Yu-Gi-Oh! WORLD CHAMPIONSHIP 2026 akhirnya resmi selesai dan para Duelist terbaik dari berbagai penjuru dunia sudah mendapatkan gelar juaranya masing-masing. Tahun ini, kompetisi kembali mempertandingkan empat kategori utama, yaitu RUSH DUEL dan SPEED DUEL dari Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS, Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL, serta TCG/OCG yang menggunakan kartu fisik.
Setelah pertandingan final selesai, kami mendapatkan kesempatan untuk mendengar langsung cerita dari para juara mengenai perjalanan mereka di turnamen, momen paling menentukan selama pertandingan, sampai rencana mereka setelah berhasil membawa pulang gelar World Champion.
Takuma Kitamura, RUSH DUEL Champion

Takuma Kitamura berhasil keluar sebagai juara dunia untuk kategori RUSH DUEL. Setelah pertandingan berakhir, Takuma mengaku sangat senang dengan hasil yang didapatkan. Bukan cuma karena berhasil menjadi juara, ia juga merasa pertandingan terakhirnya benar-benar seru untuk dimainkan.
Dari seluruh pertandingan yang dilewatinya, Takuma menyebut duel terakhir menghadapi Vic Viper sebagai yang paling sulit. Meski begitu, ketika ditanya soal keputusan yang menurutnya paling krusial dalam perjalanan menuju gelar juara, ia justru kembali mengingat pertandingan pertamanya. Saat itu, Takuma menggunakan deck Royal Demon’s dan berhadapan dengan HERO deck milik lawannya.
Momen penting terjadi ketika Wingman pertama muncul. Takuma memutuskan untuk tidak langsung mengaktifkan trap Shiny Shady dan memilih menyimpannya. Barulah ketika Wingman kedua keluar, trap tersebut akhirnya digunakan. Menurut Takuma, keputusan untuk menahan kartu tersebut menjadi salah satu play terbaik yang ia lakukan sepanjang turnamen.
Setelah menjadi World Champion, Takuma ternyata punya target yang cukup sederhana tetapi menarik. Selama mempersiapkan diri untuk turnamen ini, ia semakin memahami keseruan yang ditawarkan RUSH DUEL dan sekarang ingin membagikan pengalaman tersebut kepada lebih banyak orang.
Ia berharap gelar juaranya bisa membantu menarik lebih banyak pemain untuk mencoba RUSH DUEL. Takuma juga ingin ikut memperkenalkan bagaimana serunya format tersebut kepada orang-orang yang mungkin selama ini belum pernah mencobanya.
Snyffus, SPEED DUEL Champion

Snyffus kembali mencetak prestasi besar di Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS. Setelah menjadi juara SPEED DUEL, pemain asal Jerman tersebut memperkenalkan dirinya dengan status yang sekarang sulit disaingi, yaitu sebagai pemain pertama yang berhasil menjadi Duel Links World Champion dua kali berturut-turut.
Meski ini bukan pertama kalinya ia mengangkat gelar juara dunia, Snyffus mengaku pencapaiannya masih terasa surreal. Bahkan sesaat setelah menang, ia sendiri merasa belum benar-benar bisa mencerna kenyataan bahwa dirinya kembali menjadi World Champion.
Perjalanan di final juga jauh dari kata mudah. Snyffus mengatakan game pertama menjadi salah satu momen yang paling membuatnya khawatir karena lawannya berhasil melakukan counterpick dengan sangat baik. Kemungkinan tersebut sebenarnya sudah ia pikirkan sebelumnya, tetapi ia tetap merasa bahwa risiko yang diambil masih layak dicoba. Begitu melihat deck yang benar-benar dipilih lawannya, rasa khawatir itu sempat muncul.
Namun, Snyffus merasa salah satu hal terpenting adalah bagaimana dirinya bisa kembali tenang setelah game pertama. Ia tidak membiarkan hasil tersebut membuatnya terlalu takut memasuki game kedua dan justru berhasil mengirim counterpick yang menurutnya sempurna untuk menghadapi deck lawan. Kemampuannya untuk kembali fokus setelah berada dalam situasi sulit menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan tersebut.
Snyffus juga tidak menutupi bahwa keberuntungan ikut memainkan peran selama final. Menurutnya, ketika berhadapan dengan lawan sekuat yang ia hadapi di pertandingan terakhir, faktor tersebut memang menjadi bagian dari permainan. Pada akhirnya, semua berjalan sesuai harapannya dan ia berhasil kembali menjadi juara.
Menariknya, setelah menjadi juara tahun lalu, Snyffus juga sempat bertanya kepada dirinya sendiri mengenai apa yang harus dilakukan berikutnya. Jawabannya ternyata sederhana, mencoba menjadi juara lagi. Ia kemudian mencurahkan waktunya sepanjang season, berhasil finis di posisi pertama dalam perolehan poin, dan sekarang menutup semuanya dengan posisi pertama di World Championship.
Untuk sekarang, Snyffus ingin menikmati kemenangan tersebut terlebih dahulu sebelum menentukan langkah berikutnya. Namun ketika ditanya apakah dirinya bakal kembali mencoba mempertahankan gelar tahun depan, jawabannya jelas, ia masih akan berusaha sebaik mungkin untuk kembali.
Snyffus juga memberikan ucapan terima kasih kepada semua fans, teman, dan keluarganya yang terus memberikan dukungan. Menurutnya, pencapaian ini tidak akan mungkin diraih tanpa orang-orang yang selama ini berada di belakangnya.
Called By Army, MASTER DUEL Champion

Kategori Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL tahun ini dimenangkan oleh Called By Army yang diperkuat tiga pemain asal Korea Selatan. Tim tersebut terdiri dari Minsung Kim alias CER.Sana yang bertindak sebagai team leader, Jisuk Kim alias CER.subaduck, serta Hyunsoo Lee alias A1.cutesnail. Hyunsoo sendiri menjalankan tim terpisah bernama A1, sementara Minsung dan Jisuk berasal dari tim CER.
Bagi Called By Army, kemenangan kali ini terasa semakin spesial karena mereka sebelumnya sudah pernah mendekati gelar juara. Jisuk mengingat perjalanan mereka ketika berhasil mencapai Top 4 pada semifinal di Seattle. Saat itu, ia terus memikirkan kesalahan yang dilakukannya karena merasa kesalahan tersebut membuat tim tidak bisa melaju lebih jauh. Karena pengalaman tersebut, keberhasilan menjadi juara dunia kali ini terasa jauh lebih melegakan.
Minsung sebagai team leader juga tidak menyembunyikan rasa senangnya setelah timnya berhasil memenangkan turnamen. Namun target mereka ternyata tidak berhenti hanya dengan satu gelar. Setelah menjadi champion musim ini, Minsung berharap Called By Army bisa kembali menang tahun depan dan bahkan mempertahankan performa tersebut selama beberapa tahun ke depan.
Target yang disebutkan pun cukup ambisius. Minsung ingin timnya terus memenangkan championship setidaknya selama dua atau tiga tahun lagi, bahkan kalau memungkinkan sampai lima tahun ke depan. Setelah akhirnya berhasil mencapai puncak MASTER DUEL, mereka jelas belum berniat berhenti.
Minsung juga punya pesan menarik untuk para fans. Ia mengaku sebelumnya tidak pernah membayangkan dirinya sendiri akan menjadi World Champion. Selama ini, justru ia yang sering melihat dan mengagumi pemain lain ketika berhasil memenangkan championship. Sekarang setelah berada di posisi tersebut, ia berharap kemenangan Called By Army bisa menjadi bukti bahwa kerja keras memang bisa membawa pemain sampai ke level tertinggi.
Mario Angelo De Micco, TCG/OCG Champion

Mario Angelo De Micco dari Kanada menjadi nama terakhir yang berhasil mengamankan gelar World Champion tahun ini setelah memenangkan kategori TCG/OCG. Duelist yang berasal dari Montreal, Quebec tersebut mengaku perasaan terbesarnya setelah pertandingan selesai justru adalah lega. Menurut Mario, kemenangan tersebut terasa seperti beban besar yang akhirnya terangkat dari pundaknya.
Kemenangan Mario juga menambah daftar World Champion yang berasal dari Kanada. Meski sempat disebut sebagai kemungkinan juara dunia pertama dari negaranya, Mario langsung meluruskan bahwa Kanada sebenarnya sudah pernah memiliki World Champion sebelumnya. Pemain tersebut adalah Sehabi, yang ternyata merupakan salah satu temannya dan juga berasal dari Montreal. Artinya, sekarang Montreal sudah menghasilkan dua Yu-Gi-Oh! World Champion.
Perjalanan Mario menuju gelar juara juga sempat berada dalam situasi yang cukup sulit, terutama pada game kedua. Begitu melihat kartu yang didapatkannya, Mario mengaku sudah hampir langsung mengetahui bahwa dirinya kemungkinan besar akan kalah selama tangan lawannya cukup bagus. Ia mendapatkan dua starter, tetapi masalahnya ada tiga Imperm di tangannya.
Menurut Mario, Imperm sebenarnya masih cukup berguna menghadapi deck lawannya, tetapi jelas bukan kartu terbaik untuk situasi tersebut. Mendapatkan satu Imperm mungkin masih tidak menjadi masalah, tetapi ketika jumlahnya sampai tiga sekaligus, situasinya menjadi jauh lebih sulit. Momen tersebut sempat membuat pertandingan terlihat tidak berjalan sesuai keinginannya.
Meski sekarang sudah menyandang status World Champion, Mario tampaknya belum berniat menjauh dari kompetisi. Ia ternyata sudah memesan tiket untuk menghadiri YCS Paris. Sebelumnya Mario masih belum yakin apakah benar-benar akan pergi karena keputusannya bergantung pada bagaimana perasaannya setelah World Championship selesai. Setelah berhasil menjadi juara, ia sekarang tampaknya sudah mantap untuk berangkat dan berencana memesan tiket pesawat setelah pulang.
Terakhir, Mario memberikan ucapan terima kasih kepada semua orang yang sudah mendukung perjalanannya. Mulai dari fans, teman, keluarga, sampai mereka yang menyaksikan pertandingannya, semuanya disebut punya bagian dalam perjalanan yang akhirnya membawanya menjadi Yu-Gi-Oh! TCG/OCG World Champion 2026.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post