gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

SWAPMEAT – Game Shooter Tukar Tubuh Aneh Tapi Jenius dan Seru

Taufik by Taufik
August 27, 2025
in PC, Review, Wawancara
0
Kalau dengar nama SWAPMEAT, mungkin yang pertama kepikiran di otak langsung soal masak. Bukan, tapi ini sebuah game yang aneh dan seru.

Kalau dengar nama SWAPMEAT, mungkin yang pertama kepikiran di otak langsung soal masak. Bukan, tapi ini sebuah game yang aneh dan seru.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Kalau dengar nama SWAPMEAT, mungkin yang pertama kepikiran di otak langsung soal masak atau barbeque. Tapi jangan salah, game terbaru dari One More Game ini sama sekali bukan soal makanan. Justru jauh lebih aneh, absurd, tapi di saat yang sama juga jenius dengan ide gilanya.

Apa Itu SWAPMEAT?

Di SWAPMEAT, pemain bakal berperan sebagai Meat Scientists yang kerja buat sebuah mega-korporasi bernama Rangus Meats. Tugasnya? Panen bagian tubuh alien lalu tempelin ke badan sendiri buat dapetin kekuatan dan kemampuan baru. Gameplay-nya adalah third-person roguelite shooter, di mana setiap bagian tubuh yang kamu tukar bakal ngubah cara main kamu secara total.

Konsepnya simpel tapi juga liar banget. Karakter kamu terdiri dari tiga bagian – kepala, torso, dan kaki. Setiap bagian punya ability dan health bar masing-masing. Misalnya, copot kaki kamu lalu ganti sama roket booster, langsung deh bisa terbang di medan perang. Atau tempelin kepala kalkun, tiba-tiba kamu punya skill baru yang bisa langsung dicoba.

Kalau diibaratkan, game ini mirip-mirip kayak Borderlands, tapi bukan cuma soal nemuin senjata baru. Di SWAPMEAT, kamu literally membangun ulang tubuh kamu buat dapet kekuatan yang beda-beda. Kombinasinya nggak ada habisnya, dan tiap kombinasi bisa bikin gaya main kamu berubah total.

Cara Mainnya

Satu kali run di SWAPMEAT biasanya makan waktu sekitar 45 sampai 60 menit. Kamu bakal bertarung di tiga planet alien sebelum akhirnya ketemu boss. Versi sekarang udah punya dua act penuh, artinya ada enam planet dan dua boss yang harus ditaklukkan.

Sistem tukar-tukar bagian tubuhnya juga lumayan rapi walaupun keliatan chaotic. Kepala selalu kasih ability berbasis aiming, torso ngasih skill ofensif atau utility, dan kaki buka opsi movement yang beda. Jadi, walaupun tampilannya kocak banget, pemain tetap gampang ngerti efek setiap bagian tubuh yang dipasang.

SWAPMEAT

Combat-nya sendiri terasa cepat, responsif, dan seru, karena nggabungin tembak-tembakan, melee, plus skill dari bagian tubuh yang udah kamu pasang. Bisa main pakai keyboard & mouse atau controller, dan aksinya jarang banget melambat. Senjatanya juga punya sistem active reload, jadi kalau timing reload kamu pas, bakal dapet bonus efek tambahan.

Health system di game ini juga cukup unik. Alih-alih cuma satu health bar, setiap bagian tubuh punya health pool sendiri. Kalau satu bagian kena damage terus sampai habis, bagian itu bakal copot dan otomatis kamu kehilangan skill dari bagian itu. Tiap bagian tubuh juga bisa nyerep sebagian damage, bikin gameplay-nya nggak monoton.

Sebagai roguelite, makin sering main, makin kuat juga progresnya. Tingkat kesulitan bakal kebuka pelan-pelan, musuhnya punya elemen-elemen beda kayak es, api, listrik, slime, sampai energi kinetik. Kalau elemen-elemen ini digabung di pertarungan, bisa munculin efek spesial yang seru banget.

SWAPMEAT

Tiap planet juga punya “Threat Level Meter” yang bakal naik seiring waktu. Kalau kamu selesain objektif, level ancaman bisa turun. Tapi kalau kelamaan, bakal muncul Hunter berbahaya yang ngejar kamu.

Game ini bisa dimainkan solo maupun co-op. Teman bisa join atau keluar kapan aja, dan level kesulitan musuh otomatis menyesuaikan jumlah pemain. Story progression-nya juga non-linear, jadi kamu bisa main bareng teman tanpa peduli seberapa jauh progres mereka di game.

Di Balik Keunikannya – Wawancara dengan Jamie Stormbreaker

Jamie Stormbreaker, co-founder One More Game sekaligus Game Director SWAPMEAT, bawa hampir dua dekade pengalaman bikin game ke proyek unik ini. Studio mereka sekarang punya sekitar 13 developer full-time yang kerja remote dari AS, Swedia, dan Kanada. Selama dua tahun terakhir, sekitar 30 orang udah sempat ikut kontribusi bikin SWAPMEAT.

Humor di game ini banyak terinspirasi dari acara kayak Rick and Morty sampai program Adult Swim. Tapi timnya tetap hati-hati soal batasan. “Bikin sesuatu yang absurd itu kayak lagi cerita bareng teman di Dungeons & Dragons,” jelas Stormbreaker. “Selama semua orang nyaman dan pemain juga enjoy, kita bakal dorong terus. Tapi kalau ada yang kerasa terlalu kelewatan, kita buang.”

Jamie Stormbreaker, Game Director

Ceritanya sendiri kocak banget: sebuah perusahaan fast-food yang pengen nyelesain masalah kelaparan galaksi, lengkap dengan karakter aneh-aneh dan sentuhan surealis. Tapi pas masuk ke pertarungan, fokus langsung pindah total ke aksi. Momen cerita lebih sering muncul di sela-sela pertempuran supaya nggak ganggu flow gameplay.

Item-item di game ini juga ngikutin humor absurd itu. Pemain bisa nemuin hal-hal kocak kayak “Hot Wiener” (spesial Rhode Island) atau “Spaghetti Bucket” beneran. Semua itu sengaja dibuat nggak masuk akal. Kata Stormbreaker, “Kenapa nggak?”

Belajar dan Berkembang

Karena bagian tubuh bisa sering gonta-ganti, progres jangka panjang di SWAPMEAT lebih fokus ke senjata, ultimate abilities, dan stats pribadi. Setiap run ngajarin pemain buat makin jago milih dan ngombinasiin bagian tubuh, jadi semacam game of mastery.

“Alasan kenapa studio kita namanya One More Game,” kata Stormbreaker sambil bercanda, “karena tiap kali gagal run, kamu pasti mikir: ah, coba sekali lagi.”

Dari Kiri ke Kanan: Jamie Stormbreaker, Game Director dan Sean Lim, Managing Director of Digital Braves

Beberapa fitur terbaik game ini malah lahir dari bug. Misalnya, bug di spider legs yang awalnya bikin rocket jumping nggak sengaja. Timnya malah suka banget sama hasilnya, jadi fitur itu akhirnya dipertahankan. Buat Stormbreaker, kesenangan terbesar adalah ngasih pemain tools dan lihat gimana mereka nemuin cara kreatif pakai itu dengan cara yang nggak terduga.

Apa Selanjutnya

Sekarang SWAPMEAT lagi tahap testing, dan playtest baru dijadwalkan tanggal 4 September di Steam. Game ini bakal tersedia di Windows, Mac, dan Linux, dengan dukungan penuh buat controller maupun keyboard & mouse. Walaupun belum nutup kemungkinan ke platform lain, untuk saat ini mereka fokus dulu bikin pengalaman inti yang solid.

Stormbreaker nutup obrolan dengan pesan buat calon pemain: “Ini satu-satunya game dengan mekanik kayak gini. Gila, beresiko, dan sebagai developer indie, kita bener-bener berharap pemain mau dukung. Masukin ke wishlist, ikutan playtest, dan bantu kami bikin sesuatu yang spesial.”

SWAPMEAT janji bakal jadi pengalaman yang beda total dibanding game lain – gabungan antara humor absurd dan combat taktis yang bikin pemain literally harus membangun ulang tubuhnya buat bertahan hidup. Mau karena premis anehnya atau mekanik gameplay yang unik, game ini jelas layak banget buat ditunggu.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Jamie StormbreakerOne More GameSWAPMEAT
ShareTweetShare
Previous Post

CEO Playstation Menyebut Kegagalan Concord Adalah Pelajaran Penting

Next Post

Streamer Raup Lebih Banyak Uang Dari Game Dibanding Developer itu Sendiri

Related Posts

Jadwal rilis Avatar Legends: The Fighting Game kini sudah diundur hingga mendekati akhir bulan Juli nanti
Berita

Avatar Legends: The Fighting Game Ditunda Rilisnya ke Juli 2026

June 4, 2026
Halaman resmi Persona 4 Revival di Xbox Store telah mencantumkan rating ESRB jelang beberapa hari sebelum pengadaan Xbox Games Showcase
Berita

Persona 4 Revival Resmi Dapatkan Rating Mature 17+

June 4, 2026
ILL akhirnya mendapat jadwal rilis resmi. Developer Team Clout mengonfirmasi bahwa game survival horror ini akan meluncur pada tahun 2027.
Berita

ILL Dipastikan Rilis 2027, Horor Sadis dengan Monster yang Ngeri

June 3, 2026
Silent Hill: Townfall akhirnya resmi mendapat tanggal rilis. Konami, Annapurna Interactive, dan Screen Burn Interactive mengumumkan.
Berita

Silent Hill: Townfall Dipastikan Rilis 24 September

June 3, 2026
Bandai Namco melepas trailer baru Ace Combat 8: Wings of Theve yang ikut memberi konfirmasi jadwal rilis pada awal Oktober 2026
Berita

Ace Combat 8: Wings of Theve Kembali Dipamerkan dan Konfirmasi Jadwal Rilis

June 3, 2026
Amazon Games bersama Crystal Dynamics dan Flying Wild Hog berbagi detail Tomb Raider: Legacy of Atlantis dengan jadwal rilis di 2027
Berita

Tomb Raider: Legacy of Atlantis Ditunda Rilisnya ke Awal 2027

June 3, 2026
Next Post
Streamer Raup Lebih Banyak Uang Dari Game Dibanding Developer itu Sendiri

Streamer Raup Lebih Banyak Uang Dari Game Dibanding Developer itu Sendiri

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game.

Pendiri Zynga Sebut Developer Jangan Takut Meniru Game Lain yang Sudah Terbukti Sukses

by Taufik
June 4, 2026
0

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game. Menurutnya, developer seharusnya tidak terlalu...

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile

Pokémon Champions Tetapkan Jadwal Rilis untuk Versi Android dan iOS

by Fadhil
June 4, 2026
0

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile.

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik

DIGIMON UP Kembali Dipamerkan, Pra-Registrasi Sudah Tembus 500 Ribu Pemain!

by Fadhil
June 2, 2026
0

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik.

TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game baru.

TV Tokyo Tegaskan Naruto Bakal Dapat Game yang Lebih Niat

by Taufik
June 2, 2026
0

Ada kabar menarik buat fans Naruto. TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game...

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings versi global. Mari simak detailnya!

Preview Honor of Kings: World Global versi Alpha Test — Terasa Menjanjikan dan Penuh Potensi

by Taufik
May 26, 2026
0

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings: World, game open-world terbaru dari TiMi Studio...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd