gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Nyobain Closed Network Test Elden Ring, Open-World Merubah Segalanya!

Fadhil by Fadhil
November 10, 2021
in Konsol, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Berikut adalah rangkuman preview awal kami dari sesi Closed Network Test Elden Ring

Berikut adalah rangkuman preview awal kami dari sesi Closed Network Test Elden Ring

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Memanfaatkan momentum dan pengalaman mereka dalam meracik game Souls selama lebih dari satu dekade lamanya, tidak lama lagi From Software siap membawa mahakarya terbesar sepanjang eksistensi developernya lewat Elden Ring. Antusiasme yang mengitari game ini memang sudah sangat tinggi sejak awal pengumumannya di ajang E3 2019 lalu. Karena selain dari reputasi Hidetaka Miyazaki yang semakin diakui apalagi setelah memenangkan penghargaan GOTY lewat Sekiro: Shadows Die Twice, proyeknya juga melibatkan penulis novel ternama George R.R. Martin yang memberikan kontribusi dalam membangun setting dunia fantasi yang kaya akan potensi lore menarik.

Menjelang perilisan gamenya yang hanya berjarak beberapa bulan lagi, kami selama satu pekan kemarin sudah menjajal sesi Closed Network Test Elden Ring yang masih dibatasi untuk media saja. Sebagai fans berat dari genre Soulslike, kesempatan ini tentu kami manfaatkan untuk mengamati kualitas gamenya secara lebih dekat, setidaknya bermodalkan pengalaman bermain singkat dari porsi area kecil dari game aslinya nanti. Lalu apakah Elden Ring berhasil memberikan impresi yang sesuai dengan ekspektasi kami? Jawabannya bisa langsung kamu cek pada pembahasan di bawah ini!

Gameplay yang Diusung

Apa yang membuat gameplay dalam seri Souslike begitu spesial terletak pada bagaimana pemain dapat merasakan pengalaman berkesan di tiap gamenya, terlepas dari konsepnya yang familiar dan mungkin terkesan repetitif bagi banyak orang. Penyampaian cerita yang lebih mengandalkan kondisi lingkungan dan potongan yang bisa ditemukan di sana-sini membuat pengalaman bermain menjadi jauh lebih seru, karena saat sudah dilempar dalam salah satu dari game tersebut, kamu rasanya benar-benar ditinggalkan seorang diri serta dipaksa untuk bertahan dalam siklus hidup dan mati yang berkepanjangan. Bagian terbaiknya? From Software selalu menyuguhkan atmosfer dan lore yang sangat berbeda di tiap game ini, sembari mengambil ide yang sudah bagus dan menyempurnakannya demi membawa pengalaman bermain lebih baik.

Sebagai hasil, sistem combat dalam Elden Ring sudah sangat matang seperti yang bisa dirasakan dari Dark Souls 3, tapi di saat yang sama tidak membawa sensasi yang dirasa terlalu menyimpang dengan style bermain dari tiap kelas karakternya. Satu tambahan mekanisme yang paling kami sukai adalah Counter Hit, yang mana kamu bisa melancarkan serangan kuat setelah melakukan block untuk memberi damage besar ke musuh. Selain karena damage yang kamu hasilkan lebih besar daripada melancarkan serangan tipe Heavy, sekarang pemain yang menahan serangan dengan senjata Two Handed jadi bisa lebih percaya diri dalam bertarung tanpa harus bersembunyi di belakang tameng atau menghindari serangan yang ada dengan rolling (cara classic).

Tapi jika kamu tidak suka atau grogi saat berada terlalu dekat dengan musuh tangguh atau boss, gamenya sudah memfasilitasi opsi kekuatan sihir yang bisa dilancarkan secara leluasa dari jarak jauh. Seperti di semua game Soulsborne sebelum ini, sihir dalam Elden Ring juga terasa overpowered sehingga kamu tidak perlu berusaha keras menghafalan pola serangan musuh jika bisa menghajar mereka dengan mudahnya dari jarak jauh dengan damage tinggi pula. Lebih ekstrimnya salah satu kelas karakter yaitu Enchanted Knight dapat menggunakan dua gaya bermain berbeda dengan efisien, yaitu sihir dan combat jarak dekat dengan senjata tombak.

Tentu saja salah satu daya tarik terkuat dari genre Soulslike terletak pada pertarungan bossnya dan untuk ini Elden Ring sudah memfasilitasi beberapa boss yang kami rasa cukup memorable. Setidaknya dari pengalaman awal yang didapat, boss dalam Elden Ring didesain lebih mirip dengan Bloodborne. Ini apalagi kamu rasakan saat bertarung melawan Margit The Fell Omen yang benar-benar mirip Father Gascoigne, karena selain dari statusnya sebagai salah satu boss pertama yang harus kamu lawan, mereka menyuguhkan tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi dan memaksamu untuk memahami mekanisme gamenya dengan baik saat sudah sampai di tahap tersebut.

Margit adalah boss yang sangat agresif dan punya banyak pola serangan, termasuk gerakan menipu yang bisa menganggu timing dalam mengantisipasi serangannya. Ini semua bahkan belum masuk ke fase kedua di mana serangannya punya daya serang destruktir dan radius luas yang hanya bisa ditangani dengan menghindarinya di waktu paling tepat. Tidak buruk untuk salah satu boss awal yang kamu hadapi, jadi semoga saja game penuhnya akan membawa lebih banyak pertarungan yang lebih menantang dan berkesan.

Open-World Seolah Merubah Segalanya

Bagian paling menarik dari Elden Ring sekaligus yang membuat game ini begitu ambisius adalah setting open-world. Jadinya tidak lagi sekedar membawa pemain dalam berbagai area luas terpisah yang saling terhubung, kali ini map Elden Ring dibuat jauh lebih masif dan menekankan eksplorasi sebagai elemen gameplay utama. Salah satu keseruan dari game Soulslike memang terletak pada eksplorasi, karena kamu akan selalu dibuat terkejut dengan rahasia yang tersimpan dalam suatu area hingga musuh seperti apa yang siap menyergap dari balik bayangan. Karena sekarang area bermain telah diperluas dengan skala yang begitu besar, maka sensasi eksplorasi tersebut otomatis terasa semakin kuat. Demi memudahkan eksplorasi sehingga kamu tidak harus selalu berjalan kaki, nantinya di awal permainan kamu akan langsung diberikan Spirit Steed yang merupakan tunggangan Kuda ghaib yang bisa dipanggil kapan saja.

Seperti yang sempat kamu bahas di preview sebelumnya, tentu saja ada rasa khawatir kalau map dalam gamenya dibuat lebih besar hanya demi memenuhi kriteria sebagai open-world, tapi pihak tim developer sudah memastikan kalau mereka mendesain dunia Elden Ring secara serius dan ingin memasukan sebanyak mungkin konten di dalamnya. Jadi tidak peduli ke mana pemain akan pergi, pasti akan selalu ada distraksi yang menarik perhatian di setiap saat, apalagi jika itu datang dari bahaya tidak terduga yang bisa membuat karaktermu berada dalam bahaya. Mungkin daripada khawatir soal dunia yang terasa kosong, satu komplain terbesar kami pada setting open-world ini lebih mengarah ke aktivitas sampingan seperti melakukan infiltrasi camp. Kami sempat berharap kalau Elden Ring bisa membuatnya terasa lebih menarik dan tidak pasaran, tapi pendekatan combat dalam Soulslike rasanya kurang cocok untuk melibatkanmu dalam pertempuran massal. Untungnya kekurangan ini berhasil ditutupi dengan summon Ash Spirit sebagai bala bantuan jika terdesak.

Aspek lain yang membuat dunia Elden Ring terasa begitu spesial juga terletak dari variasinya. Kita tidak hanya berbicara soal perbedaan atmosfer dari berbagai wilayah saja, tapi juga dari jenis musuh yang mendiaminya serta ancaman lain yang mengharuskanmu untuk selalu beradaptasi dalam berbagai situasi. Bagaimana pun juga ini masihlah game Soulslike dari From Software, jadi apapun yang kamu rasa akan hadir di gamenya maka kemungkinan itu memang ada. Salah satu contoh lainnya adalah boss tersendiri yang bisa ditemukan saat sedang menjelajah dunianya, jadi kamu tidak harus selalu menyelesaikan suatu dungeon atau area khusus untuk berhadapan dengan bahaya besar. Konsep boss yang bisa berpindah tempat seperti ini sebenarnya sudah diusung di banyak seri lain seperti Guardian Monkey di Sekiro atau Pursuer di Dark Souls 2, tapi Elden Ring menjadikan jenis boss seperti ini dengan keberadaan lebih dominan dan bahkan punya health bar pajang serta nama seperti saat berhadapan melawan boss asli.

Bukan game open-world tentunya tanpa keberadaan World Map. Untuk Elden Ring kamu akan selalu dipandu dengan semacam kompas di bagian atas layar yang akan mengarahkanmu pada berbagai Point of Interest. Kamu bisa menandai berbagai lokasi untuk memudahkan backtrack, khususnya untuk area yang menyimpan sumber daya untuk kebutuhan crafting. Membuka berbagai area dalam map membutuhkan fragment khusus yang harus dikumpulkan terlebih dahulu. Selama eksplorasi kamu juga bisa beristirahat pada checkpoint yang dalam game ini dinamai “Site of Lost Grace”, yang tentu saja memang sangat dibutuhkan karena karaktermu sudah pasti akan sering mati. Kabar baiknya dari checkpoint ini kamu akan sering ditemani Melina (seperti Firekeeper di Dark Souls), yang mana dia memberikan jasa untuk meningkatkan level karaktermu. Membuat karakter NPC sepenting ini bisa berpindah tempat adalah keputusan yang sangat tepat, karena di semua game Soulsborne lain kamu harus selalu melakukan backtrack dan kembali ke base utama untuk memanfaatkan jasa dari para waifu ini.

Ada juga Catacomb yang bisa dibilang adalah suksesor spiritual dari Chalice Dungeon di Bloodborne. Tipe dungeonnya masih punya mekanisme sama di mana kamu harus mengaktifkan mekanisme khusus sebelum bisa melawan boss, kecuali kali ini tidak ada efek perubahan dari hasil random generated sehingga kamu tidak perlu pusing menghafalkan areanya dari awal lagi jika memang ingin kembali mengeksplornya di lain waktu. Pengalaman open-world semakin diperkaya dengan sistem crafting yang kali ini bisa dilakukan kapan saja sehingga kamu tidak perlu pergi ke tempat singgah utama seperti di game Soulsborne lain. Artinya kamu juga diberi kebebasan dalam membuat senjata sendiri dengan mengandalkan material yang didapat dari eksplorasi, sebuah sistem yang membuat alur gameplay menjadi jauh lebih fleksibel.

Selain dari yang sudah kami sebut di atas, gamenya sendiri masih mempertahankan banyak elemen klasik dengan desain yang sedikit diperbarui. Contohnya seperti sistem senjata yang mana kamu diberi kebebasan lebih untuk memodifikasi Weapon Art dan statistiknya saat berada di checkpoint Site of Grace. Tambahan lain yang sangat kami apresiasi adalah opsi checkpoint kedua yaitu Stakes of Marika, sebuah patung yang bisa jadi tempat respawn darurat saat kamu gugur dalam pertempuran dan baru ingat kalau Site of Grace yang dikunjungi terakhir kali letaknya terlalu jauh. Melihat gamenya dari sudut pandang manapun, kamu bisa tahu kalau pihak developer benar-benar ingin memastikan kalau pengalaman bermain yang ditawarkan gamenya bisa pas dan tidak sampai memberi ekstra beban selain dari yang sudah dibawa dari tingkat kesulitanya sendiri.

Kembali ke judul poin sekaligus yang ada pada artikel ini mengenai “open-world” yang merubah segalanya, bagi kami ini berhubungan dengan pengalaman bermain secara menyeluruh yang sebelumnya tidak pernah kami sangka bisa diwujudkan dari genre Soulslike yaitu sensasi berpetualang sesungguhnya.

Formula Klasik yang Tetap Terjaga

Gameplay action RPG dengan tingkat kesulitan tinggi dan pertarungan boss memorable bukan satu-satunya formula klasik yang dipertahankan, karena kami justru lebih merasakan dominasinya pada desain Legacy Dungeon. Dari sinilah gamenya berhasil memberikan pengalaman bermain yang begitu khas dengan formula klasik andalan Soulsborne, yaitu desain level luas yang bercabang serta dipenuhi banyak sekali kejutan yang membuat pengalaman bermain selalu menggugah setiap detiknya. Kami rasa untuk bagian ini tidak perlu dijelaskan terlalu rinci, karena jika kamu sudah terbiasa memainkan game Soulsborne, maka Legacy Dungeon dijamin akan menempatkanmu dalam pengalaman bermain yang begitu dicintai fans sejak sekian lama.

Kesimpulan

Kami tidak bisa membantah kalau Elden Ring rasanya memang bisa dibilang Dark Souls 4. Game ini memang membawa evolusi besar pada genre kesayangan From Software, tapi sejatinya kamu dijamin akan merasakan pengalaman bermain yang begitu familiar. Terlepas dari perbandingan tersebut, Elden Ring sejauh ini cukup sukses menjawab ekspektasi kami sebagai “evolusi dari Dark Souls” yang tidak takut membawa pendekatan berbeda, tapi di saat yang sama tetap berhasil menjaga daya tarik terkuat dari genrenya. Sesi Closed Network Test ini hanya sebagian kecil dari apa yang bisa kamu nikmati dalam dunia Elden Ring, jadi jika sekarang saja ekspektasi kami sudah terpuaskan, maka game finalnya mungkin akan langsung masuk dalam list tertinggi di game terfavorit kami di 2022 nanti.

Elden Ring sendiri rencananya akan dirilis di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series dan PC via Steam pada tanggal 21 Januari tahun depan. Nantinya pemain yang sudah upgrade ke konsol PlayStation 5 atau Xbox Series juga diberikan opsi upgrade gratis untuk mempercantik kualitas gamenya.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Elden Ring
Publisher: Bandai Namco
Developer: From Software
Release Date: 2022-02-25
PS4, PS5, PC, Xbox One, Xbox Series
Proyek game paling ambisius besutan From Software lewat kerjasama dengan penulis novel ternama George R.R. Martin. Game ini menghadirkan setting open-world yang lebih bebas, kemampuan untuk mengendarai tunggangan seperti kuda, dan berbagai elemen gameplay keren lainnya yang membuatnya lebih masif dibanding game souls-like sebelumnya.
Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Closed Network TestElden RingFrom SoftwarePCPreviewPS4PS5Xbox OneXbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

Nyobain Closed Beta Diablo Immortal, Necromancer Membuatnya Semakin Keliatan Potensinya!

Next Post

Fortnite Siapkan Kolaborasi Tidak Terduga dengan Naruto Shippuden!

Related Posts

Saros telah merilis update "Zenith" yang menambah beragam konten dengan fokus tantangan ekstra serta aksesibilitas untuk pendatang baru
Berita

Saros Rilis Update Besar yang Tambah New Game+ Hingga Mode Boss Rush

October 20, 2026
Tim Sweeney kembali menegaskan kalau dia benar-benar percaya generative AI bakal punya peran besar di masa depan industri game.
Berita

Tim Sweeney Yakin AI Bakal Bawa Industri Game Masuk “Era Keemasan” Baru

October 20, 2026
Simak review kami untuk Stupid Never Dies yang hadir sebagai game perdana solid dan penuh daya tarik dari GPTRACK50
Konsol

Review Stupid Never Dies – Roguelite Penuh Daya Tarik dengan Gameplay yang Tersandung!

Game gacha RPG Stella Sora besutan Yostar akhirnya mendapat rilis versi Steam bersamaan dengan anniversary pertamanya
Berita

Stella Sora Akhirnya Kebagian Rilis di Steam Minggu Ini!

October 19, 2026
Biaya RAM dan NAND storage PS6 saja kabarnya sudah lebih dari $680 per unit, atau sekitar Rp12,3 juta. Belum termasuk yang lain.
Berita

Biaya RAM dan Storage PS6 Doang Diklaim Tembus 12 Juta Rupiah

October 19, 2026
Epic juga langsung memanfaatkan momen ini buat sedikit menyindir Steam, dengan klaim launcher barunya 46% lebih cepat saat cold start.
Berita

Epic Games Pamer Launcher Hasil Vibe Coding dan Ejek Steam, Tapi Steam Langsung Dapet Update dan Lebih Kenceng

October 19, 2026
Next Post
Epic Games mengumumkan kolaborasi baru antara Fortnite dengan Naruto Shippuden yang akan segera hadir dalam waktu dekat

Fortnite Siapkan Kolaborasi Tidak Terduga dengan Naruto Shippuden!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini

Game Kartu ‘Digimon Alysion’ Akan Segera Buka Akses Pra-Registrasi Dalam Waktu Dekat!

by Fadhil
October 16, 2026
0

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini.

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile

Game Simulasi Idle ‘Gundam Blitz Order’ Resmi Diumumkan Untuk Android dan iOS

by Fadhil
October 15, 2026
0

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile.

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8 Desember mendatang

Game Petualangan Cyberpunk REPLACED Akan Rilis di Android Akhir Tahun Ini!

by Fadhil
October 14, 2026
0

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8...

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027

Azur Promilia Umumkan Open Beta Untuk Versi Inggris di Musim Panas 2027

by Fadhil
October 14, 2026
0

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027.

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Tembus 700 Ribu Pemain yang Ikut Unlock Beragam Reward Menarik

by Fadhil
October 13, 2026
0

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd