gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Seorang Developer Bela Unreal Engine 5: “Bukan Salah Engine, Tapi Kondisi Industri”

Taufik by Taufik
February 20, 2026
in Berita, Industri
0
Denis Dyack, kreator Eternal Darkness, angkat bicara soal banyaknya game berbasis Unreal Engine 5 yang dianggap kurang optimal.

Denis Dyack, kreator Eternal Darkness, angkat bicara soal banyaknya game berbasis Unreal Engine 5 yang dianggap kurang optimal.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Denis Dyack, kreator Eternal Darkness dan Legacy of Kain, angkat bicara soal banyaknya game berbasis Unreal Engine 5 yang dianggap kurang optimal performanya. Dalam wawancara panjang bersama KiwiTalkz, Dyack menegaskan bahwa masalah performa bukan sepenuhnya kesalahan engine, melainkan cerminan kondisi industri game saat ini.

Dyack, yang kini juga mengerjakan proyek Deadhaus Sonata, menjelaskan bahwa Unreal Engine 5 adalah engine serba bisa. Namun optimalisasi sangat bergantung pada jenis game yang dibuat. Racing game, open-world RPG, dan game 2D punya kebutuhan teknis yang sangat berbeda. Tanpa pemahaman mendalam soal proyeknya sendiri, optimalisasi memang jadi hal yang sulit.

Ia juga menyoroti ukuran tim pengembang modern yang sangat besar. Dalam satu proyek bisa ada ratusan hingga ribuan orang, masing-masing fokus pada satu bagian kecil, seperti hanya mengerjakan rumput atau elemen visual tertentu. Masalahnya, koordinasi teknis menyeluruh jadi jauh lebih rumit. Tidak semua anggota tim punya pengalaman panjang, dan optimalisasi memang bukan pekerjaan mudah.

Menurut Dyack, realitas pahitnya banyak studio saat ini bahkan tidak punya waktu untuk benar-benar mengoptimalkan game. Selama game bisa berjalan dan dirilis, itu sudah dianggap cukup. Fokus lebih sering diberikan pada penambahan konten baru demi menarik pemain, sementara optimalisasi dianggap tidak memberikan dampak pemasaran yang langsung terasa.

Ia menyebut situasi industri dalam beberapa tahun terakhir sebagai semacam “extinction-level event”. Yang dimaksud adalah kegagalan kesepakatan besar senilai 2 miliar dolar antara Embracer Group dan Savvy Group pada 2023. Setelah kesepakatan itu gagal, saham Embracer anjlok dan perusahaan terpaksa melepas banyak studio serta membatalkan berbagai proyek.

Dampaknya terasa luas. Banyak prototipe game dengan dana besar tiba-tiba membanjiri pasar, membuat publisher lebih tertarik pada proyek yang sudah terlihat “matang”. Sementara itu, studio indie dan menengah kesulitan bersaing dan banyak yang akhirnya tutup. Dyack bahkan memperkirakan 50 hingga 70 persen developer indie dan mid-sized sudah tidak bertahan. Dalam konteks seperti itu, ia menegaskan lagi bahwa masalah performa game bukan sekadar soal engine, melainkan akibat tekanan dan krisis yang masih membayangi industri.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Denis DyackUnreal Engine 5
ShareTweetShare
Previous Post

Capcom Bagi Detail Lengkap Event Launching Resident Evil Requiem di Indonesia

Next Post

CyberConnect2 Juga Ingin Prioritaskan IP Originalnya Sendiri Daripada Game Lisensi Anime

Related Posts

Di ajang Indie Wavemakers, kami berkesempatan ngobrol eksklusif dengan Al Yang, Studio Creative Director di NeoBards Entertainment.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Al Yang – Membangun Game di Berbagai Belahan Dunia dan Bantu Developer Besar

July 14, 2026
Jay Armstrong adalah salah satu pendiri Massive Monster, studio di balik Cult of the Lamb, dan kami dapat kesempatan wawancara.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Jay Armstrong – Gimana Membangun Fans dan Membantu Developer Lain

July 14, 2026
Final Fantasy Resonance juga sukses bikin banyak penggemar JRPG penasaran. Game turn-based bergaya HD-2D ini akan makin bagus.
Android

Square Enix Bongkar Sulitnya Garap Final Fantasy Resonance, Disesuaikan Pixel demi Pixel

July 14, 2026
Seorang gamer Xbox asal Brasil dengan nama akun Ordo_Liberal berhasil memenangkan gugatan melawan Microsoft.
Berita

Gamer Menang Gugatan Lawan Microsoft Setelah Akun Kena Hack dan Semua Game Digital Hilang

July 14, 2026
Keputusan Sony untuk menghentikan produksi game dalam bentuk disc mulai 2028 masih memicu pro dan kontra di kalangan gamer.
Berita

Analis Sebut PlayStation Serba Digital Mirip Hilangnya CD Drive di PC, “Sekarang Sudah Tidak Ada yang Protes”

July 14, 2026
Palworld berhasil mencatat lebih dari 850 ribu pemain bersamaan di Steam hanya dalam waktu tiga hari setelah versi 1.0 dirilis.
Berita

Palworld Tembus 850 Ribu Pemain Bersamaan di Steam Setelah Rilis Versi 1.0

July 13, 2026
Next Post
Hiroshi Matsuyama selaku CEO CyberConnect2 mengungkapkan ambisinya dalam meracik IP original yang bisa mencapai kesuksesan mainstream

CyberConnect2 Juga Ingin Prioritaskan IP Originalnya Sendiri Daripada Game Lisensi Anime

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Clash of Critters.

Clash of Critters Redeem Code – Banyak Reward Gratis

by Taufik
July 10, 2026
0

Clash of Critters adalah game koleksi monster yang menghadirkan lebih dari 100 Tatari dengan desain unik serta penuh karakter dan...

Artikel ini akan memberikan panduan sangat lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code CookieRun Classic.

CookieRun Classic Redeem Code – Banyak Reward Gratis

by Taufik
July 9, 2026
0

CookieRun Classic mengajak pemain kabur dari Oven Penyihir bersama para Cookie lucu dalam game endless runner yang santai tapi tetap...

Setelah berhasil mencapai target pra-registrasi di 1 juta pemain, tidak lama lagi DIGIMON UP akhirnya sudah siap rilis di Android dan iOS

Game Mobile DIGIMON UP Dipastikan Siap Rilis Minggu Depan!

by Fadhil
July 9, 2026
0

Setelah berhasil mencapai target pra-registrasi di 1 juta pemain, tidak lama lagi DIGIMON UP akhirnya sudah siap rilis di Android...

Nintendo resmi mengumumkan bahwa Mario Kart Tour akan mengakhiri layanannya dalam waktu sekitar dua bulan lagi.

Mario Kart Tour Resmi Tutup September, Nintendo Tidak Siapkan Versi Offline

by Taufik
July 9, 2026
0

Nintendo resmi mengumumkan bahwa Mario Kart Tour akan mengakhiri layanannya dalam waktu sekitar dua bulan lagi. Lewat halaman FAQ resmi...

Square Enix baru saja mengumumkan kalau Final Fantasy VII Ever Crisis akan tutup server pada Oktober 2026 mendatang

Final Fantasy VII Ever Crisis Akan Tutup Server Setelah 3 Tahun Bertahan

by Fadhil
July 8, 2026
0

Square Enix baru saja mengumumkan kalau Final Fantasy VII Ever Crisis akan tutup server pada Oktober 2026 mendatang.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd