gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Intel Klaim Ada 30% Performa Gaming “Terkunci” Gara-Gara Optimasi Game Buruk

Taufik by Taufik
April 24, 2026
in Berita, Hardware, PC
0
Intel Sebut Performa Gaming Tidak Maksimal Bukan Salah CPU, Tapi Salah Optimalisasi Game

Intel Sebut Performa Gaming Tidak Maksimal Bukan Salah CPU, Tapi Salah Optimalisasi Game

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Performa gaming antara Intel dan kompetitornya masih sering jadi perdebatan, apalagi sejak hadirnya CPU dengan desain hybrid milik Intel dengan P-Core dan E-Core. Namun menurut pihak Intel, masalah utamanya bukan ada di hardware, melainkan di sisi software yang belum optimal.

Hal ini disampaikan langsung oleh Robert Hallock, yang menyebut bahwa banyak gamer dan bahkan enthusiast masih meremehkan pentingnya optimasi software. Ia mengklaim bahwa ada potensi performa sekitar 10 sampai 30 persen yang sebenarnya “terkunci” karena game belum dioptimalkan dengan baik untuk CPU modern.

Salah satu isu yang sering dibahas adalah perbedaan antara Performance Core dan Efficient Core di CPU hybrid Intel. Banyak yang mengira E-core jadi penyebab performa gaming lebih rendah. Namun Hallock membantah hal tersebut, dan menyebut perbedaan performanya sangat kecil, bahkan hanya sekitar 1 persen saja dalam beberapa kasus.

Menurutnya, masalah utama justru datang dari cara game dan engine memanfaatkan CPU. Banyak game masih menganggap semua core bekerja dengan cara yang sama, padahal arsitektur hybrid punya karakteristik berbeda. Hal ini bisa menyebabkan masalah seperti pembagian tugas yang tidak seimbang, frame time yang tidak stabil, hingga performa yang tidak konsisten.

Intel sendiri mengandalkan teknologi seperti Thread Director untuk membantu sistem operasi mengatur beban kerja antara core. Tapi pada praktiknya, performa tetap sangat bergantung pada banyak faktor lain, mulai dari optimasi engine game, sistem operasi, sampai proses background yang berjalan di PC.

Kesimpulannya, Intel melihat bahwa peningkatan performa gaming tidak bisa hanya mengandalkan hardware saja. Tanpa optimasi software yang tepat, potensi penuh CPU tidak akan keluar. Bahkan menurut mereka, kalau bottleneck ini bisa diatasi, performa CPU mereka bisa jauh lebih kompetitif, termasuk melawan lini prosesor gaming terbaik saat ini.

Sumber: PC Games Hardware

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: GameIntelPC
ShareTweetShare
Previous Post

Solo Leveling: ARISE OVERDRIVE Tetapkan Jadwal Rilis untuk Versi PS5 dan Xbox Series

Next Post

Google Klaim 90% Developer Sudah Pakai AI, Tapi Banyak yang Tidak Ngaku

Related Posts

Kazuma Kaneko saat ini tengah menyiapkan proyek game barunya yang dipastikan tidak lagi bergantung pada AI terutama dari sisi mekaniknya
Berita

Game Baru Kazuma Kaneko Dikonfirmasi Tidak Lagi Gunakan Gen AI

July 22, 2026
NVIDIA membagikan lebih banyak detail soal DLSS 5 setelah fitur ini sempat jadi perbincangan sejak pertama kali diperkenalkan.
Berita

NVIDIA Pamer Kontrol DLSS 5 untuk Developer, Tegaskan AI Tetap Jaga Visi Artistik

July 22, 2026
Simak impresi awal kami setelah menjajal versi demo Persona 4 Revival di markas utama SEGA
Konsol

Nyobain Persona 4 Revival – Upgrade Murni di Hampir Segala Sisi!

July 22, 2026
Rangkuman wawancara terbaru kami dengan Yokoyama Masayoshi dari RGG Studio yang membahas lebih dalam soal STRANGER THAN HEAVEN
Konsol

Wawancara STRANGER THAN HEAVEN – Intip Lebih Dalam Apa yang Paling Membedakannya dari Seri Yakuza!

July 22, 2026
Stranger Than Heaven jadi salah satu game yang paling menarik perhatian dari Ryu Ga Gotoku Studio. Simak impresi hands on kami!
Konsol

Nyobain Stranger Than Heaven – Pertarungan Brutal Jadi Daya Tarik Utama

July 22, 2026
Perusahaan Sankei Digital dari Jepang baru saja mengumumkan kerjasama mereka dengan agensi Eliphant yang berbasis di Singapura
Berita

Sankei Digital Umumkan Kerjasama Strategis dengan Agensi Spesialis Gaming Eliphant

July 22, 2026
Next Post
Pembahasan soal penggunaan AI di industri game makin ramai setelah bos divisi game dari Google Cloud angkat fakta baru.

Google Klaim 90% Developer Sudah Pakai AI, Tapi Banyak yang Tidak Ngaku

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd