Jika melihat TV serial atau drama di Asia, pasti kebanyakan orang berpikir negeri ginseng cukup mendominasi. Tapi, Jepang dari dulu hingga sekarang juga masih cukup konsisten dalam membuat dorama, terutama yang bertemakan game dan survival. Salah satu yang terkenal baru-baru ini adalah Alice in Borderland yang memang season keduanya sangat dinantikan.
Dalam rangka berkunjung ke markas Netflix, kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan pemeran Yuzuha Usagi, yaitu Tao Tsuchiya untuk berbincang banyak soal Alice in Borderland season 2 yang sebentar lagi tayang di Netflix. Mari simak!

Q: Bagaimana Anda mempersiapkan diri? Mengingat karakter Usagi dicerita sangat atletis
Tao: Usagi adalah karakter yang baru kehilangan ayahnya dan dia memiliki masalah soal bersosialisasi, dia juga tidak pernah belajar seni bela diri. Jadi ketika sedang bertarung, gerakannya tidak terlihat keren. Jadi, alih-alih mencoba gerakan yang keren atau beraksi, saya lebih berfokus pada bagian emosi, itulah yang lebih saya persiapkan.
Q: Season perdananya dibuat pada tahun 2020 selama pandemi. Sekarang, situasi pandemi sudah membaik. Apakah Anda merasakan perbedannya?
Tao: Kami memiliki protokol di mana kami harus mengukur suhu tubuh kami dan kami selalu harus memakai masker, tetapi selama latihan, bisa jadi agak sulit untuk memakai masker dan menyampaikan dialog karena kami tidak dapat melihat ekspresi wajah satu sama lain dan nuansanya, jadi itu agak sulit dilakukan. Dasar-dasarnya tidak benar-benar berubah, tidak ada penangguhan saat kami mengerjakannya, jadi saya sangat lega bahwa kami dapat memiliki dan sudah melewati pengalaman itu.
Q: Sang sutradara sudah mengindikasikan bahwa Alice in Borderland Season 2 akan memiliki cerita sendiri dan akan berbeda dengan manga. Apakah Anda memiliki perasaan ingin tetap berada di cerita orisinilnya?
Tao: Kami sebenarnya ingin tetap berada di cerita original manganya, tapi ketika itu sudah masuk ke live-action, kami tidak bisa menyampaikannya begitu saja dibanding lewat gambar. Kami memiliki ekspresi wajah kami dan itu bisa jadi tidak “stragiht begitu saja sesuai dengan perspektif manga aslinya. Kami mencoba untuk berakting secara alami, tetapi kami selalu memikirkan apa makna di antara baris-baris dialog.
Q: Bagaimana rasanya bekerja dan kru dan pemeran Alice in Borderland lainnya? Apakah ada momen yang sangat memorable yang Anda alami?
Tao: Di lokasi syuting, suasananya sangat menyenangkan dan tenang. Cerita yang kami kerjakan sangat intens tetapi semua orang sangat tenang. Bahkan ada saat saya membawa makan malam ke lokasi syuting. Saya membawa banyak makanan dan saya mengawasi dari belakang ketika sutradara sedang makan dan dia sedang menonton laptopnya. Dia sedang membaca berita dunia dan secara bersamaan, dia sedang merancang pengambilan gambar berikutnya, jadi melihat multitaskingnya, saya sangat terkesan.
Ada satu waktu ketika kami melakukan pengambilan gambar di gedung tertinggi di Shibuya pada pukul 5:00 pagi dan para kru sangat mengantuk pada saat itu, tetapi karena para aktor berpakaian compang-camping seperti kami akan mati sebentar lagi, tetapi kemudian pada saat itu kami tertawa terbahak-bahak. Saya yakin para kru tidak mengerti mengapa kami tertawa sekeras itu tapi ada momen karena ini adalah dunia yang sulit yang kami coba gambarkan, kami hanya ikut tertawa.
Q: Dengan alur cerita karakter Anda di season kedua, apakah ada tema-tema tertentu yang Anda rasa harus dipersiapkan lebih matang karena lebih menantang?
Tao: Pada season 1, Usagi kecewa dengan masyarakat dan meragukan orang lain, jadi dia cukup banyak menyendiri sebagai karakter, tetapi di season 2, dengan bertemu Arisu, dia peduli dengan orang lain dan dia memiliki perasaan cinta pertama. Usagi merasa bahwa dia sendirian tetapi luka-lukanya, bekas lukanya mulai terbuka dan dia menunjukkan kerentanan, kecemasan, dan keraguannya dan saya harus mengekspresikannya.
Ada juga bagian “aktivitas fisik” yang juga sulit untuk diperankan dan digambarkan sebagai dirinya.
Q: Bagaimana Anda menggambarkan pengalaman sendiri saat syuting season 2 dibandingkan dengan season 1?
Tao: Saya yakin season 2 bahkan lebih menyenangkan karena skalanya lebih besar dan CGI-nya lebih bagus dan lebih detail. Kami menciptakan dunia yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, jadi saya pikir semuanya akan lebih bagus karena ditingkatkan.
Q: Apa yang bisa penonton ekspetasikan soal game di season 2? Apakah akan lebih bersifat fisik atau apakah akan lebih banyak menggunakan pikiran? Tanpa membahas spoiler tentunya.
Tao: Sekitar 50/50. Sekitar setengahnya adalah permainan pikiran dan setengahnya lagi adalah permainan fisik. Ada banyak penggambaran untuk permainan pikiran ini dan itu seperti Anda berada di dunia yang berbeda, para kru bahkan mengatakan kepada saya bahwa menyenangkan untuk bolak-balik di antara dua jenis permainan ini karena mereka sangat berbeda. Saya pikir ada keseimbangan yang baik di antara keduanya.
Karakter Chishiya bermain dalam salah satu jenis permainan pikiran ini dan ada beberapa adegan di mana karakter ini berbicara tentang nilai kehidupan, jadi saya benar-benar merekomendasikan kalian semua untuk menyaksikannya lagi di season keduanya ini.
Q: Bagaimana Anda mempersiapkan mental untuk peran Usagi? Apakah sulit dibandingkan dengan sebelumnya, karena sekarang dia telah menjadi lebih dewasa secara emosional. Apakah Anda mengambil sebuah inspirasi?
Tao: Ketika kami syuting season 1, kami semua merasa bahwa ingin bertahan di bisnis hiburan ini, kami semua ingin terus berakting, jadi kami memiliki rasa ketidaksabaran ketika mengerjakan proyek ini.
Ketika kami sampai pada season 2, kami jauh lebih tenang, kami berbicara tentang jenis film yang ingin ambil untuk jadi bagiannya dan kami berbicara soal berbagai hobi baru kami, kami saling berkomunikasi demi menciptakan sebuah film yang berkualitas.
Kami tidak benar-benar berpikir atau mengatakan “oh, kami harus melakukan ini atau kami harus membuat ini dengan cara tertentu” tetapi saya mencoba untuk menjadi senatural mungkin dan saya hanya mencoba untuk berada di lokasi syuting dan melakukan apa yang harus saya lakukan di lokasi syuting.
Q: Berdasarkan apa yang Anda rasakan, seberapa banyak karakter Anda berkembang di antara musim-musim tersebut? Bagaimana dia berubah?
Tao: Dia memiliki perasaan putus asa dan kecewa terhadap orang-orang pada umumnya dan juga masyarakat, tetapi dengan menunggu Arisu, dia menyadari pentingnya hidup bersama orang-orang dan peduli dengan orang lain. Selain itu, nada suara saya akan berbeda di season 2 dibanding season 1.
Q: Tanpa spoiler lebih jauh, adegan apa yang menjadi favorit Anda di season 2 dan mengapa?
Tao: Saya suka episode 7 dimana kami semua berkumpul dan ada persaudaraan di mana kami saling membantu serta mengambil tindakan. Kami memiliki karakter seperti Kuina dan Ann dan saya sudah mengenal mereka [para aktris] sejak mereka masih remaja. Untuk aktris Kuina, kami telah bekerja sama dalam proyek-proyek lain dan kami melakukan drama ini selama delapan bulan, sungguh sangat menyenangkan melihat dirinya berada di “permainan kematian” ini.
Q: Bagaimana rasanya berada di posisi karakter wanita yang kuat untuk kedua kalinya?
Tao: Apa yang saya sukai dari Usagi adalah bahwa dia bukan hanya karakter yang kuat, tapi dia juga memiliki kelemahan. dia memiliki perasaan cinta dan karena itu ketika saya memerankannya, saya juga ingin memiliki rasa cinta itu.
Nah itulah wawancara kami bersama dengan Tao Tsuchiya. Alice in Borderland Season 2 sendiri akan ditayangkan eksklusif di Netflix pada Desember 2022 mendatang.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Discussion about this post