gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara Sword Sage: Awakening – Action RPG dari China yang Bukan Sekedar Souls-like

Taufik by Taufik
September 22, 2025
in PC, Wawancara
0
Di tengah ramainya game-game action RPG baru, Sword Sage: Awakening hadir dengan identitas yang cukup unik.

Di tengah ramainya game-game action RPG baru, Sword Sage: Awakening hadir dengan identitas yang cukup unik.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Di tengah ramainya game-game action RPG baru, Sword Sage: Awakening hadir dengan identitas yang cukup unik. Bukan sekadar ikut tren Souls-like yang lagi hype, game ini coba menggabungkan mitologi klasik China dengan gaya visual yang kental akan nuansa mekanikal punk. Hasilnya adalah dunia fantasi yang terasa berbeda dari kebanyakan game serupa, tapi tetap punya daya tarik universal.

Sang developer punya visi yang jelas: menghadirkan sesuatu yang segar tanpa melupakan akar budaya. Mereka ingin membuat dunia yang kaya cerita, penuh eksplorasi, tapi juga bisa diakses oleh berbagai tipe pemain. Dari wawancara dengan mereka, kelihatan banget kalau Sword Sage: Awakening bukan sekadar proyek ikut-ikutan, melainkan sebuah karya yang dibangun dengan banyak cinta pada budaya, sejarah, dan tentu saja game.

Akar Inspirasi dari Mitologi China

Dunia Sword Sage: Awakening punya fondasi yang kuat dari mitologi dan folklore klasik China. Tim pengembangnya mengaku kalau salah satu referensi utamanya adalah kisah duel legendaris antara Sword Sage dengan Yue Maiden yang tercatat dalam Wu Yue Chunqiu. Selain itu, mereka juga menggali dari sumber klasik lain seperti Youyang Zazu dan Soushen Ji yang penuh dengan cerita supernatural.

Menurut mereka, mitologi ini bukan cuma jadi bumbu, tapi benar-benar membentuk roh dari dunia Sword Sage: Awakening. “Kami ingin setiap pemain bisa merasakan nuansa tradisional yang kaya, tapi dengan cara yang fresh dan menarik,” jelas salah satu pengembang. Jadi, walaupun game ini tampil modern, jejak akar budaya China tetap terasa kuat.

Ketika Tradisi Bertemu Mekanikal Punk

Salah satu hal yang bikin game ini standout adalah visualnya. Perpaduan motif perunggu, logam, dan elemen mekanikal dengan estetika budaya Timur memberikan nuansa unik. Inspirasi gaya ini ternyata datang dari ketertarikan pribadi tim terhadap “mechanical punk” yang mereka jumpai di game-game seperti BioShock, Dishonored, hingga Wolfenstein.

Yang menarik, mereka bilang bahwa konsep “seni mekanik” sebenarnya sudah ada di China kuno, jadi bukan hal asing untuk diadaptasi. “Kami ingin menciptakan gaya yang terasa ‘keren’ baik bagi pemain dari Timur maupun Barat,” ungkap mereka. Hasilnya, Sword Sage: Awakening terlihat seperti sebuah eksperimen visual yang memadukan fantasi dengan sejarah, sekaligus terasa familiar tapi juga segar.

Lebih dari Sekadar Pertarungan

Meski dibungkus sebagai game action, Sword Sage: Awakening tidak hanya fokus pada duel atau pertempuran. Ada elemen eksplorasi dan puzzle yang membuat pengalaman bermain terasa lebih variatif. Dengan desain level ala sandbox, pemain akan diajak untuk mengumpulkan material, menjelajahi dunia, dan bahkan menempa senjata sendiri.

Bagi tim pengembang, eksplorasi ini sama pentingnya dengan combat. Mereka ingin pemain punya kebebasan untuk merancang gaya bermainnya. Jadi, kalaupun kamu bukan tipe gamer yang selalu haus adrenalin, masih ada hal-hal menarik lain untuk dilakukan.

Tantangan yang Bersahabat

Souls-like sering identik dengan kesulitan yang bikin frustrasi, tapi tim pengembang menegaskan kalau Sword Sage: Awakening tidak sepenuhnya mengikuti jalur itu. Mereka menyebut game ini lebih tepat disebut “SoulLite.” Tingkat kesulitan dibuat moderat, dengan opsi setting yang bisa diatur sesuai preferensi.

“Kami ingin pemain baru tetap merasa betah, tapi di sisi lain, gamer hardcore juga punya ruang untuk menguji kemampuan mereka,” jelas tim. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Sword Sage: Awakening mencoba menjembatani dua dunia: mereka yang penasaran dengan genre ini, dan mereka yang sudah veteran.

Bukan Cuma Sekadar Souls-like

Banyak orang mungkin mengira Sword Sage: Awakening sekadar ikut tren Souls-like yang sedang naik daun berkat game seperti Black Myth: Wukong. Namun, pengembang justru menekankan bahwa apa yang mereka buat sebenarnya adalah sebuah ARPG dengan jiwa klasik.

Mereka terinspirasi dari berbagai game legendaris seperti Castlevania, Metroid, hingga The Legend of Zelda. Inti dari pengalaman ini ada pada pertarungan yang intens, desain peta yang rumit, dan sistem koleksi yang kaya. “Itulah yang selalu kami kejar sejak awal,” kata mereka.

Jadi, meski ada pengaruh tren modern, Sword Sage: Awakening tetap berdiri dengan identitas sendiri. Sebuah game yang memadukan mitologi China, estetika mekanikal punk, dan cita rasa ARPG klasik yang bisa dinikmati banyak kalangan.


Sword Sage: Awakening sejauh ini belum memiliki jadwal rilis, namun yang pasti game tersebut akan rilis di PC melalui Steam. Kamu udah bisa melakukan wishlist jika tertarik untuk memainkan game tersebut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: 4DivinityInterviewSword Panda LimitedSword Sage: AwakeningWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Yoko Taro Sengaja Bikin NieR Automata Sulit Dipahami Pemain

Next Post

[EKSKLUSIF] Lebih dari Sekadar Ngebut: Cerita Developer Sonic Racing: CrossWorlds Soal Bikin Trek Lintas Dunia dan Platform

Related Posts

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Rev. NOiR bagi segudang detail baru yang dibagikan lewat ajang presentatiPlayStation State of Play serta Konami Press Start kemarin malam
Berita

Rev. NOiR Kembali Dipamerkan dengan Banyak Detail Baru!

September 4, 2026
Capcom akhirnya memamerkan trailer perdana Monster Hunter Wilds: Ascendance yang terlihat epik dan penuh beragam detail menarik
Berita

Monster Hunter Wilds: Ascendance Pamer Trailer Perdana yang Ungkap Beragam Konten Menarik

September 4, 2026
Next Post
Sonic Racing: CrossWorlds hadir dan bikin banyak penggemar penasaran kenapa game ini bisa seru? Simak wawancara kami dengan SEGA!

[EKSKLUSIF] Lebih dari Sekadar Ngebut: Cerita Developer Sonic Racing: CrossWorlds Soal Bikin Trek Lintas Dunia dan Platform

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd