gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara CODE VEIN II dengan Hiroshi Yoshimura dan Keita Iizuka – Mengeksplor Dunia yang Hilang di Mask of Idris!

Fadhil by Fadhil
September 1, 2026
in Konsol, PC, PlayStation 5, Wawancara, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Rangkuman wawancara kami dengan Director Hiroshi Yoshimura dan Producer Keita Iizuka yang membahas lebih dalam CODE VEIN II - Mask of Idris

Rangkuman wawancara kami dengan Director Hiroshi Yoshimura dan Producer Keita Iizuka yang membahas lebih dalam CODE VEIN II - Mask of Idris

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

CODE VEIN II akan memperluas kisahnya melalui Mask of Idris, sebuah expansion yang membawa pemain menuju Forsaken World, dunia yang telah lenyap sebagai akibat dari perubahan sejarah. Untuk mendalami konten seperti apa yang akan ditawarkannya, tim kami telah berkesempatan mewawancarai Director Hiroshi Yoshimura dan Producer Keita Iizuka yang telah memberi beragam insight menarik. 

Director Hiroshi Yoshimura dan Producer Keita Iizuka

Pendekatan Berbeda yang Dibawa Forsaken World 

Dalam game utama, pemain secara langsung ikut campur dalam berbagai tragedi sejarah dan menentukan hasilnya melalui pilihan mereka sendiri. Forsaken World mengambil pendekatan berbeda dengan memperlihatkan dunia-dunia yang tidak lagi ada, sekaligus orang-orang dan emosi yang ikut menghilang bersamanya.

“Forsaken World dibuat dari sudut pandang yang berbeda. Fokusnya adalah pada dunia-dunia yang menghilang sebagai konsekuensi dari perubahan sejarah, serta perasaan dan emosi yang ikut hilang bersama mereka, di luar perjalanan langsung sang protagonis,” jelas Hiroshi Yoshimura.

Konsep tersebut juga menjadi alasan mengapa pengalaman memainkan game utama terlebih dahulu dianggap penting. Setelah mengetahui berbagai peristiwa dan karakter yang ada dalam cerita utama, pemain akan memiliki konteks untuk memahami apa yang mereka temukan di dunia yang telah berubah tersebut. Menurut Yoshimura, game utama dan DLC pada akhirnya dirancang untuk saling melengkapi.

“Dengan bersentuhan dengan orang-orang dan emosi dari dunia-dunia yang mungkin sebenarnya pernah ada, pemain bisa mendapat pemahaman yang lebih dalam mengenai cerita yang mereka alami dalam game utama dan drama yang mengelilingi karakter-karakternya.”

Pendekatan ini turut memengaruhi bagaimana tim membangun cerita dan eksplorasi dalam Mask of Idris. Expansion tersebut memang menghadirkan area baru, tetapi skalanya tidak dibuat dengan tujuan untuk menandingi luasnya dunia utama. Keita Iizuka menjelaskan kalau keseluruhan area dan cerita DLC kurang lebih bisa dibandingkan dengan bagian yang berfokus pada satu hero dalam game utama.

Alih-alih membawa pemain melintasi area terbuka yang sangat luas, tim memilih untuk membuat area yang lebih padat dan berorientasi pada dungeon. Eksplorasi menjadi lebih terkonsentrasi, sementara lingkungan tersebut juga memiliki hubungan erat dengan cerita yang sedang berlangsung.

“Jadi, dalam Mask of Idris, kami ingin pemain mengalami eksplorasi yang lebih padat bersama dengan cerita yang memiliki hubungan erat dengan lingkungan tersebut,” ujar Iizuka.

Skala Minimalis, Tapi Juga Lebih Padat

Dari segi ukuran map, Mask of Idris memang tidak dibuat untuk menghadirkan wilayah sebesar keseluruhan dunia dalam game utama. Iizuka mengatakan bahwa jika dilihat dari gabungan area dan pengalaman ceritanya, skalanya kurang lebih setara dengan bagian yang berhubungan dengan satu hero di game utama.

“Dalam hal skala keseluruhan, termasuk area dan pengalaman ceritanya, kalian secara kasar dapat membayangkannya setara dengan alur cerita dan wilayah yang berkaitan dengan satu hero dalam game utama.”

Tapi perbedaannya terletak pada bagaimana pemain akan menjelajahi dunia tersebut. Tim tidak terlalu berfokus pada perjalanan melintasi area terbuka yang sangat luas. Sebaliknya, Forsaken World memiliki area dungeon yang lebih padat dan dirancang untuk benar-benar dieksplorasi. “Jadi, dalam Mask of Idris, kami ingin pemain mengalami eksplorasi yang lebih padat bersama dengan cerita yang memiliki hubungan erat dengan lingkungan tersebut.”

Bukan Ending Canon atau Jembatan ke Game Baru

Salah satu hal yang mungkin membuat pemain penasaran adalah hubungan DLC ini dengan ending kedua CODE VEIN II, “Luna Fraterna.” Untuk mengakses Mask of Idris, pemain memang harus mencapai ending tersebut. Tapi Iizuka menegaskan kalau persyaratan itu tidak berarti Luna Fraterna merupakan ending yang dianggap paling canon.

“Mencapai ‘Luna Fraterna’ tidak berarti kalau ending tersebut harus dianggap sebagai satu-satunya ending yang ‘canon’.”

Alasannya lebih berkaitan dengan cara pemain memahami dunia yang ditampilkan dalam DLC. Forsaken World berisi situasi yang muncul sebagai konsekuensi perubahan sejarah, termasuk berbagai hal yang tidak pernah diperlihatkan secara langsung dalam cerita utama. Karena itu, pengalaman setelah menyelesaikan game utama akan membuat perbedaan-perbedaan tersebut lebih mudah dikenali.

Pemain mungkin akan menemukan karakter yang nasibnya berbeda atau wilayah yang mengalami keadaan berbeda dari apa yang mereka kenal sebelumnya. Justru melalui perbandingan tersebut, hubungan antara perjalanan mereka di game utama dengan dunia yang hilang dalam DLC menjadi lebih jelas. Selain itu, Mask of Idris tidak akan mengubah kejadian maupun ending dalam cerita utama. “Tidak ada hal yang terjadi dalam game utama yang akan diubah, dan ending-nya tidak akan berubah,” jelas Iizuka.

“Expansion ini justru menggambarkan dunia-dunia yang mungkin telah hilang di balik layar sebagai akibat dari perubahan sejarah.”

Hal tersebut juga menjawab pertanyaan mengenai apakah DLC ini merupakan penutup cerita CODE VEIN II atau persiapan menuju proyek berikutnya. Iizuka menjelaskan kalau keduanya bukan tujuan utama expansion. “DLC ini sebenarnya tidak dimaksudkan sebagai penutup game utama atau sebagai sesuatu yang secara langsung mengarah kepada proyek masa depan.”

Sebaliknya, tim ingin memperlihatkan kalau cerita yang terlihat oleh pemain dalam game utama bukanlah satu-satunya hal yang pernah terjadi. Di balik sejarah yang terus berubah, terdapat dunia dan peristiwa lain yang mungkin pernah ada tetapi kemudian menghilang. Dengan pendekatan tersebut, Mask of Idris lebih tepat dipandang sebagai bagian lain dari gambaran besar CODE VEIN II, bukan sekadar epilog.

Mempelajari Feedback dari Pemain

Dalam mengembangkan DLC, tim juga menggunakan feedback yang mereka terima setelah CODE VEIN II dirilis. Yoshimura mengatakan kalau berbagai reaksi pemain digunakan dalam proses penyempurnaan dan penyesuaian akhir. “Ya, tentu saja. Setelah game dirilis, kami terus mengumpulkan reaksi dan feedback dari pemain, dan kami menggunakan informasi tersebut ketika melakukan penyempurnaan dan penyesuaian akhir.”

Salah satu contohnya adalah update yang meningkatkan responsivitas aksi pemain. Perubahan tersebut kemudian menjadi dasar untuk combat dalam DLC. “DLC dirancang dan diseimbangkan berdasarkan tempo aksi yang telah ditingkatkan tersebut, dengan tujuan membuat pertarungan terasa lebih seru dan responsif.”

Konten Baru Lainnya untuk Melihat Dunia Setelah Ending

Bersamaan dengan Mask of Idris, CODE VEIN II juga akan mendapatkan update gratis yang memperluas pengalaman setelah cerita utama selesai. Salah satu tambahan terbesar adalah sejumlah episode yang berlangsung setelah ending. Tim menerima cukup banyak permintaan dari pemain yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai keadaan dunia setelah cerita utama berakhir, sehingga update tersebut akan memberikan kesempatan untuk melihat kembali karakter-karakter yang masih ada setelah perjalanan mereka selesai.

Selain itu, update gratis tersebut juga akan menghadirkan mode rematch boss, serupa dengan fitur yang terdapat dalam game sebelumnya. Bagi pemain yang lebih tertarik menikmati cerita daripada menghadapi tantangan combat yang berat, akan tersedia pula mode yang memperkuat karakter pemain. Iizuka menjelaskan kalau update tersebut pada dasarnya dirancang untuk menambahkan elemen baru ke berbagai bagian pengalaman CODE VEIN II, bukan hanya sebagai pendamping DLC.

“Karena banyak pemain mungkin sudah menyelesaikan cerita utama, kami ingin memperlihatkan sedikit lebih banyak seperti apa dunia setelahnya, dengan berbagai karakter yang masih hadir, melalui beberapa episode tambahan.”

Untuk ukuran keseluruhan, Mask of Idris sendiri tetap berada di kisaran konten satu hero dalam game utama. Tim tidak memberikan estimasi waktu bermain dalam hitungan jam karena menurut mereka angka tersebut tidak akan menggambarkan kontennya secara akurat. Mereka lebih memilih pemain membandingkannya dengan skala satu bagian hero dalam game utama.

Build Baru untuk Eksplorasi Forsaken World

Mask of Idris juga akan memberikan pemain lebih banyak pilihan untuk membangun karakter. Sepanjang perjalanan, pemain akan mendapatkan Blood Codes, senjata, Formae, dan Jails baru. “Beberapa di antaranya memiliki properti dan kemampuan yang tidak muncul dalam game utama, termasuk opsi yang sedikit lebih tidak konvensional atau rumit.”

Tambahan tersebut memungkinkan pemain membuat build yang sebelumnya tidak bisa digunakan dalam game utama. “Karena itu, pemain akan dapat membuat build yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan dalam game utama.”

Memperluas Dunia Tanpa Mengubahnya

Pada akhirnya, Mask of Idris bukanlah upaya untuk mengubah kembali cerita yang sudah dialami pemain dalam CODE VEIN II. Justru sebaliknya, expansion ini mencoba menunjukkan apa yang berada di luar cerita tersebut yaitu lewat dunia yang hilang, karakter yang mengalami nasib berbeda, serta emosi yang tidak pernah sempat terlihat.

Yoshimura melihat hal tersebut sebagai kesempatan untuk memperlihatkan sisi dunia CODE VEIN II yang sebelumnya sulit dimasukkan ke dalam cerita utama. Ada banyak fakta sejarah dan informasi latar yang menjadi dasar cerita, tetapi tidak semuanya bisa menjelaskan perasaan orang-orang yang berada di balik peristiwa tersebut.

“DLC memberi kami kesempatan untuk mengekspresikan lebih banyak elemen tersebut, dan kami percaya kalau hal itu menambah kedalaman yang lebih besar pada dunia serta keseluruhan karya.”

Dari situlah posisi Mask of Idris menjadi menarik. Expansion ini tidak berusaha menggantikan pengalaman cerita utama, tidak mengubah ending yang sudah dicapai pemain, dan tidak secara langsung menjanjikan sesuatu untuk proyek berikutnya. Sebaliknya, ia mengambil konsep perjalanan waktu yang sudah menjadi bagian penting dari CODE VEIN II, lalu menggunakannya untuk melihat konsekuensi dari sejarah yang telah berubah.

Forsaken World adalah kumpulan dunia yang seharusnya mungkin pernah ada. Melalui Mask of Idris, pemain akhirnya diberi kesempatan untuk melihatnya, dan mungkin memahami lebih jauh apa yang sebenarnya telah hilang dalam perjalanan mereka sendiri.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Bandai NamcoCode Vein IIInterviewMask of IdrisPCPS5WawancaraXbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

[EKSKLUSIF] Wawancara Project ZETA dengan Namseok Kim – Bukan Hero Shooter, Bukan MOBA Banget

Next Post

Nyobain CODE VEIN II Mask of Idris – Game yang Familiar, Tapi dengan Konsep Cerita dan Dunia Baru!

Related Posts

TYPE-MOON memberi update susulan mengenai status Fate/EXTRA Rexord yang kini sudah mendapat publisher baru yaitu Aniplex
Berita

Aniplex Jadi Publisher Baru Fate/EXTRA Record, Tapi Belum Ada Konfirmasi Soal Jadwal Rilis

September 1, 2026
Fitur disc-to-digital Xbox sekarang mulai dibagikan ke anggota Xbox Insider, dan pemain langsung nyobain temuan menarik.
Konsol

Fitur Disc-to-Digital Xbox Ternyata Bisa Dipakai untuk Game yang Sudah Delisted

September 1, 2026
Eksistensi Romancing SaGa 3: Destinies United belum lama ini terungkap lebih dulu lewat pendaftaran rating resminya di Brazil
Berita

Romancing SaGa 3: Destinies United Bocor Duluan dan Diduga Adalah Remake Baru

September 1, 2026
Simak impresi awal kami dari sesi hands-on expansion "Mask of Idris" untuk CODE VEIN II yang akan rilis sebentar lagi
Konsol

Nyobain CODE VEIN II Mask of Idris – Game yang Familiar, Tapi dengan Konsep Cerita dan Dunia Baru!

September 1, 2026
Dalam wawancara bersama Namseok Kim, CEO NIRVANANA, kami mendapatkan penjelasan lebih jauh soal arah yang mereka pilih untuk Project ZETA.
PC

[EKSKLUSIF] Wawancara Project ZETA dengan Namseok Kim – Bukan Hero Shooter, Bukan MOBA Banget

September 1, 2026
Kami wawancara dengan Dave Curd selaku Creative Director PUBG: DED.NET soal kenapa game ini bisa berbeda banget dari PUBG biasanya.
Konsol

[EKSKLUSIF] Wawancara PUBG: DED.NET dengan Dave Curd – Ketika PUBG Dicampur Roguelite

September 1, 2026
Next Post
Simak impresi awal kami dari sesi hands-on expansion "Mask of Idris" untuk CODE VEIN II yang akan rilis sebentar lagi

Nyobain CODE VEIN II Mask of Idris - Game yang Familiar, Tapi dengan Konsep Cerita dan Dunia Baru!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

PokémonXP 2026 bukan cuma jadi tempat berkumpulnya fans Pokémon dari berbagai penjuru dunia, tapi juga membawa banyak panel menarik.

Melihat Bagaimana Masa Depan Pokémon TCG Pocket di PokémonXP 2026

by Taufik
August 31, 2026
0

PokémonXP 2026 bukan cuma jadi tempat berkumpulnya fans Pokémon dari berbagai penjuru dunia, tapi juga membawa banyak panel menarik yang...

Yu-Gi-Oh! WORLD CHAMPIONSHIP 2026 akhirnya resmi selesai dan kami melakukan wawancara dengan para pemenangnya.

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Para Juara Yu-Gi-Oh! WORLD CHAMPIONSHIP 2026

by Taufik
August 31, 2026
0

Yu-Gi-Oh! WORLD CHAMPIONSHIP 2026 akhirnya resmi selesai dan para Duelist terbaik dari berbagai penjuru dunia sudah mendapatkan gelar juaranya masing-masing....

Silver Studio dan Elementa kini telah membuka akses pra-registrasi global untuk persiapan rilis game gacha open-world Silver Palace

Silver Palace Buka Pra-Registrasi Untuk Persiapan Rilis Global di Semua Platform

by Fadhil
August 28, 2026
0

Silver Studio dan Elementa kini telah membuka akses pra-registrasi global untuk persiapan rilis game gacha open-world Silver Palace.

Princess Connect! Re:Dive baru saja menutup akhir arc ketiga untuk cerita utamanya dengan cara yang sangat memanjakan fans

Princess Connect Re:Dive Hadirkan 100+ Ending Pernyataan Cinta Untuk Semua Heroine di Konklusi Baru Ceritanya

by Fadhil
August 28, 2026
0

Princess Connect! Re:Dive baru saja menutup akhir arc ketiga untuk cerita utamanya dengan cara yang sangat memanjakan fans.

Blizzard resmi mengumumkan kalau Overwatch Rush rencananya akan masuki fase soft launch di Asia Tenggara pada akhir Agustus

Overwatch Rush Akan Masuki Fase Soft Launch Sebentar Lagi, Termasuk di Indonesia!

by Fadhil
August 26, 2026
0

Blizzard resmi mengumumkan kalau Overwatch Rush rencananya akan masuki fase soft launch di Asia Tenggara pada akhir Agustus.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd