang Suka Tantangan

Selain bos utama, Enotria juga dipenuhi dengan bos-bos tersembunyi yang menunggu untuk ditemukan oleh para pemain pemberani. “Game ini penuh dengan bos tersembunyi, jelajahi dan kalahkan semuanya!” ujar Basile, menantang para pemain yang suka berpetualang dan mencari tantangan.

Soal gameplay, beberapa pemain yang sudah mencoba Enotria: The Last Song merasa bahwa sistem parry sedikit overpowered, yang bikin gaya bertarung lebih fokus ke parry. Basile menjelaskan bahwa meskipun parry penting, sistemnya dibuat agar sesuai dengan mekanik “high-risk, high-reward” di game, sehingga tetap menantang dan nggak membosankan.

“Sama seperti roll, blocking itu gerakannya biasanya lambat, dan kami ingin menghindari itu. Selain itu, parry cocok banget dengan mekanik high-risk, high-reward dan trade-off kami,” jelas Basile.

Konten Tambahan di Masa Depan?

Meskipun Basile memberikan sedikit bocoran tentang kemungkinan konten tambahan di masa depan, dia belum memberikan informasi spesifik. “Enotria punya potensi besar dan world-building yang luas. Masih banyak yang ingin kami tampilkan dan banyak cerita lagi yang bisa diceritakan. Tapi buat saat ini, fokus kami ada di operasi pasca-peluncuran,” katanya.

Sebelum menutup wawancara, Basile meninggalkan pesan untuk semua penggemar dan pemain: “Halo semua! Saya harap bisa ketemu kalian di Enotria menikmati matahari, tapi hati-hati, mungkin itu bukan liburan yang santai!”


Enotria: The Last Song sudah resmi dirilis dan para gamer bisa main di PlayStation 4, PlayStation 5, dan PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut. Untuk waktu terbatas, game ini lagi diskon di sebagian besar platform, dan promo ini akan berakhir pada 31 Oktober. Kesempatan buat dapetin game ini dengan harga lebih murah.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Enotria: The Last SongJyamma Games
ShareTweetShare
Previous Post

Developer PUBG Bikin Game Kompetitif Baru – Project ARC!

Next Post

[gamescom asia 2024] Wawancara Street Fighter dengan Oil King – Dari Juara EVO ke Asian Games

Related Posts

NVIDIA membagikan lebih banyak detail soal DLSS 5 setelah fitur ini sempat jadi perbincangan sejak pertama kali diperkenalkan.
Berita

NVIDIA Pamer Kontrol DLSS 5 untuk Developer, Tegaskan AI Tetap Jaga Visi Artistik

July 22, 2026
Simak impresi awal kami setelah menjajal versi demo Persona 4 Revival di markas utama SEGA
Konsol

Nyobain Persona 4 Revival – Upgrade Murni di Hampir Segala Sisi!

July 22, 2026
Rangkuman wawancara terbaru kami dengan Yokoyama Masayoshi dari RGG Studio yang membahas lebih dalam soal STRANGER THAN HEAVEN
Konsol

Wawancara STRANGER THAN HEAVEN – Intip Lebih Dalam Apa yang Paling Membedakannya dari Seri Yakuza!

July 22, 2026
Stranger Than Heaven jadi salah satu game yang paling menarik perhatian dari Ryu Ga Gotoku Studio. Simak impresi hands on kami!
Konsol

Nyobain Stranger Than Heaven – Pertarungan Brutal Jadi Daya Tarik Utama

July 22, 2026
BlackJack Studio berbagi ragam detail baru Langrisser: Sea of Sword termasuk penampakan gameplay perdana yang memukau
Android

Game Gacha ‘Langrisser: Sea of Sword’ Bagi Detail dan Penampakan Gameplay Perdana

July 22, 2026
Namun, mantan penulis Valve yang ikut mengerjakan Left 4 Dead, Chet Faliszek, punya pandangan yang cukup berbeda.
Berita

Mantan Karyawan Valve Sebut PlayStation Tinggalkan Disc Fisik Bukan Salah Sony, Tapi Karena Pilihan Pemain

July 22, 2026
Next Post
Dalam kesempatan wawancara kali ini, kami ngobrol dan menyimak bagaimana cerita seru Oil King mengenai esports di Street Fighter.

[gamescom asia 2024] Wawancara Street Fighter dengan Oil King - Dari Juara EVO ke Asian Games

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd