gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[GCAxTHGS25] Wawancara Monster Hunter Stories 3 dengan Capcom – Spotlight Abadi yang Masih Diberi ke Rathalos!

Fadhil by Fadhil
October 18, 2025
in Konsol, Nintendo Switch 2, PC, PlayStation 5, Wawancara, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Rangkuman wawancara kami dengan perwakilan Capcom mengenai Monster Hunter Stories 3 di gamescom asia x Thailand Game Show 2025

Rangkuman wawancara kami dengan perwakilan Capcom mengenai Monster Hunter Stories 3 di gamescom asia x Thailand Game Show 2025

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Seri spin-off Monster Hunter Stories akhirnya kembali mendapat chapter baru yang lebih strategis, emosional, dan sinematik lewat Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection. Demi mendalami pendekatan baru apa saja yang diambil Capcom untuk seri yang terlihat semakin mengesankan ini, tim kami telah terlibat dalam wawancara dengan Executive Producer Ryozo Tsujimoto dan Art Director Takahiro Kawano lewat ajang gamescom asia x Thailand Game Show 2025.

Executive Producer Ryozo Tsujimoto dan Art Director Takahiro Kawano

Stamina Gauge: Ide Lama yang Akhirnya Terealisasi

Salah satu perubahan besar di Monster Hunter Stories 3 adalah kehadiran stamina gauge untuk para hunter. Fitur ini memberikan pemain lebih banyak opsi manuver dan strategi dalam combat tanpa mengorbankan Kinship Gauge. Tsujimoto menjelaskan kalau ide ini sebenarnya sudah muncul sejak game pertama. “Kami sebenarnya sudah ingin menambahkan stamina gauge sejak game pertama. Tapi pada waktu itu, target pemainnya masih lebih muda, dan kami khawatir sistem ini akan terlalu rumit atau sulit untuk dikelola.”

Seiring bertambahnya usia pemain dan berkembangnya basis fans Monster Hunter yang jauh lebih masif, pihak developer merasa inilah waktu yang tepat untuk memberikan tantangan strategis yang lebih dalam. “Ini bukan soal membuat game menjadi lebih sulit, tapi memberikan pemain lebih banyak kedalaman, dan lebih banyak hal yang bisa dipikirkan selama jalannya pertarungan.” Jadi Stamina gauge dibuat untuk membuat sistem combatnya terasa lebih strategis, dan ketika pemain menang, kepuasannya juga akan terasa lebih kuat.

Kenapa Harus Rathalos Lagi?

Bagi para fans Monster Hunter Stories Rathalos bukan sekadar monstie, karena dia adalah simbol dari seluruh serinya yang juga memegang peran penting dalam cerita utama. Sejak game pertama, dia selalu menjadi wajah dari petualangan para Rider. Meski ada banyak pilihan lain, keputusan untuk tetap memakai Rathalos di Stories 3 sudah dibuat sejak awal pengembangan. “Sejak awal kami mulai merencanakan Stories 3, kami sudah tahu harus memilih Rathalos.”

Tsujimoto mengakui kalau sempat ada diskusi internal untuk mengganti ikon utama ini dengan monstie lain atau bahkan menciptakan monstie baru. Tapi semua pihak yang terlibat di tim mereka sepakat tidak ada yang bisa menggantikan peran Rathalos. “Rathalos selalu menjadi wajah seri Stories, mewakili ikatan antara Rider dan monstie mereka. Ikatan itu adalah sesuatu yang tidak ingin kami hilangkan.”

Tsujimoto juga menegaskan kalau meski Rathalos sudah sangat familiar bagi banyak pemain, cerita kali ini akan membuatnya terasa berbeda. “Percayalah kalau kali ini ceritanya sangat kaya dan menarik sehingga kalian bahkan mungkin lupa kalau Rathalos ada di pusat cerita ini.”

Narasi Lebih Dewasa, Visual Lebih Sinematik

Berbeda dari dua game sebelumnya yang banyak mengangkat semangat petualangan khas manga / anime shōnen, seri ketiga ini membawa nuansa yang lebih dewasa dan mendalam. Tsujimoto menjelaskan kalau mereka ingin memperkuat struktur cerita serta menggali pengalaman para karakter dengan sesuatu yang lebih kompleks. “Dalam Stories 1 dan 2, kami melihat dunia terutama dari sudut pandang Rider. Sementara di game ketiga ini, kami ingin membuat alur cerita yang lebih solid dan terstruktur, sesuatu yang bisa menggali pengalaman mereka dan dunia sekelilingnya dengan lebih dalam.”

Kawano kemudian menambahkan kalau arah seni dan presentasi visual juga mengikuti kedewasaan cerita. “Kali ini dunia dalam gamenya jauh lebih kompleks, jadi arah visualnya pun harus mencerminkan kematangan itu. Kami ingin sesuatu yang terasa epik dan lebih seperti film daripada seri.” Dengan latar dua kerajaan besar yang terlibat konflik ideologis, nuansa cerita menjadi lebih berat dan sinematik dibandingkan game sebelumnya.

Menjaga Jiwa Monster Hunter dalam JRPG

Tsujimoto tidak menutupi kalau JRPG bukan genre yang paling familiar bagi banyak tim di Capcom selain pengalaman lama mereka dengan Breath of Fire. Tapi Stories adalah kesempatan untuk menggabungkan dunia Monster Hunter dengan gaya bermain yang lebih naratif.  Meski begitu, satu hal yang tidak pernah berubah adalah fokus pada monster.

Tsujimoto menjelaskan, “Kuncinya adalah monster. Mereka selalu menjadi sorotan utama seri ini. Meskipun dunia ini bercerita tentang Rider, monster tetap berada di pusat segalanya sebagai ekosistem yang terhubung dengan manusia serta emosi yang mereka bangkitkan.”

Takahiro Kawano juga membagikan kalau latar dunia dalam Stories 3 terinspirasi dari keindahan alam dunia nyata. “Ya jawabannya adalah Switzerland. Dunia yang kalian lihat, terutama adegan awal dengan danau besar dan kastil, terinspirasi dari keindahan alam Swiss.” Inspirasi ini membuat dunia dalam game terasa lebih megah dan nyata, memperkuat nuansa sinematik yang menjadi arah utama seri ketiga ini bagi mereka yang ingin merasakan petualangan JRPG epik dengan dunia menawan.

Tema Kepunahan Rathalos dan Konflik Dua Kerajaan

Salah satu aspek paling menarik dalam cerita Stories 3 adalah ide kalau Rathalos yang merupakan ikon seluruh serinya dikatakan telah punah. Menurut Tsujimoto, hal ini bukan sekadar bumbu drama. “Kepunahan itu tidak hanya untuk efek dramatis, tapi memang terhubung langsung dengan tema utama game ini.”

Dia menjelaskan kalau dalam dunia ini terjadi fenomena mirip kristalisasi atau fosilisasi, dan dua kerajaan memiliki interpretasi yang berbeda terhadap peristiwa tersebut. Perbedaan pandangan ini menjadi sumber konflik ideologis yang memperkaya narasi. “Cerita ini mengeksplorasi perbedaan antara negara, kepercayaan, bahkan cara memahami monster itu sendiri. Ini adalah kisah tentang kontradiksi dan bagaimana manusia (dan monster) menghadapinya seiring waktu.”

Sistem Combat yang Lebih Cepat dan Dinamis

Berdasarkan feedback dari pemain game sebelumnya, Capcom memprioritaskan peningkatan tempo pertempuran. “Peningkatan terbesar ada pada tempo pertempuran. Pada game sebelumnya, banyak pemain merasa combat masih terlalu lambat, bahkan dengan opsi 2x atau 3x speed. Jadi kali ini, kami membuatnya jauh lebih cepat dan mulus.”

Selain itu, eksplorasi dunia juga dibuat lebih dinamis. Kini pemain kini bisa memanjat, terbang, dan berenang, sehingga medan yang ditempuh terasa lebih hidup sebagai bagian dari petualangan. Pemain juga bisa mengganti monstie secara real time untuk membuat pengalaman bertarung lebih fleksibel.

Karakter yang Lebih Matang dan Aktif

Tsujimoto menegaskan kalau perubahan desain karakter tidak hanya terjadi pada bentuk tubuh atau kepala, tapi pada keseluruhan presentasi. “Karena game ini lebih fokus pada nuansa JRPG, seluruh anggota party, kerja sama tim, dan ikatan, kami mendesain karakter dengan kepribadian dan cerita yang lebih kuat.” Dengan karakter yang lebih beragam, pemain diharapkan bisa lebih terhubung secara emosional dengan perjalanan mereka.

Jika di game sebelumnya Navirou berperan sebagai penerjemah emosi protagonis, kali ini peran itu bergeser. “Dalam Stories 1 dan 2, karakter utama tidak berbicara, jadi Navirou berfungsi sebagai penerjemah dan pemandu cerita. Tapi di Stories 3, protagonis akhirnya bisa berbicara. Rudy yang menggantikan peran Navirou lebih seperti partner dan pendukung daripada sekedar pemandu. Karakter utama sekarang adalah Rider berpengalamanm jadi dia tidak lagi butuh seorang ‘guru’.” Perubahan ini membuat dinamika cerita lebih seimbang antara protagonis dan karakternya.

Sistem Combat Ramah Pemula dan Tetap Strategis untuk Veteran

Tsujimoto menyadari kalau sistem combat berbasis turn based bisa terasa rumit bagi pemain baru. Karena itu, tim mereka telah membuat sistem tutorial yang komprehensif. “Kami ingin menciptakan sistem combat yang strategis tapi tetap menyenangkan. Setiap pertemuan dengan monster akan terasa seperti puzzle sendiri dan akan memberi pemain semacam ujian akan rencana, senjata, pemilihan item, dan lain sebagainya”

Selain itu, pemulihan setelah pertempuran kini dibuat otomatis, sehingga pemain tidak perlu khawatir terus-menerus mengatur persediaan resource penting. Tujuannya adalah mengurangi stres dan menjaga pengalaman bermain tetap seru.

Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection akan dirilis untuk PS5, Xbox Series, Switch 2, dan juga PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk memantau segala informasi terupdate.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: CapcomGamescom Asiagamescom asia x Thailand Game Show 2025InterviewMonster Hunter Stories 3: Twisted ReflectionNintendo Switch 2PCPS5Thailand Game ShowWawancaraXbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

[GCAxTHGS25] Wawancara PRAGMATA dengan Capcom – Dari Penundaan ke Kesempurnaan

Next Post

[GCAxTHGS25] Wawancara Onimusha: Way of the Sword dengan Satoru Nihei dan Akihito Kadowaki – Menempa Ulang Onimusha untuk Generasi Sekarang

Related Posts

Pada September, tim hukum Denuvo resmi menggugat voices38, hacker atau kelompok hacker yang dalam beberapa bulan terakhir cukup aktif.
Berita

Grup Cracker DenuvOwO Hypervisor Dikabarkan Bubar Setelah Denuvo Gugat voices38

September 28, 2026
Ada kabar menarik dari Football Manager 27 dimana seri terbaru besutan Sports Interactive ini bakal mendukung bahasa Indonesia untuk versi PC
Berita

Football Manager 27 Bakal Dukung Bahasa Indonesia di PC Menurut Halaman Steam

September 28, 2026
Bandai Namco belum lama ini mengumumkan rencana penutupan server online SYNDUALITY yang kemudian diikuti dengan ketersediaan versi offline
Berita

SYNDUALITY Echo of Ada Akan Tutup Layanan Online Tahun Depan dan Dapatkan Versi Offline

September 28, 2026
GTA 6 tinggal kurang dari dua bulan lagi sebelum rilis di PlayStation 5 dan Xbox Series, tapi pembicaraan soal platform lain sudah mulai ramai. Di mobile memungkinkan?
Berita

Mantan Orang Rockstar Bilang GTA 6 Bisa Jalan di Mobile, Jadikan Cyberpunk 2077 Contoh

September 28, 2026
Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game
Android

Opera GX Umumumkan Kolaborasi dengan Persona 5: The Phantom X yang Membawa Beragam Reward Menarik

September 25, 2026
CONTROL Resonant resmi rilis, dan seperti yang mungkin sudah bisa ditebak, versi bajakannya juga langsung mulai beredar. Tapi jangan bajak.
Berita

CONTROL Resonant Sudah Dibajak, Tapi Banyak “Petani” Malah Pilih Beli Buat Dukung Remedy

September 25, 2026
Next Post
Kami wawancara dengan Akihito Kadowaki dan Satoru Nihei pada ajang Thailand Game Show 2025 untuk bahas Onimusha: Way of the Sword.

[GCAxTHGS25] Wawancara Onimusha: Way of the Sword dengan Satoru Nihei dan Akihito Kadowaki - Menempa Ulang Onimusha untuk Generasi Sekarang

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game

Opera GX Umumumkan Kolaborasi dengan Persona 5: The Phantom X yang Membawa Beragam Reward Menarik

by Fadhil
September 25, 2026
0

Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game.

Artikel ini akan memberikan panduan yang sangat lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Aniimo.

Redeem Code Aniimo – Banyak Reward Gratis

by Taufik
September 24, 2026
0

Aniimo adalah game open world action RPG yang cukup seru dengan eksplorasi dengan mengumpulkan berbagai makhluk serta memperkuatnya dan kamu...

Silver Palace akan kembali mengadakan Technical Test terbaru untuk proses optimalisasi sebelum perilisan versi finalnya

Silver Palace Kembali Buka Pendaftaran untuk Sesi Technical Test Terbaru

by Fadhil
September 23, 2026
0

Silver Palace akan kembali mengadakan Technical Test terbaru untuk proses optimalisasi sebelum perilisan versi finalnya.

Tidak lama lagi server global game gacha Heaven Burns Red akan kedatangan event kolaborasi terbaru dengan Persona 5

Heaven Burns Red Versi Global Siap Kedatangan Event Kolaborasi Persona 5 di Oktober 2026

by Fadhil
September 23, 2026
0

Tidak lama lagi server global game gacha Heaven Burns Red akan kedatangan event kolaborasi terbaru dengan Persona 5,

Persona 5: The Phantom X akan memulai event kolaborasi dengan Persona 3 Portable yang sukses mengundang hype besar pada 24 September

Persona 5: The Phantom X Siap Mulai Kolaborasi Besar dengan Persona 3 Portable Minggu Ini!

by Fadhil
September 22, 2026
0

Persona 5: The Phantom X akan memulai event kolaborasi dengan Persona 3 Portable yang sukses mengundang hype besar pada 24...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd