gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Mengapa Pembajakan Game Lebih Buruk dari yang Kebanyakan Orang Kira

Fadhil by Fadhil
March 2, 2021 - Updated on March 3, 2021
in Opini, PC
0
Mengintip lebih jauh kenapa pembajakan game memang lebih buruk dari yang kebanyakan orang kira

Mengintip lebih jauh kenapa pembajakan game memang lebih buruk dari yang kebanyakan orang kira

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Pembajakan game sudah menjadi topik yang tidak pernah sepi dari perhatian gamer. Baik itu dari kalangan yang menjunjung tinggi legalitas game, atau mereka yang merasa kalau pembajakan game adalah sesuatu yang normal. Satu yang jelas, kita semua tahu kalau segala bentuk pembajakan adalah kegiatan ilegal, dan sudah menjadi kesadaran masing-masing juga untuk menyikapinya sebagai sesuatu yang baik atau tidak.
Namun artikel ini tidak kami buat khusus untuk menyinggung gamer yang suka membajak game, melainkan memberikan perspektif mengenai kenapa ini adalah kebiasaan yang lebih buruk dari yang mereka kira. Berikut ini pembahasan lengkapnya.

Kenapa Sampai Harus Membajak?

Sudah tidak bisa dipungkiri memang kalau semua pengguna platform digital dan pemilik game pasti pernah membajak. Melihat game yang diinginkan tersedia di internet secara cuma-cuma pastinya adalah godaan yang sulit ditolak, yang tentu saja menimbulkan kebiasaan untuk selalu membajak game. Hanya saja seiring beranjak dewasa, kebanyakan gamer mungkin memiliki sudut pandang lain mengenai kebiasaannya tersebut, dan pada titik inilah mereka biasanya akan mengambil keputusan antara: terus membajak atau berhenti.

Kebanyakan dari mereka pasti akan memutuskan untuk terus membajak karena adanya faktor tambahan lain. Dengan beranjaknya usia seorang gamer, mereka tentu akan dibebani dengan tanggung jawab baru termasuk menafkahi diri sendiri dan keluarga. Membeli game original adalah komitmen yang tidak mudah untuk diambil, apalagi untuk game-game AAA yang dipatok di harga selangit termasuk game eksklusif PlayStation 5 yang saat ini sudah menembus IDR 1 juta.

Untuk Indonesia yang sebagian penduduk / fresh graduate-nya tidak mendapatkan gaji yang begitu tinggi, mereka pastinya merasa sangat berat menyisihkan uang untuk membeli game original. Pada momen inilah membajak game kembali menjadi alternatif yang selalu mereka ambil, karena “Jika memang bisa dapat yang gratis, maka kenapa harus membayar?”

Dampak yang Dirasakan Developer hingga Diri Sendiri

Sebagian orang mungkin tidak berpikir terlalu jauh kalau membajak game adalah kegiatan yang sangat merugikan. Dengan mengunduh game secara cuma-cuma, secara otomatis developer dari game tersebut akan mengalami kerugian yang signifikan hingga ke titik dimana mereka bisa saja bangkrut. Kesuksesan suatu game di pasaran adalah motor penggerak motivasi developer dalam mengembangkan karya berkualitas. Namun jika game yang mereka kerjakan dengan susah payah tersebut justru “dirampok” oleh para pembajak, maka efeknya sudah bisa kamu rasakan sendiri.

Demi meredam kebocoran tersebut, tidak heran kenapa banyak developer berani menyisihkan dana tinggi untuk mengimplementasikan sistem keamanan seperti Denuvo ke game mereka. Dengan merilis game yang keuntungan murninya didapat dari para pembeli, maka pihak developer dan publisher bisa mengamati pemasaran game dengan lebih mudah. Hanya saja ada resiko kalau sistem keamanan ini bisa dijebol oleh Cracker, karena itulah sebagian developer memilih untuk merilis game mereka secara apa adanya.

Kebiasaan gamer dalam membajak juga bisa mendorong sebagian developer untuk melakukan praktik yang tidak sehat untuk mendapat keuntungan lebih. Jadi daripada merilis game dengan harga penuh yang bisa dibajak kapan saja, mereka berfokus pada game free-to-play dengan sistem Microtransaction di dalamnya. Tidak peduli seberapa licik sistem yang diimplementasikan, developer yang bisa membuat game free-to-play mereka ini ramai pasti akan meraup keuntungan yang sangat besar.

Selain dari dampak yang dirasakan developer, membajak game juga bisa mempengaruhi diri sendiri. Terkadang pasti ada yang merasa bermasalah namun di sisi lain tidak bisa menghentikan kebiasaannya tersebut. Ini adalah sesuatu yang wajar, karena sekali lagi seperti yang kami sebut di atas, segala bentuk pembajakan terutama untuk produk digital mahal seperti game adalah kegiatan ilegal yang cukup serius.

