gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Nyobain Beta Mortal Kombat 1 – Lebih Fresh dan Brutal dengan Sistem Kameo

Taufik by Taufik
August 24, 2023
in Review
0
Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain tahap closed beta dari Mortal Kombat 1 untuk nyobain fitur baru yang disebut Kameo.

Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain tahap closed beta dari Mortal Kombat 1 untuk nyobain fitur baru yang disebut Kameo.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Memang, ada begitu banyak game fighting yang bertebaran dengan basis pemain yang bisa dibilang sama-sama kuat dengan berbagai mekanisme gameplay yang unik. Namun, jika ditanya game fighting mana yang paling sadis dan juga brutal, tentu saja nama Mortal Kombat tidak bisa terlepas dalam daftar. Menariknya, Mortal Kombat 1 sudah di depan mata.

Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain tahap closed beta dari Mortal Kombat 1 untuk mencicipi berbagai fitur serta sistem baru yang ada. Katanya sih, bakal membuat gamenya lebih fresh serta makin sadis dan brutal. Mari simak impresi kami!

Sistem Kameo & Combat Lebih Ringan

Mekanik utama dari game ini tentu saja adalah sistem Kameo-nya. Sementara judul-judul Mortal Kombat sebelumnya hanya satu lawan satu, judul terbaru ini menambahkan pertarungan tag – memungkinkan Anda memanggil karakter lain untuk melakukan serangan atau mengeluarkan Anda dari masalah. Sistem ini cukup fleksibel, dengan setiap karakter memiliki berbagai gerakan yang dapat mereka lakukan yang biasanya mencakup berbagai pilihan.

Namun tentu saja sistem Kameo tersebut tidak akan mempermudah gameplay dan tidak akan berpengaruh banyak pada gameplay Mortal Kombat 1. Ada beberapa karakter yang seperti dikerjakan ulang. Meskipun pilihan roster klasik seperti Sub-Zero dan Liu Kang masih memiliki banyak jurus ikonik mereka, keseluruhan DNA Mortal Kombat telah dikerjakan ulang. Mekanik combatnya terasa jauh lebih ringan, memungkinkan pemain melakukan hal-hal seperti combo di udara dengan lebih mudah daripada sebelumnya.

Judul sebelumnya memiliki banyak karakter yang terasa mirip, tapi di seri terbaru ini masing-masing karakter berasa unik. Pendatang baru Li Mei memiliki setplay berupa lentera yang dapat ia lemparkan, dan dengan pilihan Kameo yang tepat dapat berpotensi mempermainkanmu. Kenshi sendiri adalah karakter boneka berbasis kuda-kuda, mampu memanggil samurai hantu yang bergerak setelah serangan tertentu. Sementara itu, Johnny Cage tampaknya telah berubah menjadi Beowulf dari Skullgirls, membangun hype meter untuk membuka Install.

Fokus game ini pada gaya alternatif dan jurus yang dapat dikustomisasi jelas membuat setiap karakter sulit untuk merasa unik di seri sebelumnya. Di sini, di Mortal Kombat 1, pemain dapat mengetahui karakter masing-masing dengan lebih cepat. Hype Meter’s milik Johnny Cage adalah bagian yang terlihat jelas dari UI, dan lebih banyak jurus Kitana yang akan melontarkan dirinya ke udara dibandingkan dengan Kenshi dan Sub-Zero.

Masih Tetap Sadis

Meski begitu, jika kamu hanya menyukai Mortal Kombat karena kekerasan dan kesadisannya, ada banyak hal lain yang bisa Anda nikmati. Kameo merupakan nilai jual utama, dengan setiap Fatality yang memungkinkan kamu memilih antara menggunakan karakter utama atau Kameo untuk melakukan finishing. Ada juga Fatal Blows, mekanisme comeback yang melakukan serangan super panjang dan sinematik untuk menghabiskan sebagian besar HP  lawan. Ini sekarang dibagi menjadi dua bagian, satu dilakukan oleh Kameo dan satu lagi oleh karakter utama.

Menurut saya Ini adalah keputusan yang sangat bagus untuk pemain kasual, karena pemain bisa dihibur dengan mekanik yang beragam yang lebih ringan untuk dikuasai demi melihat adegan sadis sebagai nilai jual utamanya. Melihat kualitas grafisnya juga terasa mendetail dan mencekam seperti biasa, adegan seperti Jax menghancurkan tulang belakang seseorang sebelum Kenshi menebasnya dengan dua pedang, dan mereka masih bisa bangkit dan bertarung lagi.

Kesimpulan

Setelah mencoba berbagai fitur serta sistem baru yang diterapkan pada Mortal Kombat 1, kami berani bilang bahwa game tersebut adalah game game Mortal Kombat paling inovatif dalam beberapa tahun terakhir, mempertahankan banyak identitas MK modern sambil tetap memberikan percikan mekanisme yang menarik serta lebih segar berkat sistem Kameo.

Karena ini masih versi Beta, ada beberapa keluhan yang saya alami, seperti kurangnya tutorial berarti pemain harus mempelajari sendiri semua mekanisme permainan, sementara kurangnya opsi kontrol yang lebih simpel membuatnya sedikit lebih sulit untuk dikuasai jika  dibandingkan dengan judul-judul seperti Tekken 8 dan Street Fighter 6. Namun tetap saja, melihat banyak adegan sadis dan brutal selalu memuaskan di game Mortal Kombat.

Mortal Kombat 1 sudah dijadwalkan rilis untuk PlayStation 5, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC pada 19 September mendatang. Detail lebih lengkapnya bisa langsung kamu cek pada website resmi mereka DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: First ImpressionMortal Kombat 1
ShareTweetShare
Previous Post

Tribe Nine – Game RPG Gokil dari Kreator Danganronpa Dipastikan untuk Mobile dan PC

Next Post

Game Action RPG + Dating Sim ‘Eternights’ Majukan Jadwal Rilisnya Sampai 9 Hari

Related Posts

Simak impresi awal kami setelah menjajal versi demo Persona 4 Revival di markas utama SEGA
Konsol

Nyobain Persona 4 Revival – Upgrade Murni di Hampir Segala Sisi!

July 22, 2026
Stranger Than Heaven jadi salah satu game yang paling menarik perhatian dari Ryu Ga Gotoku Studio. Simak impresi hands on kami!
Konsol

Nyobain Stranger Than Heaven – Pertarungan Brutal Jadi Daya Tarik Utama

July 22, 2026
Seri terbarunya, Echoes of Aincrad, yang dikembangkan oleh Game Studio, mencoba menghadirkan pengalaman action RPG yang lebih dalam.
Konsol

Review Echoes of Aincrad – Setidaknya Bukan Game SAO Terburuk

July 9, 2026
Kami dapat kesempatan menjajal The Blood of Dawnwalker selama sekitar empat jam yang langsung memperlihatkan keseruannya.
Berita

Nyobain The Blood of Dawnwalker – Jadi Vampir di RPG Open World yang Masif!

July 8, 2026
Witchspire mencoba masuk ke persaingan game survival crafting dengan pendekatan yang sedikit berbeda dan seru.
PC

Review Witchspire Early Access – Jadi Penyihir di Game Survival Crafting Ternyata Seru

Kami mendapat kesempatan untuk mengikuti sesi hands-off preview untuk melihat langsung DOOM: The Dark Ages - Revelations.
Konsol

Preview DOOM: The Dark Ages – Revelations: DLC Masif yang Bikin Makin Brutal dan Cerita Makin Gelap

July 1, 2026
Next Post
Game Action RPG + Dating Sim ‘Eternights’ Majukan Jadwal Rilisnya Sampai 9 Hari

Game Action RPG + Dating Sim ‘Eternights’ Majukan Jadwal Rilisnya Sampai 9 Hari

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd