Keputusan Sony untuk menghentikan produksi game fisik baru mulai Januari 2028 masih terus menjadi perbincangan di industri game. Setelah sebelumnya menuai kritik dari sejumlah pengembang, kini CEO Ubisoft, Yves Guillemot, justru menyatakan dukungannya terhadap langkah tersebut. Menurutnya, transisi ke era digital bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.
Lebih dari tiga minggu sejak pengumuman itu dibuat, berbagai developer dan publisher mulai memberikan pendapat mereka. Meski beberapa perusahaan masih memilih diam, Ubisoft akhirnya ikut angkat bicara. Guillemot menyampaikan pandangannya saat sesi konferensi laporan keuangan perusahaan.
Dalam sesi tanya jawab tersebut, Guillemot ditanya mengenai pendapatnya soal keputusan Sony, termasuk apakah ia khawatir dengan dampak langsung maupun tidak langsung yang bisa muncul, seperti hilangnya pasar game bekas yang selama ini masih cukup besar di kalangan pemain.

Namun, Guillemot mengatakan dirinya tidak terlalu khawatir dengan masa depan industri game. Ia bahkan mencontohkan pasar PC, yang menurutnya justru berkembang pesat setelah beralih ke distribusi game yang sepenuhnya digital tanpa mengandalkan media fisik.
Menurut Guillemot, sistem serba digital juga bisa membantu menekan biaya produksi perangkat di masa depan. Dengan tidak lagi perlu mendukung media fisik, harga mesin atau konsol berpotensi menjadi lebih terjangkau sehingga lebih banyak orang bisa membelinya. Meski diakuinya tetap ada kelebihan dan kekurangan dari perubahan tersebut, ia menilai manfaatnya juga cukup besar.
Karena itu, Guillemot percaya keputusan Sony tidak akan memberikan dampak besar terhadap industri game secara keseluruhan. Baginya, perpindahan menuju distribusi digital adalah langkah yang wajar, sama seperti yang pernah terjadi di pasar PC, dan ia yakin perubahan ini tidak akan terlalu mengganggu perkembangan industri ke depannya.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post