gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Komdigi Tunggu Arahan Presiden Prabowo Soal Rencana Pembatasan Game Online

Taufik by Taufik
November 12, 2025
in Berita, Industri
0
Komdigi masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto soal rencana pembatasan game online setelah kejadian SMAN 72.

Komdigi masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto soal rencana pembatasan game online setelah kejadian SMAN 72.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Komdigi masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto soal rencana pembatasan game online setelah insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta beberapa waktu lalu. Staf Ahli Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya Komdigi, Raden Wijaya Kusumawardhana, bilang hal itu masih tahap awal dan pihaknya menunggu petunjuk lebih lanjut dari Presiden. Pernyataan itu disampaikan saat ia menghadiri acara di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Sleman.

Wijaya menegaskan, apa pun kebijakan yang nantinya disampaikan Presiden akan langsung ditindaklanjuti sesuai dengan wewenang masing-masing unit di Komdigi. Untuk urusan yang berkaitan dengan game online, ia menyebut sudah ada Direktorat Jenderal Ekosistem Digital yang menangani hal itu secara khusus. Menurutnya, detail langkah atau bentuk kebijakan nantinya akan dijelaskan langsung oleh Menteri Komdigi.

Staf Ahli Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya Komdigi Raden Wijaya Kusumawardhana saat ditemui di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (11/11/2025). ANTARA/Luqman Hakim.

Ia juga menyinggung soal aturan yang sudah ada, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, atau yang dikenal dengan PP Tunas. Regulasi ini sebenarnya sudah mengatur batasan terhadap platform digital yang bisa berdampak negatif pada anak-anak. Jadi, kalaupun nanti ada langkah baru, Komdigi akan menyesuaikannya dengan aturan tersebut.

Menurut Wijaya, Komdigi juga bakal meminta penyelenggara platform digital untuk lebih memperhatikan aturan yang berlaku, terutama yang berkaitan dengan konten kekerasan. Ia bilang penting bagi semua pihak untuk berhati-hati dalam menampilkan konten yang bisa berdampak buruk pada anak. Namun, ia juga menekankan bahwa tindakan apa pun harus menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum, karena Komdigi tidak bisa bergerak sendiri tanpa dasar yang jelas.

Selain itu, Wijaya menyoroti pentingnya peran sektor pendidikan dalam mencegah munculnya konten kekerasan di dunia digital. Menurutnya, kerja sama lintas sektor jadi hal penting untuk menjaga ruang digital tetap aman, terutama bagi pelajar dan anak-anak.

Ia juga menambahkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sudah menegaskan ada tiga hal besar yang harus dihindari di sekolah, yaitu perundungan, radikalisme atau terorisme, dan kekerasan seksual. Komdigi, kata Wijaya, akan terus mendukung kebijakan nasional yang sejalan dengan perlindungan anak dan pembentukan ekosistem digital yang lebih sehat.

Sumber: ANTARA News

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Game OnlineIndonesiaKomdigiPemerintahPUBGSMAN 72
ShareTweetShare
Previous Post

Coffee Talk Tokyo Akhirnya Tetapkan Jadwal Rilis untuk Maret 2026

Next Post

Eks Bos PS: Kreativitas Butuh Kebebasan, Bukan Kontrol Perusahaan

Related Posts

Kazuma Kaneko saat ini tengah menyiapkan proyek game barunya yang dipastikan tidak lagi bergantung pada AI terutama dari sisi mekaniknya
Berita

Game Baru Kazuma Kaneko Dikonfirmasi Tidak Lagi Gunakan Gen AI

July 22, 2026
NVIDIA membagikan lebih banyak detail soal DLSS 5 setelah fitur ini sempat jadi perbincangan sejak pertama kali diperkenalkan.
Berita

NVIDIA Pamer Kontrol DLSS 5 untuk Developer, Tegaskan AI Tetap Jaga Visi Artistik

July 22, 2026
Perusahaan Sankei Digital dari Jepang baru saja mengumumkan kerjasama mereka dengan agensi Eliphant yang berbasis di Singapura
Berita

Sankei Digital Umumkan Kerjasama Strategis dengan Agensi Spesialis Gaming Eliphant

July 22, 2026
Artikel ini akan memberikan panduan yang sangat lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Digimon UP.
Android

Digimon UP Redeem Code – Ada Reward Gratis

July 22, 2026
BlackJack Studio berbagi ragam detail baru Langrisser: Sea of Sword termasuk penampakan gameplay perdana yang memukau
Android

Game Gacha ‘Langrisser: Sea of Sword’ Bagi Detail dan Penampakan Gameplay Perdana

July 22, 2026
Namun, mantan penulis Valve yang ikut mengerjakan Left 4 Dead, Chet Faliszek, punya pandangan yang cukup berbeda.
Berita

Mantan Karyawan Valve Sebut PlayStation Tinggalkan Disc Fisik Bukan Salah Sony, Tapi Karena Pilihan Pemain

July 22, 2026
Next Post
Eks Bos PS: Kreativitas Butuh Kebebasan, Bukan Kontrol Perusahaan

Eks Bos PS: Kreativitas Butuh Kebebasan, Bukan Kontrol Perusahaan

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd