Developer asal Tiongkok, Yongshi, mengumumkan kalau Aether Gazer akan berhenti menerima update baru setelah versi 5.2 yang dijadwalkan rilis pada 1 Desember. Biasanya, kabar seperti ini berarti sebuah game live-service akan segera ditutup. Namun, Yongshi memastikan Aether Gazer bakal mengambil jalur yang berbeda.
Alih-alih langsung mematikan server, Yongshi memutuskan tetap menjalankan game lewat Companion Server setelah memasuki masa End of Service (EOS). Jadi, memang tidak akan ada lagi update atau konten baru setelah Desember nanti, tetapi pemain masih tetap bisa login dan memainkan semua konten yang sudah tersedia.
Dear Admin,
Thank you all very much for your continuous support and companionship throughout our journey with Aether Gazer.
By now, many of you may have seen the recent announcement from the CN server regarding the end of future updates. We know this has raised a lot of… pic.twitter.com/I4ftYjv1dr— Aether Gazer (@AetherGazerEN) July 23, 2026
Menurut Yongshi, Companion Server ini jadi langkah pertama mereka untuk menjaga pengalaman bermain Aether Gazer dalam jangka panjang. Server tersebut rencananya akan terus beroperasi hingga September 2031, sehingga pemain masih punya waktu bertahun-tahun untuk menikmati game ini meski pengembang sudah menghentikan pengembangannya.
Sebelum layanan Companion Server berakhir pada 2031, pihak publisher juga akan melihat apakah masa operasionalnya masih bisa diperpanjang. Kalau ternyata tidak memungkinkan, mereka akan mencari solusi lain, termasuk kemungkinan mengubah Aether Gazer menjadi client offline gratis yang bisa dimainkan tanpa perlu terhubung ke server. Detail lebih lengkap soal Companion Server dan rencana berikutnya akan dibagikan lewat update selanjutnya.

Belakangan ini memang semakin banyak game live-service dan gacha yang mengumumkan EOS. Karena itu, pembahasan soal bagaimana cara menjaga game-game tersebut tetap bisa dimainkan setelah layanannya berakhir juga semakin sering muncul di komunitas.
Topik ini juga sempat ramai setelah port offline buatan penggemar untuk NieR Re[in]carnation viral di X. Meski dibuat tanpa izin dari pemegang hak cipta, proyek tersebut memicu diskusi soal apakah developer seharusnya ikut bertanggung jawab menjaga game mereka tetap bisa dimainkan setelah EOS. Masih ada waktu sebelum Companion Server Aether Gazer benar-benar hadir, tetapi menarik untuk melihat bagaimana sistem ini berjalan nanti dan langkah apa lagi yang akan diambil Yongshi untuk menjaga game tersebut tetap hidup.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post