Anthropic sekarang mulai memperketat kemampuan Claude Code dan Opus 5.5 buat urusan reverse engineering. Beberapa pengguna melaporkan kalau Claude sekarang mulai memblokir permintaan seperti membongkar software, termasuk saat dipakai bareng tool Reverse Engineer Anything atau REA.
Salah satu batasan yang mulai kelihatan adalah Claude menolak permintaan buat “membuat ulang game yang sudah ada secara spesifik.” Anthropic kelihatannya pengen menekan makin banyaknya clone dan game bajakan yang dibuat dengan bantuan AI. Efek sampingnya, proyek port tidak resmi ke PC juga bisa ikut kena dampak.
Beberapa minggu terakhir memang makin banyak game, terutama judul lawas, yang dapat native PC port lewat proses decompilation dan recompilation. Sebagian proyek seperti ini memang dibuat buat preservasi atau supaya game lama bisa jalan lebih baik di hardware modern, tapi ada juga yang mulai kelewat batas.
We added two sentences to Claude Code’s prompt on Opus 5.5 to steer it away from recreating someone else’s specific game because using Claude to infringe IP is against our usage policy.
Original games, genre games, and games built from your own designs and assets are meant to keep working.
We’ll continue to iterate to ensure we’re striking the right balance. In the meantime, if Claude turns down something that’s yours, send it my way.
— Addy Osmani (@addyosmani) October 30, 2026
Masalahnya, beberapa game yang masih dijual resmi juga mulai dibongkar lalu dibuat native PC port sendiri, yang pada praktiknya bisa terasa seperti bentuk pembajakan lewat jalur lain. Selain itu, sempat muncul juga kasus orang yang mengancam developer bakal bikin clone game mereka pakai Claude kalau nggak dibayar. Jadi nggak terlalu mengejutkan kalau Anthropic akhirnya mulai memperketat bagian ini.
Sayangnya, pembatasan ini juga bikin sebagian developer protes. Mereka bilang Claude sekarang kadang ikut memblokir pekerjaan yang sebenarnya sah, seperti reverse engineering buat debugging, analisis crash, riset keamanan, sampai pengembangan anti-cheat. Artinya, AI-nya masih belum selalu bisa bedain mana penggunaan yang legit dan mana yang memang bermasalah.
Anthropic sendiri bilang mereka masih bakal terus menyempurnakan batasan tersebut. Jadi kemungkinan aturan ini belum final. Buat sekarang, yang jelas era native port lewat vibe coding dan AI kemungkinan bakal jadi sedikit lebih susah, terutama kalau proyeknya terlalu mirip dengan game yang masih aktif dijual atau berpotensi melanggar hak cipta.
Sumber: Tom’s Hardware
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post