gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Nyobain Granblue Fantasy Relink – Action RPG Seru Penuh Variasi Gameplay!

Fadhil by Fadhil
October 22, 2023
in Konsol, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Review
0
Simak impresi terbaru kami setelah menjajal demo Granblue Fantasy Relink yang seru di Thailand Game Show 2023

Simak impresi terbaru kami setelah menjajal demo Granblue Fantasy Relink yang seru di Thailand Game Show 2023

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Setelah cukup lama disebut sebagai game ghoib, akhirnya tidak lama lagi Granblue Fantasy Relink sudah siap rilis. Kali ini kemungkinan besar gamenya tidak akan sampai ditunda lagi, dan keyakinan ini semakin dimantapkan setelah kami berkesempatan untuk menjajal versi demonya di Thailand Game Show 2023. Untungnya berbeda dengan sesi hands-on lain yang lebih dibatasi, kami mendapat jatah waktu main yang lumayan lebih panjang hingga bisa menjajal gameplay dari beberapa karakter.

Demonya menyediakan banyak opsi bahasa, tapi untuk voice acting hanya terbagi antara Jepang dan Inggris. Sebelum memulai suatu misi, kamu akan diberi opsi untuk memilih karakter utama yang akan dimainkan dengan sedikit informasi tambahan mengenai style gameplay-nya. Selain itu ada tiga mode berbeda mulai dari Normal, Half Assisted, dan Full Assisted yang merujuk pada seberapa kompleks kombinasi combo serta kontrol yang harus dikuasai. Normal tentu saja adalah opsi paling ideal untuk mendapat pengalaman gameplay paling seru, tapi bagi yang kurang terbiasa dengan game action bisa memilih dua mode lainnya yang memanfaatkan bantuan kontrol AI.

Karakter pertama yang kami mainkan adalah Lancelot, yang mana dia memiliki gaya bertarung agresif dan mengharuskanmu untuk melakukan button mash. Tapi secara keseluruhan dia memang sangat handal dalam menyapu bersih gerombolan monster serta berhadapan dengan boss tangguh. Selain serangan normal, karaktermu ikut dibekali dengan akses ke beragam skill spesial dengan efek berbeda menyesuaikan tipe karaktermu. Misalnya DPS akan dibekali dengan beragam skill serangan yang punya cakupan serang dan efek beragam yang bisa disesuaikan dengan skenario pertempuran yang dihadapi.

Selain itu kamu ikut diberi akses ke Link Assault yang memungkinkan karaktermu untuk membangun kombinasi serangan dengan karakter lain. Link Assault juga memiliki mekanik yang disebut Full link, yaitu fase ketika setiap anggota party melakukan link hingga 100% yang mengingatkan kami dengan All-Out Attack di Persona atau Combat Link di seri Trails, yang mana semua karakter akan bekerjasama untuk membangun kombinasi serangan beruntun untuk ekstra damage maksimal.

Karaktermu ikut dibekali dengan semacam bar khusus di bawah bar HP yang dikhususkan untuk serangan spesial / ultimate. Kerennya lagi serangan ini bisa dikombinasikan dengan semua anggota party selama mereka juga punya bar yang penuh untuk memicu Full Burst. Bisa dibilang ini adalah fase di mana kamu bisa melancarkan damage terbesar di dalam pertempurna, tapi tentunya kamu butuh persiapan untuk bisa mengeksekusinya di momen paling krusial, atau saat berhadapan dengan boss tangguh.

Misi yang kami mainkan di versi demo memang lebih didesain sebagai tutorial, yang mana kamu hanya dihadapkan dengan monster tengkorak lemah sebelum akhirnya digiring ke pertarungan boss bernama Gerasene. Ada batasan waktu untuk bisa mengalahkannya, jadi pertarungan ini bisa cukup menantang jika kamu belum terbiasa dengan kontrolnya. Sebagian besar serangan Gerasene mengandalkan senjata kapaknya dan cukup mudah untuk dihindari, tapi saat HP-nya mulai rendah dia akan memasuki mode rage dan bisa memanggil bantuan dari para prajurit tengkorak yang bisa sangat menganggu.

Selain itu ada juga pertarungan boss lain yang tidak kalah menantang yaitu saat melawan Golem. Boss ini dibekai dengan serangan berat serta bisa menjatuhkan bebatuan di atas karakter, sehingga karakter tipe Caster terutama akan kesulitan untuk melawannya. Ini karena Golem memiliki gaya bertarung yang sangat berbeda dengan Skeleton, yaitu bagaimana serangannya lebih presisi dan terfokus pada target, ditambah lagi dengan beberapa movesetnya yang memang sulit untuk diantisipasi yang membuat bossnya seolah jadi seperti lawan terburuk untuk Caster.

Ketika kami bermain sebagai Lancealot, jujur saja kami seperti bermain di mode Easy. Dia memang karakter yang lebih didesain untuk mereka yang sudah terbiasa dengan game action, jadi kami tidak butuh lama untuk terbiasa dengan style gameplay-nya. Kunci utama untuk menguasai Lancelot ada di bagaimana kamu bisa menemukan ritme serangan paling pas, karena dia dibekali dengan manuver yang sangat cepat dan bisa menyerang secara beruntun dalam jangka panjang, sehingga pastinya kamu harus bermain dengan lebih agresif untuk membaca pola serangan musuh. Pertahannya cukup lemah dan mudah terkena punish jika tidak berhati-hati, tapi selama kamu bisa menguasai gaya bermainnya, Lancelot adalah karakter petarung yang sangat bisa diandalkan.

Berbanding terbalik saat kami menjajal Io dan bagaimana kami sampai gagal menyelesaikan pertarungan boss Golem tepat waktu. Alasannya sendiri karena selain karena dia adalah karakter Caster yang tidak cocok untuk melawan Golem, sebagian besar sumber damagenya lebih mengandalkan skill utama daripada serangan normal. Selain itu jeda cooldown Burst-nya lebih cepat dari karakter lain, sehingga kami perlu menyesuaikan timing eksekusinya lagi dengan party member untuk bisa membangun kombo.

Dari sana kami juga menyadari kalau sistem Full Burst punya semacam kekurangan, yaitu bagaimana kamu tidak bisa mengaktifkan Burst meski bar gaugenya sudah penuh dan harus menunggu AI untuk menggunakan burst terlebih dahulu. Perbedaan kombinasi burst dari 3 karakter dan Full Burst memang sangat besar, jadi sebaiknya jangan sampai menghabiskan build up panjang jika tidak digunakan untuk Full Burst tadi. Masalah lain yang kami temui berhubungan dengan sistem lock-on yang meski memang mengunci fokus seranganmu ke target yang dipilih, tapi kameranya tidak mengikuti pergerakan mereka sehingga jadi tidak berguna menurut kami.

Impresi kami sejauh ini bisa dibilang sangat positif. Selain dari dua kekurangan yang kami sebut di akhir tadi, gamenya sudah terasa benar-benar dipoles. Baik itu dari kualitas grafis, animasi, gameplay, responsivitas kontrol, dan paling utama adalah variasi gameplay yang ditawarkan tiap karakter memberi pengalaman bermain yang sangat seru. Tentu saja kebanyakan karakter di game RPG punya style combat uniknya masing-masing, tapi di Granblue Fantasy Relink kami bisa merasakan perbedaannya dengan lebih jelas. Selain itu perlu diingat kembali kalau game ini menawarkan roster melimpah hingga 18 karakter.

Granblue Fantasy Relink sendiri rencananya akan rilis pada 1 Februari 2024 nanti untuk PlayStation 4, PlayStation 5, dan PC via Steam. Detail mengenai paket penjualannya kebetulan sempat kami rangkum pada artikel DI SINI. Sementara untuk segala detail lengkap dan terupdate mengenai gamenya bisa kamu pantau pada website resmi mereka DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: CygamesGranblue Fantasy RelinkPCPS4PS5Thailand Game Show 2023
ShareTweetShare
Previous Post

Kembali Nyobain Dragon’s Dogma 2 – Akhirnya Giliran Pilih Kelas Thief!

Next Post

Inilah Para Pemenang Indie Wavemakers Awards di Gamescom Asia 2023!

Related Posts

Simak review terbaru kami untuk Farming Simulator 26 yang kali ini lebih dimaksimalkan untuk sisi aksesibilitas
Android

Review Farming Simulator 26 – Lebih Kasual dengan Progression Adiktif, Meski dengan Ragam Kekurangan Juga!

Ace Combat 8 menjadi salah satu proyek terbesar yang sedang digarap Project Aces setelah tujuh tahun sejak perilisan Ace Combat 7.
Konsol

Wawancara Ace Combat 8 dengan Bandai Namco – Menjadi Lebih Realistis dan Dinamis Disaat yang Sama!

June 4, 2026
Berikut ini adalah impresi kami setelah memainkan versi preview awal dari Ace Combat 8: Wings of Theve
Konsol

Nyobain Ace Combat 8: Wings of Theve – Keseruan Baru Dibalik Wajah Familiar!

June 4, 2026
Jadwal rilis Avatar Legends: The Fighting Game kini sudah diundur hingga mendekati akhir bulan Juli nanti
Berita

Avatar Legends: The Fighting Game Ditunda Rilisnya ke Juli 2026

June 4, 2026
Halaman resmi Persona 4 Revival di Xbox Store telah mencantumkan rating ESRB jelang beberapa hari sebelum pengadaan Xbox Games Showcase
Berita

Persona 4 Revival Resmi Dapatkan Rating Mature 17+

June 4, 2026
Pengumuman God of War Laufey di State of Play kemarin memang langsung jadi bahan perbincangan dan belom ada jadwal rilis.
Berita

Jadwal Rilis God of War Laufey Dikabarkan Tidak Akan Lama

June 4, 2026
Next Post
Selamat kepada Cuisineer dan Light Odyssey yang berhasil memenangkan Indie Wavemakers Award di Gamescom Asia 2023

Inilah Para Pemenang Indie Wavemakers Awards di Gamescom Asia 2023!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game.

Pendiri Zynga Sebut Developer Jangan Takut Meniru Game Lain yang Sudah Terbukti Sukses

by Taufik
June 4, 2026
0

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game. Menurutnya, developer seharusnya tidak terlalu...

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile

Pokémon Champions Tetapkan Jadwal Rilis untuk Versi Android dan iOS

by Fadhil
June 4, 2026
0

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile.

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik

DIGIMON UP Kembali Dipamerkan, Pra-Registrasi Sudah Tembus 500 Ribu Pemain!

by Fadhil
June 2, 2026
0

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik.

TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game baru.

TV Tokyo Tegaskan Naruto Bakal Dapat Game yang Lebih Niat

by Taufik
June 2, 2026
0

Ada kabar menarik buat fans Naruto. TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game...

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings versi global. Mari simak detailnya!

Preview Honor of Kings: World Global versi Alpha Test — Terasa Menjanjikan dan Penuh Potensi

by Taufik
May 26, 2026
0

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings: World, game open-world terbaru dari TiMi Studio...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd