WFS baru saja mengumumkan kalau Heaven Burns Red telah memasuki babak terakhir dari cerita utamanya. Melalui sebuah pesan dari produser Yohei Kakinuma, tim developer mengungkapkan bagaimana kerangka cerita utama yang ditulis oleh Jun Maeda sebenarnya telah rampung sejak 19 Maret 2019. Kisah tersebut merupakan proyek game original pertama Maeda dalam 13 tahun dan sejak awal memang dirancang sebagai cerita berskala besar yang terbagi menjadi enam chapter.
Menurut Kakinuma, proses pengembangan menuju titik ini tidak berjalan mudah. Seiring jalannya proses, cara penyampaian cerita terus berkembang demi menghadirkan pengalaman bermain yang lebih baik, sementara para karakter juga tumbuh jauh melampaui konsep awal sehingga dapat digambarkan dengan lebih mendalam. Dia menegaskan kalau dukungan para pemain menjadi salah satu faktor yang memungkinkan tim terus menyempurnakan kualitas cerita dan penyajiannya.
— ヘブンバーンズレッド公式 (@heavenburnsred) August 2, 2026
Meski cerita utama kini memasuki chapter terakhir, WFS menegaskan kalau Heaven Burns Red tidak akan tutup server (EOS) begitu saja. Mereka masih mengeksplorasi seperti apa bentuk dan durasi chapter penutup tersebut, dan berjanji akan mencurahkan seluruh kemampuan mereka untuk menghadirkan akhir yang layak bagi karya Jun Maeda. Menurut mereka, justru karena adanya akhir, maka sebuah kisah bisa menjadi sesuatu yang indah dan terus dikenang.
Menutup pesannya, Kakinuma ikut membeberkan kalau adegan terakhir Heaven Burns Red sebenarnya sudah siap, dan kini timnya hanya tinggal melangkah menuju momen tersebut. Dia mengajak para pemain untuk terus mendampingi perjalanan para anggota Seraph Squad hingga akhir, dan bagaimana mereka juga berkomitmen akan terus mendukung gamenya meski sudah mencapai konkslusi yang selama ini dinanti.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post