Adanya Limitasi yang Tidak Diinginkan

Meskipun dapat memberikan akses untuk memainkan game secara gratis, versi bajakan dari sebuah game tidak pernah lebih optimal dari versi originalnya. Selain adanya limitasi dari konten update serta mode permainan online, game bajakan tanpa disadari bisa juga membawa virus. Kita semua tahu kalau file Crack selalu diindikasikan sebagai virus, namun yang kami sebutkan kali ini adalah file yang sudah dimodifikasi oleh beberapa situs sebagai malware yang kemudian diselipkan ke game-gamenya. Yang pasti limitasi dan resiko seperti ini tidak akan dirasakan bagi para pemilik game original.

Cara Mengurangi Kebiasaan Membajak Game

Mengurangi kebiasaan untuk membajak game memang tidak mudah, karena ini adalah pengalaman yang kami rasakan juga. Tapi untungnya kita sudah berada di era dimana para gamer memiliki banyak akses untuk mendapatkan akses ke lebih banyak penawaran game murah dan gratis. Salah satu contohnya seperti musim diskon besar-besaran yang sering diadakan di Steam, dimana banyak game mendapat potongan diskon super tinggi hingga 80% lebih. Ada juga platform digital Epic Games Store yang setiap minggunya selalu membagikan game-game gratis secara permanen.

Selain PC, para gamer juga bisa mendapatkan akses serupa di platform konsol lewat layanan seperti PlayStation Plus dan Xbox Game Pass. PlayStation Plus adalah layanan yang memberikan akses untuk permainan dalam mode online, namun yang paling menjadi incaran pastinya adalah akses game gratis yang dibagikan setiap bulannya. Sementara Xbox Game Pass juga menawarkan layanan yang hampir serupa, dimana mereka memberikan akses untuk memainkan game-game gratis termasuk juga yang baru dirilis. Intinya selalu ada jalan bagi tiap orang untuk mengurangi kebiasaan ini, meskipun hanya sedikit demi sedikit.

Konklusi

Pada akhirnya kami merasa kalau pembajakan adalah sesuatu yang memang serius dan tidak pernah baik untuk perkembangan industri game. Dengan memberikan tiap developer dan publisher dukungan lewat membeli game original, maka kita sudah berkontribusi sebagai sosok yang bertanggungjawab.

Pembajakan mungkin tidak selalu buruk, karena terkadang memainkan gamenya sebagai uji coba dan mengetes performa memang sangat berguna. Ini juga demi mengindari janji manis dari developer nakal yang justru meracik game dengan kualitas tidak tepat sasaran, salah satu contoh barunya seperti Cyberpunk 2077.

Nah bagaimana menurut pendapat kamu mengenai pembajakan game di era sekarang? apakah kamu merasa kalau ini adalah sesuatu yang normal atau memang lebih buruk dari yang banyak orang kira?

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: OpiniPC
ShareTweetShare
Previous Post

Kabar Mengenai PlayStation 5 yang Digunakan Untuk Mining Ternyata Palsu

Next Post

Yuffie is Here! Final Fantasy VII Remake Intergrade Bagikan Segudang Detail Baru

Related Posts

NVIDIA membagikan lebih banyak detail soal DLSS 5 setelah fitur ini sempat jadi perbincangan sejak pertama kali diperkenalkan.
Berita

NVIDIA Pamer Kontrol DLSS 5 untuk Developer, Tegaskan AI Tetap Jaga Visi Artistik

July 22, 2026
Simak impresi awal kami setelah menjajal versi demo Persona 4 Revival di markas utama SEGA
Konsol

Nyobain Persona 4 Revival – Upgrade Murni di Hampir Segala Sisi!

July 22, 2026
Rangkuman wawancara terbaru kami dengan Yokoyama Masayoshi dari RGG Studio yang membahas lebih dalam soal STRANGER THAN HEAVEN
Konsol

Wawancara STRANGER THAN HEAVEN – Intip Lebih Dalam Apa yang Paling Membedakannya dari Seri Yakuza!

July 22, 2026
Stranger Than Heaven jadi salah satu game yang paling menarik perhatian dari Ryu Ga Gotoku Studio. Simak impresi hands on kami!
Konsol

Nyobain Stranger Than Heaven – Pertarungan Brutal Jadi Daya Tarik Utama

July 22, 2026
BlackJack Studio berbagi ragam detail baru Langrisser: Sea of Sword termasuk penampakan gameplay perdana yang memukau
Android

Game Gacha ‘Langrisser: Sea of Sword’ Bagi Detail dan Penampakan Gameplay Perdana

July 22, 2026
Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
Next Post
Square Enix akan memberikan bonus spesial pada para pemain yang sudah pre-order untuk versi fisik Final Fantasy VII Remake Intergrade

Yuffie is Here! Final Fantasy VII Remake Intergrade Bagikan Segudang Detail Baru

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd