gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Nyobain Captain Tsubasa 2: World Fighters – Makin Brutal, Intens, Ada Indonesia Coy!

Taufik by Taufik
July 7, 2026
in Berita, Konsol, PC, PlayStation 5, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Namun dari sesi preview Captain Tsubasa 2: World Fighters yang kami coba, rasanya kali ini bukan hanya soal efek visual.

Namun dari sesi preview Captain Tsubasa 2: World Fighters yang kami coba, rasanya kali ini bukan hanya soal efek visual.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Seri Captain Tsubasa sudah lama dikenal sebagai game sepak bola yang penuh aksi bombastis. Tendangan yang melesat seperti roket, duel udara yang berlebihan, sampai penyelamatan kiper yang nyaris mustahil selalu menjadi daya tarik utamanya. Namun dari sesi preview Captain Tsubasa 2: World Fighters yang kami coba, rasanya kali ini bukan hanya soal efek visual yang semakin keren. Ada banyak sistem baru yang membuat pertandingan terasa jauh lebih strategis tanpa menghilangkan identitas khas seri ini.

Preview yang kami mainkan memang belum menghadirkan seluruh konten final, tetapi isinya sudah cukup padat. Mulai dari sebagian mode cerita, pertandingan offline, fitur kustomisasi karakter yang ternyata sangat lengkap, hingga berbagai sistem gameplay baru yang benar-benar mengubah cara bermain dibandingkan seri-seri sebelumnya.

World Youth Hadir dengan Sentuhan Baru

Sesi preview memberikan akses ke sebagian mode cerita NEWSTARS, yang mengajak pemain mengikuti beberapa pertandingan dari arc World Youth milik Captain Tsubasa. Pertandingan yang tersedia selama preview mempertemukan Jepang melawan Thailand Youth, Saudi Arabia Youth, dan China Youth.

Menariknya, game ini tidak sekadar mengadaptasi manga secara mentah dari panel ke panel. Jalan ceritanya terasa seperti interpretasi baru dari kisah World Youth. Selain Main Episode sebagai cerita utama, terdapat juga SIDE Scenario dan LINK Scenario yang memperlihatkan berbagai kejadian di balik layar selama cerita berlangsung.

Episode tambahan tersebut bisa dibuka dengan menyelesaikan Episode Challenge ketika memainkan pertandingan di mode cerita. Setelah terbuka, pemain akan mendapatkan berbagai interaksi baru dengan tim rival maupun karakter pendukung. Selain itu, berbagai episode tersebut juga secara bertahap mengajarkan teknik baru serta membuka kemampuan tersembunyi dari para karakter. Bahkan terdapat satu cutscene spesial yang hanya bisa dilihat langsung di dalam game.

Walaupun bagian cerita yang bisa dimainkan masih cukup sedikit, kesannya sudah sangat positif. Bagi penggemar lama Captain Tsubasa, mode ini terasa seperti alasan baru untuk kembali menikmati kisah World Youth yang sudah sangat familiar, sekaligus menemukan berbagai percakapan dan skenario baru yang sebelumnya tidak pernah ada di cerita aslinya.

Setelah menyelesaikan beberapa pertandingan maupun bagian cerita, pemain juga akan memperoleh item dan mata uang dalam game. Sayangnya pada versi preview ini toko masih belum tersedia sehingga belum bisa diketahui item apa saja yang nantinya dapat dibeli menggunakan hadiah tersebut.

Offline Match Sudah Sangat Lengkap, Indonesia Ikut Meramaikan

Di luar mode cerita, preview juga menghadirkan Offline Match yang isinya ternyata cukup mengejutkan untuk ukuran versi awal. Pemain bisa langsung memilih 14 tim nasional dari total 22 negara yang nantinya hadir di versi penuh. Seluruh pemain, Signature S-Moves, stadion, hingga berbagai pilihan seragam sudah bisa digunakan. Mode ini juga mendukung pertandingan melawan kecerdasan buatan maupun multiplayer lokal, lengkap dengan opsi mengaktifkan atau mematikan aturan Golden Goal.

Untuk ukuran sebuah preview, kontennya terasa sangat melimpah. Pemain bisa langsung mencoba berbagai kombinasi tim dan bereksperimen dengan Signature Moves tanpa harus lebih dulu menyelesaikan mode cerita. Sebagai perwakilan Asia Tenggara, Thailand dan Indonesia sama-sama tersedia sebagai tim yang bisa dimainkan.

Sebagai pemain asal Indonesia, tentu menjadi kejutan yang menyenangkan melihat Indonesia akhirnya kembali hadir sebagai salah satu tim nasional yang bisa dimainkan di game Captain Tsubasa modern. Tim ini dipimpin oleh kiper Jawato sebagai kapten, sehingga memberikan nuansa yang cukup menarik saat membawa Indonesia bertanding melawan negara-negara lain.

Sayangnya, jika dibandingkan dengan beberapa negara lain yang tersedia di preview, Indonesia masih terasa sedikit kurang menonjol. Thailand misalnya, langsung tampil mencolok berkat Signature Moves yang sangat khas seperti Elephant Tackle hingga berbagai tendangan yang terinspirasi dari sepak takraw. Semua teknik tersebut benar-benar menggambarkan gaya Captain Tsubasa yang berlebihan namun tetap seru untuk dimainkan.

Sementara itu Indonesia belum terlihat memiliki teknik khas yang benar-benar mampu membuat tim ini terasa unik di atas lapangan. Memang sedikit disayangkan, tetapi di sisi lain hal tersebut cukup masuk akal. Dalam manga aslinya, Indonesia memang tidak pernah digambarkan sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola dunia. Jadi interpretasi game ini tetap setia terhadap materi sumber dibandingkan sekadar memberikan peningkatan kemampuan secara berlebihan.

Kustomisasi Karakter Ternyata Sangat Detail

Salah satu kejutan terbesar selama mencoba preview ini justru datang dari sistem kustomisasi karakternya. Mode Player Edit memberikan kebebasan yang luar biasa dalam membuat karakter original untuk mode New Stars. Hampir seluruh bagian wajah dapat diatur secara detail, mulai dari bentuk mata, wajah, pipi, hingga pilihan rambut yang jumlahnya benar-benar sangat banyak.

Menariknya lagi, beberapa bagian rambut mengambil inspirasi dari karakter-karakter yang sudah ada di seri Captain Tsubasa. Artinya pemain bisa membuat karakter yang tampil mirip tokoh favorit atau justru menciptakan pemain sepak bola baru dengan penampilan yang benar-benar berbeda.

Hal pertama yang langsung mencuri perhatian adalah jumlah pilihan gaya rambutnya. Opsinya jauh lebih banyak daripada yang dibayangkan, sehingga proses membuat karakter terasa jauh lebih dalam dibandingkan hanya memilih beberapa preset saja.

Kustomisasi juga tidak berhenti pada penampilan. Pemain bebas mengatur berbagai teknik yang digunakan oleh karakter masing-masing. Ingin menggunakan Eagle Shot atau lebih memilih Tiger Shot, semuanya bisa disesuaikan. Setiap teknik memiliki karakteristik berbeda. Ada yang memiliki kekuatan lebih besar, ada yang bergerak lebih cepat, dan ada pula yang menawarkan performa berbeda sesuai situasi pertandingan.

Menariknya lagi, tidak ada satu teknik yang terasa sebagai pilihan terbaik secara mutlak. Sistem ini justru mendorong pemain membangun karakter sesuai gaya bermain masing-masing. Menu Team Edit juga sama lengkapnya. Formasi, susunan pemain, kemampuan karakter, hingga teknik yang digunakan penjaga gawang dapat diatur sesuka hati. Kebebasan ini membuat pemain bisa membangun tim impian sebelum turun ke lapangan.

Gameplay Kini Tidak Hanya Mengandalkan Super Shot

Captain Tsubasa memang selalu identik dengan aksi anime yang spektakuler. Namun perubahan terbesar kali ini justru datang dari bagaimana game menghadirkan lapisan strategi di balik semua efek dramatis tersebut.

Sistem baru yang paling terasa adalah duel taktik antara penyerang dan penjaga gawang. Setiap kali pemain melakukan tembakan, pertandingan langsung berubah menjadi duel prediksi. Penyerang harus memilih satu dari enam arah tembakan yang tersedia, sementara penjaga gawang mencoba menebak ke mana bola akan mengarah.

Menurut pengalaman selama preview, melakukan Perfect Save sebagai penjaga gawang sebenarnya cukup mudah karena arah bola masih bisa diperkirakan dari pergerakannya. Jika prediksi penjaga gawang tepat, stamina yang berkurang hanya sedikit. Jika tebakannya meleset sedikit, stamina akan berkurang dalam jumlah sedang. Namun apabila salah menebak sepenuhnya, stamina akan terkuras cukup besar.

Begitu stamina penjaga gawang benar-benar habis, kondisi BREAK akan aktif. Efeknya cukup signifikan karena batas maksimum stamina penjaga gawang akan terus berkurang hingga pertandingan selesai.

Sistem ini menciptakan permainan psikologis yang cukup menarik. Pemain tidak lagi hanya mengandalkan tendangan terkuat setiap saat, tetapi juga perlu mencampur arah tembakan, mencari posisi yang tepat, dan secara perlahan menguras stamina penjaga gawang sebelum memberikan pukulan terakhir. Hasil akhirnya terasa cukup strategis tanpa menghilangkan tempo cepat khas Captain Tsubasa.

Chain System Membuat Babak Kedua Semakin Gila

Perubahan besar lainnya hadir melalui Chain System. Sistem ini memberikan hadiah kepada pemain yang mampu menjaga momentum serangan. Menggiring bola melewati lawan, menggunakan S-Moves dengan sukses, hingga merangkai berbagai aksi menyerang akan meningkatkan Chain Level tim.

Semakin tinggi Chain Level, semakin kuat pula kekuatan tembakan yang dihasilkan. Selain itu proses mengisi serangan kuat juga menjadi jauh lebih cepat.

Namun momentum tersebut tidak akan bertahan selamanya. Begitu kehilangan penguasaan bola, seluruh Chain Level langsung berpindah ke tim lawan. Akibatnya pertandingan selalu dipenuhi perubahan momentum yang sangat cepat. Satu kesalahan kecil bisa langsung membuat lawan memperoleh keuntungan besar.

Sistem ini membuat pertandingan terasa semakin agresif karena pemain terus didorong untuk mempertahankan tekanan kepada lawan. Babak kedua bahkan terasa jauh lebih menegangkan karena biasanya kedua tim sudah memiliki Chain Level yang sangat tinggi. Situasi tersebut membuat hampir setiap serangan berpotensi menghasilkan peluang berbahaya.

Signature Moves Tetap Jadi Daya Tarik Utama

Tentu saja Captain Tsubasa tidak akan lengkap tanpa berbagai teknik ikoniknya. Seluruh karakter tetap memiliki Super Moves yang bisa digunakan ketika indikatornya sudah penuh. Mulai dari Super Shot, teknik menggiring bola, umpan jarak jauh, serangan udara, tekel, hingga blok bertahan semuanya kembali hadir dengan animasi yang sangat dramatis.

Setiap teknik juga memiliki fungsi berbeda dalam gameplay. Ada yang memberikan kerusakan stamina lebih besar kepada penjaga gawang, ada yang bergerak lebih cepat, dan ada pula yang membuka peluang mencetak gol dengan lebih mudah.

Tembakan biasa juga bisa berkembang menjadi teknik yang lebih kuat setelah diisi terlebih dahulu. Selain itu kombinasi umpan silang dan penyelesaian melalui tendangan voli di udara tetap menjadi salah satu momen paling memuaskan karena tampil persis seperti adegan di anime.

Game ini juga memperkenalkan Miracle Moves yang membuat pertandingan semakin tidak bisa ditebak. Penjaga gawang terkadang mampu melakukan Miracle Save ketika stamina mereka sudah berada di titik yang sangat kritis. Selain itu beberapa tim juga memiliki Miracle Team Action yang hanya akan aktif apabila syarat tertentu selama pertandingan berhasil dipenuhi.

Sesuai namanya, momen tersebut memang sangat langka. Terutama Miracle Save dari penjaga gawang yang benar-benar jarang muncul selama sesi preview.

Masih Ada Beberapa Hal yang Perlu Diseimbangkan

Setelah menghabiskan waktu sekitar dua jam bersama versi preview ini, sistem gameplay barunya memang terasa jauh lebih strategis. Namun masih ada beberapa mekanisme yang menurut saya membutuhkan penyempurnaan sebelum versi final dirilis.

Hal yang paling terasa adalah cara mencetak gol. Dari pengalaman selama bermain, strategi paling efektif sering kali hanyalah terus menembak ke arah penjaga gawang. Setiap tembakan, bahkan teknik biasa tanpa menggunakan Super Moves, tetap mengurangi stamina penjaga gawang sedikit demi sedikit. Karena itu strategi terbaik sering kali berubah menjadi terus melakukan tembakan sebanyak mungkin hingga penjaga gawang mengalami BREAK. Setelah kondisi tersebut terjadi, mencetak gol menjadi jauh lebih mudah.

Sistem ini memang sesuai dengan konsep stamina penjaga gawang yang baru, tetapi tetap muncul pertanyaan apakah nantinya pemain hanya akan mengandalkan spam tembakan selama pertandingan berlangsung. Ada beberapa momen ketika membangun serangan yang rapi justru terasa kurang efektif dibandingkan terus menguji stamina penjaga gawang dari berbagai kesempatan.

Sistem merebut bola juga terkadang cukup membuat frustrasi, walaupun justru di situlah letak tantangannya. Pemain memiliki dua pilihan saat bertahan, yaitu melakukan tekel biasa atau mengisi tekel yang lebih kuat menggunakan perintah berbeda. Menariknya, kedua aksi tersebut saling berhubungan.

Apabila pemain lebih dulu melakukan tekel lalu lawan memberikan respons yang tepat dengan aksi penangkalnya, maka lawan akan memenangkan duel tersebut. Sebaliknya, jika lawan salah membaca situasi, pemainlah yang akan berhasil merebut bola. Waktu menjadi faktor yang sangat menentukan.

Konsep yang sama juga berlaku ketika menyerang. Menggunakan dribel terlalu cepat dapat membuat pemain kehilangan bola apabila lawan berhasil memberikan respons yang tepat. Sistem ini terasa seperti permainan batu, gunting, kertas, di mana kemampuan membaca lawan sama pentingnya dengan statistik karakter yang digunakan.

Ada beberapa momen ketika terus salah menebak membuat pertandingan terasa cukup menyebalkan. Namun di sisi lain, duel satu lawan satu seperti inilah yang justru menghasilkan momen paling menegangkan selama bermain. Ketika kedua pemain sama-sama memahami mekanismenya, setiap duel benar-benar terasa intens.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Captain Tsubasa 2: World Fighters terasa sebagai langkah maju yang cukup besar bagi seri ini. Walaupun baru mencoba sebagian kecil kontennya, reinterpretasi cerita World Youth, konten Offline Match yang sangat melimpah, serta sistem kustomisasi karakter yang jauh lebih dalam langsung menunjukkan bahwa game ini menawarkan lebih dari sekadar pertandingan sepak bola anime penuh efek dramatis.

Sistem gameplay baru, terutama duel prediksi melawan penjaga gawang dan Chain System, berhasil memberikan lapisan strategi yang menyegarkan tanpa menghilangkan aksi cepat yang sudah menjadi identitas Captain Tsubasa selama bertahun-tahun. Walaupun begitu, masih ada beberapa mekanisme yang menurut saya membutuhkan penyeimbangan, terutama sistem stamina penjaga gawang yang saat ini mendorong pemain terus melakukan tembakan hingga BREAK terjadi, serta sistem tekel yang terkadang terasa cukup menyebalkan karena sangat bergantung pada timing dan kemampuan membaca lawan.

Pada akhirnya, Captain Tsubasa 2: World Fighters terasa seperti game yang tidak hanya cocok untuk penggemar lama Captain Tsubasa. Penggemar sepak bola, pemain baru yang belum pernah mengikuti serinya, bahkan mereka yang biasanya tidak terlalu menyukai game sepak bola pun rasanya masih bisa menikmati game ini. Kontrolnya mudah dipelajari, gameplay-nya gampang dipahami, dan yang paling penting, game ini benar-benar terasa menyenangkan untuk dimainkan.

Captain Tsubasa 2: World Fighters akan rilis pada 28 Agustus. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Bandai Namco EntertainmentCaptain Tsubasa 2: World FightersIndonesiaPreview
ShareTweetShare
Previous Post

Game Mobile Rhythm ‘hololive Dreams’ Siap Rilis Bulan Ini!

Next Post

Wawancara Captain Tsubasa 2: World Fighters dengan Soya Mikumo – Bahas Gameplay Baru, Lebih Spektakuler, Indonesia Juga Bisa Menang!

Related Posts

Simak review kami untuk Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok yang berlimpah konten serta perombakan esensial untuk game utamanya
Konsol

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – Kesempurnaan yang Hanya Tertahan Variasi!

Wawancara Captain Tsubasa 2: World Fighters dengan Soya Mikumo - Bahas Gameplay Baru, Lebih Spektakuler, Indonesia Juga Bisa Menang! | GamerWK
PC

Wawancara Captain Tsubasa 2: World Fighters dengan Soya Mikumo – Bahas Gameplay Baru, Lebih Spektakuler, Indonesia Juga Bisa Menang!

July 7, 2026
hololive Dreams kini sudah dipastikan siap rilis global untuk Android dan iOS pada 23 Juli mendatang
Android

Game Mobile Rhythm ‘hololive Dreams’ Siap Rilis Bulan Ini!

July 7, 2026
Xbox resmi mengumumkan gelombang restrukturisasi besar yang sudah ramai diperbincangkan sebelumnya. 3,200 karyawan kena PHK.
Berita

Xbox PHK 3.200 Karyawan, Lepas Empat Studio dan Lakukan Restrukturisasi Besar

July 7, 2026
Berikut ini adalah rangkuman wawancara terbaru kami dengan perwakilan beberapa developer Capcom untuk Monster Hunter Stories 3
Berita

[EKSKLUSIF] Wawancara Monster Hunter Stories 3 dengan Capcom – Bahas Lebih Dalam Mengenai Proses Kreatif Uniknya!

July 7, 2026
Wizardry Variants Daphne baru saja mengumumkan event kolaborasi spesial dengan MMORPG legendaris Final Fantasy XI dari Square Enix
Android

Wizardry Variants Daphne Umumkan Kolaborasi Besar dengan Final Fantasy XI

July 7, 2026
Next Post
Wawancara Captain Tsubasa 2: World Fighters dengan Soya Mikumo - Bahas Gameplay Baru, Lebih Spektakuler, Indonesia Juga Bisa Menang! | GamerWK

Wawancara Captain Tsubasa 2: World Fighters dengan Soya Mikumo - Bahas Gameplay Baru, Lebih Spektakuler, Indonesia Juga Bisa Menang!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Bandai Namco akhirnya berbagi detail terbaru game mobile BLEACH Mirrors High yang terlihat sangat menarik di ajang Anime Expo 2026

Game Mobile BLEACH Mirrors High Dipamerkan, Ambil Latar Cerita Setelah Thousand-Year Blood War!

by Fadhil
July 6, 2026
0

Bandai Namco akhirnya berbagi detail terbaru game mobile BLEACH Mirrors High yang terlihat sangat menarik di ajang Anime Expo 2026.

Server China untuk Neverness to Everness (NTE) baru saja menerima patch yang mengubah tampilan karakter baru bernama Shinku.

Protes Pemain, Neverness to Everness Ubah Celana Pendek Karakter Jadi Celana Dalam

by Taufik
July 6, 2026
0

Server China untuk Neverness to Everness (NTE) baru saja menerima patch yang mengubah tampilan karakter baru bernama Shinku. Perubahan ini...

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham, Square Enix mendapat pertanyaan soal nasib game-game live service yang sudah tutup server.

Pemegang Saham Square Enix Pertanyakan Nasib Game yang Tutup Server

by Taufik
July 6, 2026
0

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham ke-46 yang digelar pada 24 Juni lalu, Square Enix mendapat pertanyaan soal nasib game-game live...

Artikel ini akan memberikan panduan yang sangat lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Star Sailors.

Star Sailors Redeem Code – Banyak Hadiah Gratis

by Taufik
July 3, 2026
0

Star Sailors adalah RPG turn-based koleksi karakter yang ngasih sensasi battle seru dengan finishing move yang keren  kamu membutuhkan redeem...

TiMi Studio Group telah kembali membuka pendaftaran Closed Beta Monster Hunter Outlanders hingga batas waktu 24 Juli mendatang

Monster Hunter Outlanders Buka Pendaftaran Closed Beta Ketiga

by Fadhil
July 3, 2026
0

TiMi Studio Group telah kembali membuka pendaftaran Closed Beta Monster Hunter Outlanders hingga batas waktu 24 Juli mendatang.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd