gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Prehistoric Planet 2 – Dokumenter Prasejarah dengan Gambaran yang Unik

Taufik by Taufik
May 14, 2023
in Film, Review
0
Jika Anda tertarik tentang dinosaurus, Prehistoric Planet bisa menjadi jawaban dan terus dilanjutkan di Season 2.

Jika Anda tertarik tentang dinosaurus, Prehistoric Planet bisa menjadi jawaban dan terus dilanjutkan di Season 2.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Film dokumenter selama beberapa tahun terakhir sudah berkembang lebih pesat berkat teknologi dan juga penelitian yang lebih mendalam. Tidak cuma soal keadaan zaman sekarang, melainkan juga masa prasejarah seperti zaman dinosaurus misalnya. Jika Anda tertarik tentang dinosaurus, Prehistoric Planet bisa menjadi jawaban dan terus dilanjutkan di Season 2.

Melanjutkan sebagai dokumenter yang sukses pada season pertamanya, season keduanya kembali ditayangkan di Apple TV+ dan dikerjakan lagi oleh Sir David Attenborough. Masih sama seperti sebelumnya, season kedua ini juga akan dibagi menjadi 5 episode dengan membahas area serta spesies yang berbeda-beda. Mari simak review kami!

Ada Perbedaan Mencolok dari Season 1

Ketika pertama kali menonton season 2, kami ada pikiran untuk membandingkannya dengan season 1. Ketika menonton season perdananya, Anda akan merasa kagum dan terkesima tanpa ada kesan membandingkan. Sebagian besar yang mereka jelaskan di season 2 terasa mirip. Contohnya sudah terasa pada Episode 1 – Islands, dengan judul yang berbeda, penjelasannya mirip dengan Episode 1 – Coasts yang ada di season pertama.

Meskipun begitu, setelah Anda melupakannya, kontennya sendiri sebenarnya sangat bagus. Ini adalah film dokumenter dinosaurus, jadi tidak ada plot atau alur cerita yang rumit atau semacamnya. Sebaliknya, Anda hanya dibuat untuk bersantai dan menonton dinosaurus dan berbagai hewan purba lainnya bermain.

Satu hal yang perlu kami apresiasi pada season 2 adalah fakta bahwa mereka kini memiliki fokus yang jauh lebih besar pada hewan-hewan non-dinosaurus. Ini adalah hewan prasejarah lainnya, tapi secara teknis bukan dinosaurus – seperti Pterosaurus, mamalia, dan bahkan katak.

Sebagai penggemar berat hewan prasejarah, saya menyukainya, sangat menyenangkan melihat begitu banyak hal baru yang biasanya tidak Anda lihat direpresentasikan seperti itu. Meskipun begitu, jika Anda adalah penikmat yang lebih santai, saya bisa melihat seseorang berteriak dan selalu menuntut keberadaan T.Rex yang gahar. Sayangnya, Anda tidak akan banyak melihatnya.

Namun bukan berarti dinosaurus tidak ada sama sekali, mereka masih menjadi bagian terbesar dari seri ini, dan mereka selalu mendapatkan adegan paling keren. Episode 3 bahkan akhirnya membuat Anda bisa melihat T.Rex benar-benar membunuh sesuatu (di Season 1 setiap kali T.Rex muncul, ia hanya bersantai dan goler).

Season 2 juga terkesan lebih dramatis. Season 1 masih berpegang teguh pada aturan sebuah dokumenter alam – tidak ada sudut kamera yang digunakan yang tidak bisa digunakan oleh seseorang di Nat Geo untuk membuat film di alam liar. Season 2 benar-benar melanggar aturan ini dengan sesekali melakukan pengambilan gambar yang dramatis. Ada satu bidikan yang menampilkan Hatzgeopteryx yang saya yakin 99% merupakan referensi untuk Dr Mark Witton yang sangat saya sukai.

Namun saya tetap menyukai bahwa Season 2 tampaknya lebih banyak bergerak berdasarkan tema daripada Season 1. Sementara Season 1 sangat fokus pada jenis area, Season 2 menggunakan area untuk menceritakan sebuah cerita seputar ide. Episode 2, misalnya, adalah tentang membesarkan anak-anak. Setiap hewan yang Anda lihat sedang merawat telurnya, atau anak-anaknya yang baru saja lahir.

Ada Konten Mendidik Tambahan

Satu hal yang sangat saya sukai dari dokumenter ini adalah setiap episode sekarang diakhiri dengan Prehistoric Planet Uncovered – sebuah segmen mini di mana Sir David dan para ilmuwan yang bekerja di acara ini membicarakan ide-ide yang mereka tampilkan dalam episode tersebut.

Misalnya Episode 2 memiliki diskusi yang bagus tentang bagaimana mereka menebak kebiasaan ibu dinosaurus saat merawat anak-anaknya berdasarkan hewan-hewan yang ada di zaman sekarang. Juga, melihat Sir David memegang berbagai fosil dan benda-benda lainnya sambil menjelaskan tentang dinosaurus adalah hal yang luar biasa.

Hal lain yang sangat saya sukai lainnya adalah sama seperti musim pertama, yaitu dimana tiap kali seekor anak / bayi dinosaurus, kemungkinan besar bakal ada adegan pembunuhan. Saya menjadi sangat gugup karena itu biasanya berarti mereka akan mati. Ada beberapa kali mereka tidak mati dan itu terasa seperti plot twist. Jika Anda tidak suka melihat bayi dinosaurus yang lucu dimakan hidup-hidup, maka sebaiknya lewati saja film ini.

Desain Dinosaurus yang Lebih Bervariasi

Secara keseluruhan, saya sangat menyukai pemilihan hewan untuk Season 2. Pada Season 1 memiliki banyak wajah-wajah yang sudah dikenal, season kedua ini benar-benar terasa seperti mereka ingin menggunakan kesempatannya untuk menunjukkan kepada Anda beberapa makhluk aneh. Ada beberapa dinosaurus yang terlihat keren dan sangat asik bagi saya, tapi beberapa di antaranya memiliki tanduk tunggal di kepalanya, atau hidung yang besar, atau bentuk tengkorak yang lucu.

Saya suka bahwa mereka terus mengikuti tren untuk menemukan alasan untuk memiliki dinosaurus “karakter utama” juga. Selalu ada satu individu yang memiliki warna yang sedikit berbeda, entah karena mereka lebih muda, lebih tua atau satu-satunya jantan. Sangat bagus bagi penonton untuk tidak tersesat di tengah semua kekacauan yang terjadi dan merasa masuk kedalam.

Meskipun begitu, keluhan utama saya adalah terkadang binatang-binatangnya terasa sangat hollywood. Tidak banyak, tapi seperti ada adegan di mana seekor katak mengaum pada seekor sauropoda yang terasa seperti ada di sana untuk meme dan bukan untuk hal lain yang berguna.

Kesimpulan

Tentu saja sebagai seseorang yang menyukai dinosaurus serta seri dokumentar, saya amat sangat senang melihat lebih banyak gambaran lewat Prehistoric Planet. Saya sangat mengapresiasi bagaimana film dokumenter ini memperlihatkan banyak hal yang bahkan tidak akan banyak Anda dilihat pada buku sejarah.

Pada season keduanya ini ada begitu banyak ide yang sangat berani juga – dan bisa melihat mereka menjelaskannya di akhir setiap episode adalah hal yang sangat menyenangkan dengan gambaran yang berbeda. Ini mendidik tapi juga memukau secara visual, dan saya sangat menghargainya.

Kelemahan utamanya adalah untuk penonton yang lebih umum, Anda mungkin akan merasa agak lambat temponya. Episode 4 berakhir dengan sangat acak, dengan sekelompok Elasmosaurus yang hanya makan lumpur. Rasanya tidak perlu mengakhiri setiap episode dengan klimaks yang besar, yang mana sangat bagus untuk saya, tapi belum tentu untuk orang lain.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Apple TV+FilmPrehistoric Planet 2Review
ShareTweetShare
Previous Post

Honkai Impact 3rd Bagi Detail Update 6.6 – Woven from Last Snow, Akan Hadirkan Misteln!

Next Post

Layers of Fear Remake Lepas Trailer Baru, Demo Versi PC Rilis Sebentar Lagi

Related Posts

Bethesda lagi bersiap mengguncang pengalaman endgame di Fallout 76 lewat hadirnya fitur baru bernama Infestations.
PC

Preview Fallout 76: Infestations – Update yang Bikin Endgame Makin Brutal

June 2, 2026
Indiana Jones and the Great Circle termasuk salah satu game yang awalnya terasa mustahil buat jalan mulus di Nintendo Switch 2.
Konsol

Review Indiana Jones and the Great Circle versi Switch 2 – Buset Kok Bisa Nyaman

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings versi global. Mari simak detailnya!
Android

Preview Honor of Kings: World Global versi Alpha Test — Terasa Menjanjikan dan Penuh Potensi

May 26, 2026
Preview Kunimitsu di Tekken 8 – Makin Flashy, Tapi Tetap Balanced!
Konsol

Preview Kunimitsu di Tekken 8 – Makin Flashy, Tapi Tetap Balanced!

May 21, 2026
Review Tales of Arise Beyond the Dawn Edition (Nintendo Switch 2) – Lumayan Solid Meski dengan Batasan Performa!
Konsol

Review Tales of Arise Beyond the Dawn Edition (Nintendo Switch 2) – Lumayan Solid Meski dengan Batasan Performa!

Jeff Fowler selaku sutradara Sonic the Hedgehog 4 mengonfirmasi kalau proses syutingnya kini sudah rampung dan akan tayang sesuai jadwal
Berita

Syuting Film Live-Action Sonic the Hedgehog 4 Akhirnya Rampung!

May 18, 2026
Next Post
Bloober Team baru saja merilis video Trailer Cinematic Intro untuk game mereka yang mendapatkan remake, Layers of Fear (2023)

Layers of Fear Remake Lepas Trailer Baru, Demo Versi PC Rilis Sebentar Lagi

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik

DIGIMON UP Kembali Dipamerkan, Pra-Registrasi Sudah Tembus 500 Ribu Pemain!

by Fadhil
June 2, 2026
0

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik.

TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game baru.

TV Tokyo Tegaskan Naruto Bakal Dapat Game yang Lebih Niat

by Taufik
June 2, 2026
0

Ada kabar menarik buat fans Naruto. TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game...

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings versi global. Mari simak detailnya!

Preview Honor of Kings: World Global versi Alpha Test — Terasa Menjanjikan dan Penuh Potensi

by Taufik
May 26, 2026
0

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings: World, game open-world terbaru dari TiMi Studio...

SEGA baru aja ngumumin detail pembaruan besar Ver. 2.0 buat SEGA Football Club Champions 2026 atau SFCC 2026.

SEGA Football Club Champions 2026 Update 2.0: MLS, Timnas Jepang, Sampai Bayern Munchen!

by Taufik
May 25, 2026
0

SEGA baru aja ngumumin detail pembaruan besar Ver. 2.0 buat SEGA Football Club Champions 2026 atau SFCC 2026. Informasi ini...

Tidak lama lagi Pokémon TCG Pocket akan merilis expansion Paradox Drive yang membawa Koraidon ex, Miraidon ex, dan Pokemon Paradox lainnya

Pokémon TCG Pocket Akan Rilis Expansion ‘Paradox Drive’ Sebentar Lagi

by Fadhil
May 22, 2026
0

Tidak lama lagi Pokémon TCG Pocket akan merilis expansion Paradox Drive yang membawa Koraidon ex, Miraidon ex, dan Pokemon Paradox...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd