gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Darkest Dungeon II – Roguelite yang Bikin Stres, Menantang, dan Tetep Asik!

Taufik by Taufik
June 27, 2023
in Konsol, PC, PlayStation 4, Review, Xbox One
0
Darkest Dungeon II menawarkan gameplay roguelite yang sulit, menantang, namun tetap seru untuk dinikmati. Mari simak review kami!

Darkest Dungeon II menawarkan gameplay roguelite yang sulit, menantang, namun tetap seru untuk dinikmati. Mari simak review kami!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Saat ini game dengan konsep roguelite semakin berkembang dan banyak diminati oleh para gamer. Alasannya? Karena cukup simbang untuk menikmati kesulitan sebuah permainan, sambil menyeimbangkanny agar tetep asik dinikmati. Inilah yang setidaknya coba ditawarkan Darkest Dungeon II yang akan kami review melalui artikel ini. Mari simak!

Darkest Dungeon II adalah game roguelike atau tepatnya masuk ke kategori roguelite yang menempatkan pemain dalam perjalanan road trip yang mematikan. Pemain harus membentuk sebuah tim, melengkapi stagecoach (kereta kuda), dan berangkat dalam perjalanan menuju puncak.

Gameplay Roguelike yang Dipermudah

Meskipun ini adalah sekuel, Darkest Dungeon II mengulang total mekanisme permainan dari game pertamanya. Setelah meninggalkan rumah dan desa yang ditinggalkan, kini Anda harus melakukan perjalanan melintasi dunia dengan kereta kuda. Anda akan menavigasi perjalanan Anda dari satu titik ke titik lainnya di setiap wilayah. Tentu, akan ada berbagai halangan di perjalanan tersebut.

Anda juga harus memperhatikan health setiap hero dan bersiap untuk menghadapi monster yang menanti ketika Anda mencapai puncak. Jika Anda gagal, Anda harus mengulang permainan dan menggunakan lilin yang terkumpul, resource, untuk mendapatka hero dan upgrade yang akan membuat percobaan Anda selanjutnya menjadi lebih gampang.

Sistem roguelike di game ini bisa mengatasi berbagai msalah yang dimiliki oleh game pertamanya. Alih-alih membuat frustasi, pemain dibuat lebih gampang sambil belajar mengatasi kesalahan sebelumnya. Meskipun, disini Anda bakal tetep grinding mati-matian setiap percobaan untuk membuat para hero menjadi lebih kuat dan tentu saja keberuntungan.

Kereta kuda yang membawa Anda menuju puncak juga memiliki pelindung dan daya tahan rodanya. Jadi, ya, ini bukanlah perjalanan yang mudah. Selain pertempuran di jalan, ada beberapa elemen lain seperti sistem progress lilin, hubungan antar karakter dan stres yang memiliki faktor signifikan dalam menentukan kemenangan. Seberapa baik party Anda bergaul dengan satu sama lain akan terlihat dari sistem affinity.

Begitu Anda menyadari bahwa semua pilihan Anda yang tampaknya tidak penting memiliki kekuatan untuk membuat para hero Anda berbalik melawan satu sama lain, segalanya mulai menjadi kacau. Mungkin akan membuat frustasi dan sangat sulit. Untungnya, mekanik ini juga dapat membuat setiap hero lebih berguna dengan memperkenalkan serangan kombinasi dan kekuatan diluar didugaan jika bisa mengolahnya dengan baik.

Darkest Dungeon II juga memperkenalkan Radiant Flame yang benar-benar memberikan pemain “handicap”. Radiant Flame ini dapat dipasang di slot Stagecoach. Dengan ini, ia dapat memberikan berbagai macam buff selama perjalanan. Hal ini membuat gamenya lagi lebih mudah dimainkan. Meskipun gagal mungkin akan membuat frustasi, namun buff yang diberikan dari Radiant Flame akan terus menjadi lebih kuat.

Sesi untuk setiap putaran memang membutuhkan banyak waktu baik dari segi lamanya maupun jumlah usaha yang diperlukan untuk mengumpulkan lilin untuk membuka aksesoris, upgrade, item, dan hampir semua hal lain yang akan memberi Anda keuntungan di kemudian hari. Saya bermain sekitar lebih dari 18 jam hanya untuk mencoba mencapai stage terakhir.

Combat Santai Tapi Menegangkan

Setiap stage, Anda akan terlibat dalam pertempuran dan memandu kereta kuda Anda melewati rintangan. Anda juga dapat membiarkan kereta bergerak sendiri jika Anda benar-benar tidak ingin repot-repot mencari barang tersembunyi di semak-semak di jalan. Selain itu, Anda memiliki kebebasan untuk memilih rute Anda sendiri berdasarkan mini map, Anda juga harus bisa mengantisipasi berbagai hal yang bisa terjadi secara mendadak. Selain itu, setiap wilayah memiliki bos sarang unik yang harus dikalahkan untuk mendapatkan trophy dan mendapatkan akses ke arena puncak di akhir permainan.

Selain mengatasi kesulitan, Anda menghabiskan waktu untuk meningkatkan kemampuan hero dengan mengumpulkan item, dan mendapatkan kemampuan baru dari shrine saat Anda mengetahui masa lalu setiap hero. Kisah asal usul setiap hero terdiri dari lima chapter, dan masing-masing chaptersecara permanen memberi mereka akses ke kemampuan / skill baru.

Anda dapat memberikan buff dan debuff kepada hero dan lawan dalam pertempuran . Dengan menempatkan token pada target serangan Anda, misalnya, serangan berikutnya akan memberikan 50% lebih banyak damage pada target tersebut. Bergantung pada skill yang dilakukan setelahnya, beberapa talent juga menempatkan token kombinasi, yang memiliki efek yang berbeda-beda.

Jika Anda kehilangan hero dalam ekspedisi terakhir, Anda bisa mendapatkannya kembali atau membuka hero baru menggunakan Living City. Ada 12 jenis Hero yang dapat Anda buka bersama dengan jalur hero, buff stat permanen, Trinket khusus hero, dan banyak lagi. Hero  akan memiliki lebih banyak peluang untuk bertahan hidup jika Anda menginvestasikan “lilin” dengan baik.

Kombinasi Visual 2D & 3D yang Memuaskan

Dengan gambar 2D-nya yang menakjubkan, Darkest Dungeon memiliki efek yang luar biasa. Saya mencoba game pertama sebelum memulai Darkest Dungeon II untuk mengetahui perbedaan antara kedua game ini. Grafis 3D-nya sangat bagus dan setiap animasi penyerangan masih disorot dengan ciri khas freeze-frame ditambah dengan detail-detail kecil yang membuatnya terlihat indah. Dalam estetika yang baru, desain musuh juga terlihat lebih menonjol dan menyeramkan di mata saya. Tiap artwork 2D yang ditampilkan juga sangat berkualitas.

Desain audio disini sangat bagus seperti pada Darkest Dungeon yang pertama. Nilai tambah lainnya, Wayne June kembali hadir dalam sekuel ini sebagai Narator untuk Darkest Dungeon II. Namun kali ini bukan sebagai Elder di game pertama, melainkan peran yang disebut Academic. Dia adalah teman dan mentor saat Anda menemukan dunia di game ini.

Kesimpulan

Harus kami akui, sang developer memang lebih berusaha untuk menarik lebih banyak pemain baru di versi sekuel ini. Buktinya ada pada gameplay yang sedikit lebih dipermudah dan tidak terlalu membuat frustasi dibandingkan game pertamanya. Alih-alih membuat frustasi karena susah, pemain lebih dituntut untuk lebih rajin grinding agar gamenya bisa lebih gampang dinikmati.

Darkest Dungeon II adalah game roguelite yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. Sangat seru dan menegangkan bagaimana setiap detik perjalanan menuju puncak bisa menjadi krusial. Jika Anda pecinta roguelite garis atau yang baru ingin terjun, game ini cocok untuk dinikmati.

Darkest Dungeon II sudah resmi dirilis untuk PlayStation 4, Xbox One, dan juga PC melalui Steam serta Epic Games Store. Anda bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Darkest Dungeon II

8 Score

PROS

  • Desain dan visual yang indah
  • Mekanisme roguelite yang seru, seimbang dari tingkat kesulitan yang tetap bisa dinikmati
  • Jalan cerita yang cukup seru, detail pada setiap hero yang tersedia

CONS

  • Membutuhkan banyak waktu dan grinding untuk mencapai puncak (tamat)

Review Breakdown

  • 8 0
Tags: Darkest Dungeon IIRed Hook StudiosReview
ShareTweetShare
Previous Post

Metal Slug: Awakening Akhirnya Mulai Soft Launch Minggu Ini, Indonesia Kebagian!

Next Post

Unending Dawn Diumumkan, Game Baru ala Genshin Impact dengan Rasa Soulslike

Related Posts

Jadwal rilis Avatar Legends: The Fighting Game kini sudah diundur hingga mendekati akhir bulan Juli nanti
Berita

Avatar Legends: The Fighting Game Ditunda Rilisnya ke Juli 2026

June 4, 2026
Halaman resmi Persona 4 Revival di Xbox Store telah mencantumkan rating ESRB jelang beberapa hari sebelum pengadaan Xbox Games Showcase
Berita

Persona 4 Revival Resmi Dapatkan Rating Mature 17+

June 4, 2026
Pengumuman God of War Laufey di State of Play kemarin memang langsung jadi bahan perbincangan dan belom ada jadwal rilis.
Berita

Jadwal Rilis God of War Laufey Dikabarkan Tidak Akan Lama

June 4, 2026
ILL akhirnya mendapat jadwal rilis resmi. Developer Team Clout mengonfirmasi bahwa game survival horror ini akan meluncur pada tahun 2027.
Berita

ILL Dipastikan Rilis 2027, Horor Sadis dengan Monster yang Ngeri

June 3, 2026
Silent Hill: Townfall akhirnya resmi mendapat tanggal rilis. Konami, Annapurna Interactive, dan Screen Burn Interactive mengumumkan.
Berita

Silent Hill: Townfall Dipastikan Rilis 24 September

June 3, 2026
Bandai Namco melepas trailer baru Ace Combat 8: Wings of Theve yang ikut memberi konfirmasi jadwal rilis pada awal Oktober 2026
Berita

Ace Combat 8: Wings of Theve Kembali Dipamerkan dan Konfirmasi Jadwal Rilis

June 3, 2026
Next Post
Parcaes Fate Studio memamerkan Unending Dawn yang terlihat seperti kombinasi antara Genshin Impact dan soulslike

Unending Dawn Diumumkan, Game Baru ala Genshin Impact dengan Rasa Soulslike

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game.

Pendiri Zynga Sebut Developer Jangan Takut Meniru Game Lain yang Sudah Terbukti Sukses

by Taufik
June 4, 2026
0

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game. Menurutnya, developer seharusnya tidak terlalu...

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile

Pokémon Champions Tetapkan Jadwal Rilis untuk Versi Android dan iOS

by Fadhil
June 4, 2026
0

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile.

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik

DIGIMON UP Kembali Dipamerkan, Pra-Registrasi Sudah Tembus 500 Ribu Pemain!

by Fadhil
June 2, 2026
0

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik.

TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game baru.

TV Tokyo Tegaskan Naruto Bakal Dapat Game yang Lebih Niat

by Taufik
June 2, 2026
0

Ada kabar menarik buat fans Naruto. TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game...

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings versi global. Mari simak detailnya!

Preview Honor of Kings: World Global versi Alpha Test — Terasa Menjanjikan dan Penuh Potensi

by Taufik
May 26, 2026
0

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings: World, game open-world terbaru dari TiMi Studio...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd