gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[GCAxTHGS25] Hands-On dan Wawancara Game Indonesia I Need Space Bersama Khayalan Arts!

Fadhil by Fadhil
October 21, 2025
in Artikel
0
Tim kami sempat berbincang dengan pimpinan Khayalan Arts sekaligus menjajal game barunya di gamescom asia x Thailand Game Show 2025

Tim kami sempat berbincang dengan pimpinan Khayalan Arts sekaligus menjajal game barunya di gamescom asia x Thailand Game Show 2025

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Pada ajang gamescom asia x Thailand Game Show 2025 akhir pekan kemarin, tim kami telah berkesempatan untuk berbincang dengan Elbert Lim (El) selaku pimpinan developer I Need Space dari Khayalan Arts, sebuah studio indie asal Jakarta, Indonesia. Lewat proyek terbarunya ini, Khayalan Arts mengajak pemain menjelajahi luar angkasa dalam petualangan yang hangat, penuh makna, namun tetap menyenangkan.

Elbert Lim

“Hai, nama saya El (Elbert Lim). Saya adalah head developer dari I Need Space buatan studio Khayalan Arts yang berbasis di Jakarta, Indonesia. I Need Space, bercerita tentang perjalanan seorang pengelana luar angkasa dan seekor kucing kosmik yang bersama-sama melakukan perjalanan melintasi galaksi untuk memecahkan pandemi galaktik.”

Mengangkat Tema Berat Tanpa Terasa Menggurui

Sama seperti karya sebelumnya yaitu Samudra yang membahas isu polusi laut, I Need Space juga membawa pesan bermakna dengan fokus pada lingkungan, yang kali ini lebih spesifiknya mengarah ke perubahan iklim. Tapi El menegaskan kalau tantangan terbesar bukan pada sisi teknisnya, melainkan pada bagaimana mereka menyampaikan pesan tersebut dengan cara yang tidak terasa menggurui.

“Tantangan dalam mengembangkan game ini adalah karena kami harus membicarakan topik yang cukup berat, yaitu tentang polusi. Seperti game kami sebelumnya yaitu Samudra yang membahas polusi laut, di game ini kami membicarakan perubahan iklim dan kesadaran yang ingin kami bawa lewat game ini. Dan menurut saya, tantangan utamanya adalah bagaimana kami bisa menyampaikan kalau ini bukan game yang menggurui, bukan game edukatif, tapi ini tetap game.”

El ingin menegaskan kalau I Need Space adalah game terlebih dahulu dan bukan sekedar media edukasi. Jadi memang perlu ada keseimbangan yang berusaha dicarinya bersama dengan tim developer.

“Tantangannya bagi kami adalah bagaimana menampilkan dan mempersembahkan game yang tetap terasa seperti game, bukan sesuatu yang mengedukasi atau berkhotbah. Kami hanya ingin berbagi kesadaran, dan kalau orang tertarik, maka kami bisa memberikan ajakan untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.”

Hands-On: Menyelami Luar Angkasa Bersama Kucing Kosmik

Kami tentunya juga berkesempatan untuk menjajal langsung gamenya di booth mereka. Dalam I Need Space, kamu bermain sebagai seorang Space Traveller yang terdampar bersama seekor Cosmic Cat misterius. Petualangan dimulai dengan membersihkan planet dari tumpukan sampah, yang mana sampah-sampah ini disebut Trinket dan bisa dikumpulkan untuk dijadikan dekorasi di rumahmu.

Tidak lama setelah memulai gamenya, Cosmic Cat jatuh dari langit dan kamu harus menyiapkan berbagai cara untuk menangkapnya. Setelah memberi makan si kucing dengan Rockstar, cahaya misterius muncul dari sumur dan sebuah Totem Terbang mulai berbicara yang memberimu misi untuk mencari lebih banyak Rockstar di bintang-bintang terdekat.

Dengan menyiapkan oksigen dan pesawat luar angkasa, kamu mulai menjelajahi tatanan bintang lain, menyalakan mercusuar kosmik untuk membersihkan kabut beracun, dan memecahkan serangkaian puzzle untuk menemukan planet baru. Setiap kali kamu berhasil memberi makan si kucing dengan Rockstar baru, gerbang antarbintang akan terbuka yang memungkinkanmu menjelajahi lebih banyak planet lagi.

Dari sesi bermain singkat yang kami coba, I Need Space terasa imut, penuh warna, dan memiliki kontrol yang solid. Desain puzzlenya intuitif karena tidak pernah terasa membingungkan, tapi tetap menantang dengan cara yang menyenangkan. Tema tentang membersihkan sampah dan mengubahnya menjadi sesuatu yang indah terasa sejalan dengan visi sang kreator yaitu membicarakan isu perubahan iklim dan kesehatan mental. Rasa “kesendirian” yang muncul di awal game berubah menjadi “memiliki tujuan” ketika kita bertemu Cosmic Cat yang seolah jadi sebuah simbol kuat tentang menemukan makna di tengah kehampaan.

Mengesampingkan impresi positif ini, versi demo yang kami mainkan masih terasa cukup linear. El sempat mengonfirmasi kalau versi finalnya akan memberi kebebasan lebih pada pemain untuk menentukan alur petualangan dan menjelajahi berbagai planet dengan caranya sendiri. Kami pribadi sangat penasaran bagaimana game ini nantinya menampilkan dampak dari aksi sendiri seperti membersihkan galaksi, menciptakan rumah baru dari sampah, dan melihat perubahan nyata di antara bintang-bintang.

Pesan untuk Para Pengembang dan Pemain

Saat ditanya apa nasihatnya untuk para developer game indie yang baru mulai, El memberikan jawaban yang sederhana tapi sangat penting:

“Untuk game indie baru, kita bicara di level awal ya, tapi saya pikir ini berlaku untuk semua level juga. Dan itu adalah: uji game kamu. Selesaikan dulu, lalu tes. Bawa ke tempat seperti Gamescom karena itu tempat terbaik. Hanya dengan berada di sini beberapa jam dan melihat bagaimana orang memainkan game kamu, mendapatkan feedback secara langsung, itu sangat berharga. Menurut saya itu pelajaran terbaik yang bisa kamu dapatkan. Kamu akan melihat feedback positif, negatif, semuanya secara real time. Jadi saran pertaam dan terbesar saya adalah: uji game kamu.”

El juga menyampaikan pesan khusus untuk para pemain yang mendukung game-game indie dengan makna mendalam:

“Terus dukung game-game seperti ini, yang tidak hanya tentang kesenangan, tapi juga punya lapisan makna yang ingin disampaikan. Seperti I Need Space, kami membicarakan tentang perubahan iklim dan juga menyentuh kesadaran tentang kesehatan mental. Saya harap game seperti ini semakin banyak. Saya melihat beberapa game di Gamescom yang juga melakukan hal serupa. Tapi saya pikir kita semua harus mendukung gerakan seperti ini, karena itu akan sangat membantu di masa depan.”

I Need Space meninggalkan kesan yang kuat. Sebuah game eksplorasi yang tenang namun bermakna, menggabungkan pesan lingkungan, kisah personal, dan visual yang menawan. Demo-nya menunjukkan potensi besar dan jika Khayalan Arts berhasil menghadirkan kebebasan eksplorasi seperti yang mereka janjikan, ini tentu bisa jadi salah satu game indie Indonesia paling berkesan dalam beberapa tahun ke depan. Jika penasaran, kamu sudah bisa wishlist gamenya sekaligus menjajal versi demonya langsung yang tersedia di Steam. 

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: gamescom asia x Thailand Game Show 2025Hands-OnI Need SpaceKhayalan Arts
ShareTweetShare
Previous Post

Chaos Zero Nightmare Redeem Code – Banyak Reward Menarik

Next Post

Metroidvania: Lu Masokis Kalo Suka Ribetnya Bulak-Balik!

Related Posts

Suikoden: The Anime akhirnya sudah resmi tayang mulai weekend kemarin yang hadir sebagai adaptasi anime untuk game JRPG ikonik Suikoden II
Artikel

Anime Suikoden II Sudah Tayang dengan Rating Sementara yang Relatif Mixed

October 5, 2026
Rangkuman wawancara kami dengan Martín Mittner dari Total Mayhem Games yang membahas tuntas soal game co-op puzzle We Were Here Tomorrow
Artikel

[TGS 2026] Wawancara We Were Here Tomorrow dengan Martín Mittner – Mengamati Beragam Aspek Game Puzzle Sci-Fi yang Keren!

September 24, 2026
[TGS 2026] Nyobain Persona 4 Revival – Kembali Dibuat Terpukau dengan Jatah Main yang Lebih Lama!
Artikel

[TGS 2026] Nyobain Persona 4 Revival – Kembali Dibuat Terpukau dengan Jatah Main yang Lebih Lama!

September 18, 2026
Game mobile populer Pokémon TCG Pocket akhirnya resmi mendapat dukungan bahasa Indonesia secara penuh
Artikel

Pokémon TCG Pocket Dapat Dukungan Bahasa Indonesia dan Kartu Pikachu Edisi Kemeja Batik!

September 14, 2026
Simak review kami untuk The Blood of Dawnwalker yang berhasil tampil menonjol sebagai pendatang baru ke genre open-world RPG
Artikel

Review The Blood of Dawnwalker – RPG yang Selalu Membuatmu Berpacu dengan Waktu!

Rangkuman dari sesi panel khusus Pokémon Pokopia bersama pihak developer di ajang PokémonXP 2026
Artikel

Diskusi Menarik Mengenai Pokémon Pokopia dan Temanya di Ajang PokémonXP 2026!

August 29, 2026
Next Post
Metroidvania: Lu Masokis Kalo Suka Ribetnya Bulak-Balik!

Metroidvania: Lu Masokis Kalo Suka Ribetnya Bulak-Balik!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini

Game Kartu ‘Digimon Alysion’ Akan Segera Buka Akses Pra-Registrasi Dalam Waktu Dekat!

by Fadhil
October 16, 2026
0

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini.

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile

Game Simulasi Idle ‘Gundam Blitz Order’ Resmi Diumumkan Untuk Android dan iOS

by Fadhil
October 15, 2026
0

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile.

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8 Desember mendatang

Game Petualangan Cyberpunk REPLACED Akan Rilis di Android Akhir Tahun Ini!

by Fadhil
October 14, 2026
0

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8...

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027

Azur Promilia Umumkan Open Beta Untuk Versi Inggris di Musim Panas 2027

by Fadhil
October 14, 2026
0

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027.

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Tembus 700 Ribu Pemain yang Ikut Unlock Beragam Reward Menarik

by Fadhil
October 13, 2026
0

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd