POCO F8 Pro adalah tambahan produk terbaru di seri F dan hadir dengan tujuan yang jelas yaitu untuk tampil mengesankan. Sejak saat membuka boxnya, smartphone ini langsung menunjukkan kesan hebatnya. Pada kemasannya, POCO menonjolkan kalau ponsel ini ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite, dipasangkan dengan baterai besar 6210 mAh yang mendukung hingga 100W HyperCharge. Kombinasi ini menjanjikan raw power, ketahanan daya yang andal, dan performa setara flagship yang semuanya dikemas dalam perangkat yang terasa lebih premium dari harganya.

Desain dan Kualitas Build
Varian Titanium Silver yang kami uji menonjol dengan finishing matte yang ramping. Panel belakangnya memiliki warna perak yang lembut, sementara bagian sisinya memantulkan cahaya dengan rona perak yang lebih terang, memberikan kedalaman unik saat terkena cahaya alami. Bagian kamera yang menonjol dilengkapi dengan desain “jendela” plastik, yang terlihat lebih mencolok saat dipasangkan dengan casing yang kompatibel. Meskipun tonjolan kameranya cukup besar, ponsel ini bisa tetap diletakkan di permukaan datar tanpa goyang.

Meskipun F8 Pro sedikit lebih kecil daripada perangkat “Pro” pada umumnya, hal ini justru menjadi keuntungan. Ponsel ini mudah dimasukkan ke dalam saku, terasa ringan untuk penggunaan sehari-hari, dan nyaman digenggam dengan satu tangan tanpa membuat pergelangan tangan lelah. POCO berhasil mencapai keseimbangan antara kekokohan dan kenyamanan, membuat pengalaman penggunaan jangka panjang terasa menyenangkan.
Kualitas Layar
POCO F8 Pro hadir dengan layar AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz. Meskipun tergolong compact untuk perangkat “Pro”, layar ini memberikan kualitas visual yang mengesankan. Layarnya bisa mencapai kecerahan hingga 3500 nits, memastikan visibilitas tetap jelas bahkan di bawah sinar matahari langsung. Panel AMOLED menyajikan warna yang hidup, kontras yang dalam, dan kejernihan yang sangat baik saat menonton video resolusi tinggi. Corning Gorilla Glass 7i meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan benturan ringan.

Fitur yang menonjol adalah Wet Touch Display 2.0, yang membuat layar tetap responsif meskipun ada kelembapan. Baik jari yang sedikit basah maupun layar yang terkena tetesan air, akurasi sentuhan tetap terjaga, memberikan kenyamanan praktis bagi pengguna di daerah beriklim lembap atau saat berolahraga.
Performa Gaming
Snapdragon 8 Elite yang digunakan POCO F8 Pro dibangun pada proses 3nm dan dipasangkan dengan CPU octa-core yang terdiri dari dua prime core hingga 4.32GHz dan enam performance core hingga 3.53GHz. GPU Adreno dan mesin AI Qualcomm turut meningkatkan kapabilitas perangkat ini untuk gaming, multitasking, dan pekerjaan berat. Kamu juga mendapatkan konfigurasi 12GB RAM dan penyimpanan 256GB atau 512GB UFS 4.1, serta memori LPDDR5X untuk performa super cepat.

Selama pengujian gaming, POCO F8 Pro menunjukkan konsistensinya sebagai perangkat yang mampu menjalankan game pada setelan tinggi:
-
PUBG Mobile mengonsumsi sekitar 16% baterai setelah satu jam pada dua match dengan Ultra Graphics dan Ultra Framerate, menjaga stabil 60 FPS tanpa panas berlebih.
-
Wuthering Waves, yang terkenal menuntut karena render native-nya, mengonsumsi sekitar 40% baterai dalam satu jam pada Low Settings dengan 45 FPS lock. Game ini bisa berjalan di high settings 60 FPS, tetapi suhu meningkat signifikan. Pada setelan lebih rendah, game tetap stabil 40 FPS dengan suhu dingin.
-
Zenless Zone Zero menggunakan sekitar 28% baterai dalam satu jam pada pengaturan maksimum, berjalan mulus 60 FPS. Perangkat mulai hangat sekitar menit ke-45.
-
Honkai: Star Rail mengonsumsi sekitar 26% baterai dalam satu jam pada setelan tertinggi, stabil 60 FPS dengan transisi yang halus, dan waktu loading terasa cepat. Suhu tetap stabil.
-
Genshin Impact menggunakan sekitar 30% baterai selama satu jam pada pengaturan tertinggi dan berjalan konsisten, dengan sedikit hangat di menit ke-30.
-
Delta Force berjalan kuat, menggunakan 25% baterai selama satu jam dalam dua match pada HD graphics dan 120 FPS tanpa frame drop, meski terasa hangat sepanjang permainan.
Tugas non-gaming juga menunjukkan efisiensi yang baik. Streaming video 4K pada kecerahan maksimal dan refresh rate 120Hz selama satu jam hanya menggunakan sekitar 20% baterai.
Secara keseluruhan, POCO F8 Pro tampil sangat baik di skenario penggunaan berat, membuktikan kalau smartphone ini bisa menjalankan hampir semua game modern. Menurunkan pengaturan memang membantu suhu dan daya tahan, tetapi batas performanya tetap sangat mengesankan untuk kelasnya.
Sistem Kamera
POCO F8 Pro dilengkapi kamera utama 50MP dengan sensor Light Fusion 800, kamera telefoto 50MP, kamera ultrawide 8MP, dan kamera depan 20MP. Stabilisasinya bekerja dengan baik untuk foto maupun video, menghasilkan detail yang tajam di berbagai kondisi cahaya. Sistem kameranya cukup serbaguna untuk digunakan baik untuk foto kasual maupun perekaman video.
Audio

Speaker stereo yang disetel oleh Bose memberikan suara yang imersif dan detail. Dolby Atmos meningkatkan audio untuk gaming dan media, menyediakan petunjuk posisi yang jelas dalam game seperti PUBG dan Delta Force. Game dengan musik berat seperti Genshin Impact mendapatkan manfaat dari kejernihan suara yang sangat baik. Audio tetap tidak terdistorsi di volume tinggi. Tiga mikrofon memastikan perekaman suara yang jelas dan kualitas panggilan yang mulus, bahkan di lingkungan yang ramai.
Baterai dan Pengisian Daya

Baterai 6210 mAh, dipadukan dengan 100W HyperCharge, adalah salah satu sorotan utama perangkat ini. Mengisi daya dari 6% ke 100% memakan waktu sekitar 50 menit. Smart Charging dan Battery Protection membantu menjaga kesehatan baterai jangka panjang. Reverse charging hingga 22.5W memungkinkan ponsel ini menjadi sumber daya bagi perangkat lain. Mode Charge Boost bisa digunakan dalam keadaan darurat, tetapi menghasilkan panas yang cukup terasa. Secara keseluruhan, daya tahan baterai sangat baik di gaming, streaming, dan penggunaan sehari-hari.
Pengalaman Software dan Konektivitas
Dengan HyperOS 3, POCO F8 Pro memberikan pengalaman yang bersih dan mulus. Aplikasi bawaan seperti YouTube, Gmail, Google Maps, Instagram, Facebook, Mi Store, dan POCO Community bisa dihapus dengan mudah. Antarmuka menawarkan gesture swipe-down untuk notifikasi dan control center, multitasking yang halus, Floating Windows, dan Memory Extension untuk menambah virtual RAM. Pengguna bisa menikmati performa yang lancar bahkan dengan banyak aplikasi berjalan.
Ponsel ini mendukung dual SIM (Nano + Nano, Nano + eSIM, dual eSIM), WiFi 7, 5G, dan jangkauan yang stabil. Sensor sidik jari ultrasonik dalam layar cepat dan akurat. Sertifikasi IP68 memberikan ketahanan air dan debu. NFC berfungsi baik, Bluetooth lancar, dan GPS sangat presisi.
Nilai dan Kompetisi

POCO F8 Pro mengesankan dengan performa kuat di hampir setiap kategori. Meski tidak mendominasi area khusus seperti ponsel gaming ekstrem atau kamera flagship, perangkat ini tampil sangat solid dalam kualitas layar, audio, kamera, baterai, dan software. Kekurangan kecil seperti tidak adanya jack audio atau suhu saat gaming berat adalah kompromi kecil dibandingkan performa keseluruhannya. Ponsel ini bertujuan memberikan performa flagship tanpa harga flagship.
Kesimpulan

POCO F8 Pro adalah smartphone yang sangat direkomendasikan. Perangkat ini menawarkan performa setara flagship, kamera yang sangat baik, audio yang mengesankan, baterai yang tahan lama, serta fitur software yang berguna, dan ini semua bisa didapat dengan harga yang ramah di kantong. Tanpa mengandalkan gimmick, POCO F8 Pro membuktikan diri melalui performa yang lengkap dan bisa diandalkan. Bagi siapa pun yang mencari perangkat bertenaga, serbaguna, dan terjangkau, POCO F8 Pro sulit untuk dikalahkan.
Sayangnya untuk sementara ini belum ada harga resmi untuk region Indonesia. Tapi jika melihat patokan resmi yang diberi untuk region Malaysia, POCO F8 Pro yang termurah dibanderol dengan harga normal sekitar 10 juta rupiah. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
























Discussion about this post