gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[LEVEL UP KL 2024] Wawancara Eksklusif dengan Jun Shimoda – Mengamati Pengaruh AI Pada Industri Game!

Fadhil by Fadhil
December 16, 2024
in Wawancara
0
Berikut adalah wawancara eksklusif kami dengan Jun Shimoda dari Level Up KL 2024 yang membahas lebih dalam mengenai AI dalam industri game

Berikut adalah wawancara eksklusif kami dengan Jun Shimoda dari Level Up KL 2024 yang membahas lebih dalam mengenai AI dalam industri game

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Ajang Level Up KL 2024 memang sudah lumayan lama berlalu, tapi kami masih punya satu sesi wawancara eksklusif yang akhirnya kini sudah bisa dibagikan. Ini adalah wawancara dengan Jun Shimoda, seorang Senior Gaming Solution Architect dari Worldwide Gaming Vertical Team yang berdiri di bawah Microsoft. Dengan latar belakangnya yang luas di industri game termasuk peran di Epic Games dan AWS, Shimoda telah berbagi wawasan berharga mengenai kondisi industri game saat ini dan perkembangannya mengikuti teknologi AI.

AI dalam Proses Pengembangan Game

Salah satu topik utama yang dibahas Shimoda adalah integrasi AI dalam pengembangan dan operasional game. Dia menekankan kalau meskipun banyak pengembang game ingin memanfaatkan potensi AI, ada kekhawatiran tentang AI generatif, terutama terkait masalah hak cipta.

“Banyak pengembang game yang tertarik untuk menggunakan AI baik untuk pengembangan maupun operasional game. Namun, beberapa perusahaan game khawatir akan risiko AI generatif, terutama terkait masalah hak cipta,” jelas Shimoda. “Itulah mengapa kami bekerja sama dengan mereka untuk memastikan IP dan keamanan mereka terlindungi, dengan menggunakan solusi Azure untuk melindungi aset mereka.”

Untuk mengatasi masalah ini, Microsoft telah berkolaborasi dengan perusahaan game untuk mengimplementasikan solusi AI khusus yang melindungi kekayaan intelektual. Shimoda menyoroti pendekatan yang menarik, khususnya untuk judul-judul fantasi:

“Terkadang, kami memperkenalkan model bahasa kecil yang memiliki kecerdasan terbatas dibandingkan dengan model bahasa yang lebih besar. Model bahasa yang besar memiliki basis pengetahuan luas dari internet, tetapi tidak semua pengembang game menginginkan hal tersebut. Sebagai contoh, dalam game fantasi dengan latar belakang dunia abad pertengahan, para pengembang ingin mempertahankan integritas dunia mereka. Mereka tidak ingin NPC tiba-tiba merujuk ke topik dunia nyata. Jadi, dalam kasus-kasus tersebut, kami menggunakan model bahasa yang lebih kecil yang sesuai dengan latar fantasi tertentu, untuk memastikannya selaras dengan narasi game.”

QA dan Proses Lokalisasi dengan AI

Wawancaranya kemudian juga membahas tentang penggunaan AI dalam debugging game dan jaminan kualitas. Shimoda mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan QA sekarang menggunakan sistem AI yang canggih untuk membuat agen AI yang mampu bermain game dan mengidentifikasi berbagai masalah spesifik.

“Beberapa perusahaan QA menggunakan model bahasa yang besar, seperti OpenAI, atau sistem AI canggih lainnya untuk membuat agen AI yang dapat bermain game dan mengidentifikasi masalah seperti masalah deteksi tabrakan,” kata Shimoda. “Sebelumnya, perusahaan QA akan mempekerjakan penguji manusia untuk mengidentifikasi kesalahan tabrakan secara manual, yang mana hal ini membutuhkan biaya yang besar. Sekarang, mereka mengembangkan agen AI yang dapat mendeteksi masalah ini secara otomatis, sehingga mengurangi biaya secara signifikan.”

Lokalisasi berbasis AI telah membawa kemajuan yang signifikan. Untuk ini Shimoda menjelaskan: “Bidang lainnya adalah LQA (Localization Quality Assurance), di mana perusahaan menggunakan AI untuk menerjemahkan skenario game ke dalam berbagai bahasa. Meskipun kualitas terjemahan AI belum sempurna, AI mempercepat prosesnya, sehingga pengembang dapat dengan cepat menghasilkan draf yang nantinya dapat disempurnakan oleh penerjemah manusia.”

Dia juga menyoroti penggunaan AI dalam pemrosesan gambar: “AI juga digunakan untuk menangani gambar, seperti OCR (Optical Character Recognition), untuk mendeteksi teks di dalam gambar. Sebagai contoh, beberapa game memiliki banyak teks di layar, dan terkadang ada kesalahan. AI dengan kemampuan OCR dapat dengan cepat menemukan dan memperbaiki kesalahan ini.”

Menanggapi Masalah Copyright dan Implementasi AI

Ketika ditanya tentang kekhawatiran yang meluas terkait masalah hak cipta dalam penggunaan AI, Jun Shimoda mengakui pendekatan hati-hati yang dilakukan banyak perusahaan: “Banyak perusahaan yang mengkhawatirkan hal ini. Para eksekutif dan pengacara mereka merekomendasikan mereka untuk menggunakan AI hanya untuk penggunaan internal dan tidak menggunakan AI generatif untuk penggunaan produksi. Namun kami berdiskusi dengan mereka untuk menggunakan model bahasa yang lebih kecil dengan IP mereka. Sebagai contoh, Microsoft memiliki banyak gambar Minecraft, dan model bahasa kecil dengan gambar Minecraft mereka sendiri untuk menghasilkan konten seperti Minecraft hanya dengan data mereka – itu aman. Itulah solusi untuk IP tersebut.”

Masa Depan AI dalam Industri Game

Melihat ke masa depan, Shimoda percaya kalau AI akan memainkan peran yang semakin signifikan dalam dunia game. Dia membagikan visinya untuk tahun-tahun mendatang: “Beberapa perusahaan game RPG ingin menggunakan AI untuk percakapan dengan NPC. Beberapa perusahaan sudah mulai menggunakannya. Dan dalam waktu dekat, banyak perusahaan akan menggunakan AI untuk fitur dalam game dengan model bahasa yang kecil untuk mengurangi risiko.”

Dia juga menyinggung potensi AI dalam pembuatan konten: “Microsoft dan perusahaan lain sedang mencoba menghasilkan model 3D dengan AI. Namun para seniman selalu mengatakan kalau kualitasnya belum sesuai dengan harapan mereka. Namun di masa depan, kami dapat menciptakan AI generatif untuk kualitas tingkat produksi. Saya rasa itu akan terjadi dalam lima tahun. Dalam lima tahun, kita bisa menciptakannya.”

Sepanjang wawancara, Jun Shimoda memberikan pandangan tentang potensi AI dalam game, mengakui kemungkinan yang menarik dan tantangan yang perlu diatasi.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: InterviewJun ShimodaLEVEL UP KL 2024Wawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Slime Isekai Memories Umumkan Kolaborasi Baru dengan Frieren

Next Post

Natsume Yuujinchou Dapatkan Adaptasi Game Pertamanya

Related Posts

Rangkuman wawancara kami dengan Masayuki Hirano selaku producer DRAGON BALL XENOVERSE 3 yang sudah membahas tuntas mengenai premis gamenya
Wawancara

Wawancara DRAGON BALL XENOVERSE 3 – Bahas Tuntas Konsep Baru dan Rencan Jangka Panjang AGE 1000!

October 1, 2026
Mega Man Dual Override jadi seri utama klasik baru setelah Mega Man 11, dan kali ini ada beberapa hal menarik yang disiapkan.
Konsol

[EKSKLUSIF] Wawancara Mega Man Dual Override dengan Capcom – Dua Karakter, Dua Cara Menaklukkan Stage!

September 29, 2026
Rangkuman wawancara kami dengan Junzo Hosoi dan Daiki Fukui dari ajang Tokyo Game Show 2026 yang membahas lebih dalam soal Atelier Karia
Konsol

[TGS 2026] Wawancara Atelier Karia dengan Gust – Menciptakan Penerus Seri Memories yang Sangat Unik!

September 24, 2026
Rangkuman wawancara kami dengan Shuhei Tamakoshi selaku produser dibalik Tales of Eternia Remastered di ajang Tokyo Game Show 2026
Konsol

[TGS 2026] Wawancara Tales of Eternia Remastered Bareng Shuhei Tamakoshi – Proyek Remaster Tales Paling Menantang Sejauh Ini!

September 23, 2026
Call of Duty: Modern Warfare 4 ingin kembali membawa pemain merasakan perang dari sudut pandang prajurit biasa yang ada di garis depan.
Konsol

[EKSKLUSIF] Wawancara Call of Duty: Modern Warfare 4 dengan Infinity Ward – Kembali ke Akar, Bawa Konflik Lebih Besar

September 23, 2026
Dalam kesempatan wawancara, kami ngobrol langsung dengan beberapa sosok penting dibalik The Apothecary Diaries: The False Imperial Brother.
Konsol

[TGS 2026] Wawancara The Apothecary Diaries: The False Imperial Brother dengan GUST – Jadi “Maomao’s Atelier” Beneran?

September 23, 2026
Next Post
Seri manga dan anime supernatural Natsume Yuujinchou akhirnya mendapat adaptasi game yang akan berbagi detail lebih dalam waktu dekat ini

Natsume Yuujinchou Dapatkan Adaptasi Game Pertamanya

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Developer Spiral AI ngumumin kalau RyzaChat: AI bakal mulai membatasi input dari pemain lewat update model AI pada Oktober.

RyzaChat AI Bakal Batasi Chat Pemain Demi Jaga Marwah Karakter dan Seri Atelier

by Taufik
October 1, 2026
0

Developer Spiral AI ngumumin kalau RyzaChat AI, game chatbot RPG berbasis Atelier Ryza, bakal mulai membatasi input dari pemain lewat...

Developer sekaligus publisher ODD No ngumumin kalau versi offline Link! Like! Love Live! bakal dihapus dari Google Play dan App Store.

Game Mobile Link! Like! Love Live! Versi Offline Bakal Dihapus Karena Developer Bangkrut

by Taufik
September 30, 2026
0

Developer sekaligus publisher ODD No ngumumin kalau versi offline Link! Like! Love Live! bakal dihapus dari App Store dan Google...

Diablo Immortal akhirnya kedatangan event kolaborasi besar terbaru dengan serial komik Spawn garapan Todd McFarlane

Diablo Immortal Sudah Mulai Adakan Event Kolaborasi Besar dengan Spawn

by Fadhil
September 30, 2026
0

Diablo Immortal akhirnya kedatangan event kolaborasi besar terbaru dengan serial komik Spawn garapan Todd McFarlane.

Monster Hunter Outlanders kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis untuk akhir Oktober di platform Android dan iOS

Monster Hunter Outlanders Akhirnya Dipastikan Rilis Bulan Depan untuk Android dan iOS!

by Fadhil
September 29, 2026
0

Monster Hunter Outlanders kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis untuk akhir Oktober di platform Android dan iOS.

Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game

Opera GX Umumumkan Kolaborasi dengan Persona 5: The Phantom X yang Membawa Beragam Reward Menarik

by Fadhil
September 25, 2026
0

Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd